Pengertian diagram orbital

Pengertian diagram orbital adalah merupakan deskripsi gambaran dari elektron dalam atom.

Ketika planet bergerak mengitari matahari, kita dapat menggambarkan jalur yang ditempuh oleh planet itu yang disebut dengan orbit. Gambaran sederhana dari atom juga sama dengan fenomena tersebut dan kita dapat menggambarkan elektron-elektron yang mengorbit mengelilingi nukleus (inti atom).

Walaupun sesungguhnya elektron” tidak mengorbit pada sebuah ruang yang disebut dengan orbital. Orbit dan orbital terkesan sama, tetapi sebenarnya memiliki makna yang cukup berbeda.

Apa itu diagram orbital?

Diagram orbital adalah suatu orbital maksimal dapat ditempati dua elektron, karena kedua elektron tersebut mempunyai muatan yang sama (negatif) maka tentunya akan terjadi gaya tolak menolak. Untuk mengimbangi gaya tolak ini, kedua elektron dalam satu orbital harus berotasi dengan arah berlawanan. Dengan demikian, salam suatu diagram orbital kedua elektron digambarkan sebagai dua anak panah yang berlawanan arah. Seperti:

Pengisian elektron ke dalam orbital haruslah mengikuti aturan Hund. Aturan Hund yakni elektron mengisi orbital-orbital yang kosong terlebih dahulu sebelum kemudian berpasangan (elektron cenderung tidak berpasangan)

Satu kulit terdiri atas subkulit-subkulit.
Satu subkulit terdiri atas orbital-orbital.
Satu orbital menampung maksimum dua elektron.

Cara mengiri untuk diagram orbital tentu saja memiliki aturan. Aturan pada subkulit s tidak sama dengan subkulit p. Perhatikan aturan tersebut:

  • Subkulit s : memiliki 1 orbital (menampung 2 elektron)
  • Subkulit p : memiliki 3 orbital (menampung 6 elektron)
  • Subkulit d : memiliki 5 orbital (menampung 10 elektron)
  • Subkulit f : memiliki 7 orbital (menampung 14 elektron)
  • Subkulit g : memiliki 9 orbital (menampung 18 elektron)

Maka diagram orbitalnya:

  • Subkulit s : memiliki 1 orbital (menampung 2 elektron)
  • Subkulit p : memiliki 3 orbital (menampung 6 elektron)
  • Subkulit d : memiliki 5 orbital (menampung 10 elektron)
  • Subkulit f : memiliki 7 orbital (menampung 14 elektron)
  • Subkulit g : memiliki 9 orbital (menampung 18 elektron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *