Mengapa lumba-lumba termasuk kelas Mamalia

Lumba-lumba adalah binatang yang cerdas, dan salah satu hewan yang termasuk kelas mamalia. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa lumba-lumba masuk ke dalam kelass mamalia.

 

Alasan lumba-lumba termasuk kelas Mamalia adalah:

  • memiliki kelenjar susu
  • bernapas dengan paru-paru
  • bersifat vivipar (melahirkan)
  • fertilisasi terjadi secara internal

Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan.

Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba adalah binatang menyusui karena lumba lumba adalah mamalia. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia

Lumba lumba dimasukkan dalam kelas Mamalia karena memiliki ciri-ciri yang dimiliki oleh kelas mamalia secara umum, yaitu meliputi:

Ciri-ciri lumba-lumba

  • Mempunyai kelenjar mamae atau kita biasa sebut dengan kelenjar susu sehingga mereka dapat menyusui anaknya
  • Reproduksi dengan cara melahirkan atau sering kita sebut dengan vivipar
  • Fertilisasi secara internal
  • Jantung memiliki 4 ruang dengan sekat yang sempurna
  • Bernapas dengan paru paru, sehingga mereka akan muncul ke permukaan air secara periodik untuk menghirup napas
  • Suhu tubuhnya tetap, tidak mengikuti suhu lingkungannya atau biasa kita sebut dengan homoioterm
  • Kulitnya tidak tertutup oleh sisik

Habitat Lumba-lumba

Lumba-lumba umumnya tersebar ada di seluruh dunia di semua samudera dan lautan kecuali laut Kaspian dan aral. Lumba-lumba juga mampu hidup di air tawar atau air asin. Lumba-lumba berkisar bisa ditemukan dibanyak sistem sungai besar di Amerika Selatan dan Asia.

Lumba-lumba umum dan bottlenose tersebar luas di laut yang hangat dan sedang. Beberapa spesies pesisir dari lumba-lumba menghabiskan banyak waktu di air tawar.

Lumba-lumba

Jelaskan Ukuran lumba-lumba!

Lumba-lumba memiliki berbagai ukuran. Ukuran terbesar bisa mencapai panjang sekitar 13 kaki (4 meter). Tetapi sebagian besar spesies berukuran 7 hingga 10 kaki (2 hingga 3 meter). Lumba-lumba memiliki kulit yang halus dan kenyal, biasanya diwarnai dengan campuran hitam, putih, dan bau-abu. Lumba-lumba punya sirip segitiga di bagian belakang.

Seperti paus lainnya, lumba-lumba memiliki lapisan penyekat lemak dibawah kulit. Lumba-lumba memiliki moncong pendek dan tumpul. Gigi berbentuk kerucut, sedangkan yang lain rata. Ekor lumba-lumba yang mendorong paru-parunya dan menyelam. Itu lebih horizontal daripada tegak lurus seperti ekor ikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *