Pengertian NATO dan sebutkan negara anggota

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan mencoba memberikan penjelasan mengenai pengertian NATO, negara-negara anggota, tujuan NATO serta sejarahnya. Semoga saja uraian mengenai pengertian NATO, negara-negara anggota, tujuan NATO serta sejarahnya ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.

Apa itu NATO?

NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara adalah sebuah organisasi Internasional yang didirikan oleh Negara-negara di Kawasan Samudera Atlantik Utara (Benua Eropa dan Amerika Utara) dengan tujuan untuk menjaga keamanan bersama.

NATO (North Atlantic Treaty Organization) didirikan pada tanggal 4 April 1949 oleh 12 Negara di Kawasan Atlantik Utara berdasarkan Persetujuan Atlantik Utara yang ditandatangani di Washington Amerika Serikat.

Jelaskan Sejarah Berdirinya NATO!

Pada Perang Dunia II, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis yang memiliki paham demokrasi liberal bersatu dengan Uni Soviet yang berpaham komunis pada blok sekutu.

Secara nyata, demokrasi liberal (liberalisme) dan komunisme adalah dua paham yang saling bertolak belakang tetapi dalam Perang Dunia II kedua paham tersebut bersatu sebab mempunyai musuh yang sama yaitu fasisme.

Setelah musuh mereka dapat dikalahkan, keduanya terlibat dalam pertentangan kembali. Pertentangan itu selanjutnya memunculkan dua blok, yaitu Blok Barat (AS), dan Blok Timur (Uni Soviet) dan dikenal dengan Perang Dingin (The Cold War).

Organisasi NATO dibentuk sebagai bagian dari perang dingin yang terjadi pada Blok Barat dan Blok Timur. NATO adalah organisasi regional yang fokus terhadap perhatian dalam bidang pertahanan negara-negara Atlantik Utara.

NATO berdiri karena semakin menyebarnya pengaruh Uni Soviet dengan komunismenya di Eropa Barat dan juga terjadi ketegangan yang hebat serta persaingan negara super power yakni Amerika Serika dan Uni Soviet sesudah Perang Dunia II berakhir.

Untuk memperlambat pengaruh paham komunis tersebut, maka negara-negara seperti Amerika Serika, Canad, Perancis, Belgia, Luxemburh, Italia, Norwegia, Denmark, Islandia, dan Portugal sama-sama bertanda tangan pada naskah Perjanjian Atlantik Utara tanggal 4 April 1949 di Brussels, Belgia.

5 tujuan NATO adalah:

  • Menghilangkan persengketaan politik ekonomi internasional.
  • Membela negara anggota dengan prinsip bahwa serangan terhadap satu anggota berarti serangan terhadap seluruh anggota NATO.
  • Menyelesaikan persengketaan secara damai.
  • Mencegah penggunaan kekuatan militer dalam hubungan internasional.
  • Mengembangkan kerja sama ekonomi di antara negara-negara NATO.

Apa Latar Belakang Didirikannya Nato?

  • Persaiangan antara paham liberalism (blok barat ) dan komunisme (blok timur)
  • Untuk mencegah terjadinya perang pasca Perang Dunia II
  • Menghambat pengaruh dari komunisme yang dilakukan oleh Uni Soviet.

Sebutkan Negara-negara anggota NATO!

  • Amerika Serikat
  • Belanda
  • Belgia
  • Inggris
  • Denmark
  • Islandia
  • Italia
  • Kanada
  • Luksemburg
  • Norwegia
  • Perancis
  • Portugal
  • Yunani
  • Turki
  • Jerman
  • Spanyol
  • Republik Ceko
  • Polandia
  • Hungaria
  • Bulgaria
  • Estonia
  • Latvia
  • Lituania
  • Rumania
  • Slovakia
  • Slovenia
  • Albania
  • Kroasia
  • Montenegro

Gambar Logo NATO

4 fungsi NATO adalah:

1. Menyelesaikan Sengketa Secara Damai

Dunia sempat diguncang dengan dua perang besar yang memakan banyak korban. Yaitu Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua. Dan kedua peristiwa berdarah tersebut memiliki benang merah yang sama yaitu bibit sengketa antar negara yang tidak diselesaikan dengan baik.

Sengketa yang tidak diselesaikan dengan cara berunding akhirnya diselesaikan di medan pertempuran. Sehingga untuk mencegah terulangnya tragedi perang besar tersebut maka tentunya sengketa antar negara harus diselesaikan dengan cara damai yaitu dengan cara perundingan. Disanalah peran NATO dibutuhkan oleh tiap anggotanya.

Karena NATO memiliki kuasa untuk mengatur tiap anggotanya dengan beberapa catatan maupun perjanjian yang telah disepakati bersama. Dimana hal tersebut akan mengikat seluruh anggota untuk tidak menyelesaikan segala masalah dengan cara sewenang-wenangnya sendiri dan tidak menjadi penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan. Hal tersebut tidak lepas dari latar belakang dibentuknya NATO yang memiliki banyak sejarah.

2. Saling Membantu dan Membela Negara Sesama Anggota NATO

Sejak awal pembentukan dari NATO bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi Dunia khususnya bagi para anggota yang tergabung dalam organisasi tersebut. Karena semenjak Uni Soviet dan Pakta Warsawa runtuh pada periode tahun 90-an nyatanya beberapa negara semakin tertarik untuk bergabung dengan NATO. Sehingga anggota dari NATO semakin banyak dan membuat daya dari organisasi tersebut juga semakin bertambah. Sehingga fungsi lain dari NATO adalah saling membantu dan membela negara sesama anggota NATO.

Dimana apabila ada salah satu negara anggota yang diserang oleh pihak lain maka penyerangan tersebut dianggap sebagai serangan yang ditunjukan ke negara anggota lainnya bahkan ke pihak NATO sendiri. Sehingga anggota-anggota NATO yang lain akan secara suka rela memberikan bantuan khususnya bantuan militer untuk negara yang diserang tersebut.

3. Menghindarkan Penggunaan Kekerasaan dan Ancaman Militer

Tiap negara di dunia tentunya ingin mencapai kesejahteraan dan kestabilan ekonomi bagi negaranya. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut maka melakukan hubungan Internasional dengan negara lain adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Karena dengan melakukan hal tersebut maka roda perekonomian negara dapat berputar lebih cepat. Namun Hubungan Internasional bukannya tanpa resiko karena sering kali terjadi sengketa dalam sebuah masalah yang dialami oleh dua negara atau lebih yang saling berhubungan. Dan apabila tidak diselesaikan dengan baik maka penyelesaian sengketa tersebut dapat menggunakan kekerasan bahkan kekuatan militer masing-masing negara.

Disanalah fungsi dari NATO sebagai penjamin keamanan bagi tiap anggotanya dibutuhkan. Dengan kekuasaan yang dimiliki maka NATO dapat menghindarkan penggunaan kekerasan dengan mengutamakan nilai-nilai perundingan dalam Hubungan Internasional. (baca : fungsi dewan keamanan PBB)

4. Menghapuskan Sengketa Politik Ekonomi Internasional

Dengan terjadinya Hubungan Internasional maka sektor politik dan ekonomi tentunya menjadi bagian didalamnya. Dua sektor tersebut bisa dibilang adalah sektor utama maupun sektor penting bagi tiap negara. Sehingga penghapusan sengketa politik ekonomi Internasional adalah hal yang penting untuk tetap menjaga keharmonisan hubungan tiap negara.

NATO dengan landasan untuk menjaga perdamaian dan keamanan memiliki wewenang untuk menghapuskan sengketa tersebut terutama bagi negara-negara yang termasuk ke dalam anggotanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *