Pengertian dan ciri-ciri isotop

Selamat berjumpa kembali, artikel berikut ini adalah penjelasan tentang pengertian dan ciri-ciri isotop. Semoga saja pengertian dan ciri-ciri isotop ini bermanfaat banyak.

Pengertian isotop adalah sesuatu yang merujuk kepada bentuk dari unsur yang nukleusnya memiliki nomor atom yang sama, tetapi jumlah proton di nukleus dengan massa atom yang berbeda karena mereka memiliki jumlah neutron yang berbeda.

Atom-atom yang memiliki nomor atom yang sama namun memiliki nomor massa yang berbeda. Dengan kata lain sebuah unsur yang memiliki jumlah proton dan elektron sama dapat memiliki jumlah neutron yang berbeda, itulah yang dinamakan dengan isotop.

Apakah contoh isotop?

Isotop yang lebih berat bereaksi lebih lambat daripada isotop yang lebih ringan dari elemen yang sama. “Efek massa” ini besar untuk protium (1H) dan deuterium (2H), karena deuterium memiliki massa protium dua kali lipat. Untuk elemen yang lebih berat, perbedaan berat atom relatif antara isotop jauh lebih sedikit, dan efek massa biasanya kecil.

Inti atom adalah proton dan neutron yang disatukan oleh gaya nuklir kuat. Karena proton memiliki muatan positif, mereka mendorong terhadap proton lain. Neutron bersifat netral secara listrik, dan mereka menarik lebih banyak proton daripada dorongan proton terhadap proton lain.

Ini membuat nukleus lebih stabil. Jadi, kita membutuhkan neutron agar lebih dari dua proton berada dalam nukleus. Karena ada lebih banyak proton, lebih banyak neutron diperlukan untuk memiliki inti yang stabil. Tetapi, jika ada terlalu banyak neutron, nukleus menjadi tidak stabil.

Di alam beberapa unsur hanya memiliki isotop tunggal. Sebagai contoh, fluorin 19F adalah satu-satunya isotop fluorin. Unsur lain memiliki banyak isotop. Misalnya, xenon memiliki 9 isotop.

Beberapa isotop bersifat radioaktif. Ini disebut isotop radioaktif. Yang lain tidak radioaktif. Ini disebut isotop stabil.

Hidrogen memiliki tiga isotop umum. Isotop hidrogen yang paling umum disebut protium (1H). Atom hidrogen dengan neutron ekstra (massa atom 2) disebut deuterium (2H). Hidrogen dengan satu proton dan dua neutron (massa atom 3) disebut tritium (3H). Protium dan deuterium adalah isotop stabil, sedangkan tritium adalah isotop radioaktif.

Elemen terberat dalam tabel periodik semuanya radioaktif. Semua isotop radon, thorium, dan uranium adalah radioaktif, karena sangat berat. Ini karena kekuatan nuklir di dalam inti atom mengalami kesulitan menahan semua partikel dengan begitu banyak proton dan neutron di dalamnya.

Hidrogen adalah contoh unsur yang memiliki banyak isotop. Tiga isotop hidrogen dimodelkan pada Gambar di bawah. Kebanyakan atom hidrogen hanya memiliki satu proton dan satu elektron dan tidak memiliki neutron. Atom-atom ini hanya disebut hidrogen. Beberapa atom hidrogen memiliki satu neutron juga. Atom-atom ini adalah isotop bernama deuterium. Atom hidrogen lainnya memiliki dua neutron. Atom-atom ini adalah isotop bernama tritium.

Q: Jumlah massa atom adalah jumlah proton dan neutron. Berapa jumlah massa masing-masing isotop hidrogen yang ditunjukkan pada Gambar di atas?

A: nomor massa: hidrogen = 1, deuterium = 2, dan tritium = 3.

Sebutkan Contoh isotop dalam atom!

Hidrogen memiliki isotop 1H1, 2H1 (detrium) dan 3H1 (tritium)
Oksigen memiliki isotop 16O8, 17O8 dan 18O8
Karbon memiliki isotop 12C6, 13C6 dan 14C6
Nitrogen memiliki isotop 14N7 dan 15N7
Helium memiliki isotop 3He2 dan 4He2
Klorin memiliki isotop 35Cl17 dan 37Cl17
Besi memiliki isotop 54Fe26, 55Fe26, 56Fe26,57Fe26 dan 58Fe26
Neon memiliki isotop 20Ne10, 21Ne10 dan 22Ne10
Natrium memiliki isotop 22Na11, 23Na11 dan 24Na11
Belerang memiliki isotop 32S16, 33S16, 34S16 dan 36S16

Peranan dan manfaat Isotop dalam kehidupan sehari-hari

  • P-32 dapat digunakan untuk mendeteksi pemakaian pupuk pada tanaman-tanaman.
  • CO-60 dapat digunakan untuk pengobatan kanker.
  • I-131 dapat digunakan untuk mendeteksi kelainan pada kalenjar tiroid.
  • C-14 daat digunakan untuk mengetahui kecepatan pembentukan senyawa pada proses fotosintesis. Selain itu, juga digunakan untuk menentukan usia fosil atau benda-beda bersejarah. Caranya dengan melihat waktu paruh-nya.
  • Fe-59 dapat digunakan untuk mengukur laju pembentukan sel darah merah di dalam tubuh
  • Na-24 dapat digunakan untuk mendeteksi kebocoran pipa di dalam tanah, caranya Na-24 dilarutkan dalam air/minyak kemudian dengan menggunakan detektor akan diketahui kebocorannya. Yang bocor pasti radiasinya lebih banyak. Selain itu juga bisa digunakan untuk mempelajari peredaran darah manusia.
  • O-18 dapat digunakan untuk mengetahui perubahan asam karboksilat dan alkohol menjadi suatu ester (dengan menggunakan asam sebagai katalisnya). Ini dinamakan proses esterifikasi.

Ciri-ciri Isotop

Apa bila dua unsur yang sama memiliki massa atom yang beda. Lihat saja kalau “pangkat” diatas dua unsur itu beda tapi unsurnya sama (otomatis nomo atomnya juga sama ) berarti itu isotop.

Isotop menjadi bagian dari atom dan sistem periodik unsur dimana ini merupakan suatu hal dasar yang harus dikuasai dalam kimia. Pada tingkat dasar, materi menjadi penyusun kehidupan dimana materi menjadi suatu zat yang menempati ruang dan memiliki massa.

Unsur adalah bentuk materi yang unik dengan sifat kimia, fisik, dan karakteristik tertentu yang tidak dapat diurai lagi menjadi zat yang lebih kecil dengan makna reaksi kimia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *