Mengapa globalisasi dipandang sebagai kapitalisme

Alasan mengapa globalisasi dipandang sebagai kapitalisme adalah karena globalisasi merupakan salah satu kapitalisme mendasar yang sangat cepat merubah pandangan orang ataupun budaya orang.

Mengapa globalisasi dipandang sebagai kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir adalah karena negara-negara yang kuat dan kaya praktis dalam mengendalikan ekonomi dunia, dan negara negara kecil semakin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing.

Menurut James petras hingga kini ada tiga argumen dasar yang selalu dirujuk ketika para pakar menjelaskaan perkembangan pesat globalisasi, ketiga argumen itu adalah satu kemajuan teknologi atau sering disebut revolusi informasi, dua permintaan pasar dunia, tiga logika kapitalisme.

Dari ketiga argumen tersebut gagal dalam menjelaskan tahap perkembangan globalisasi yang ada ketiga argumen tersebut membawa kita kepada keuntungan bagi pengusaha pemilik modal dunia. Argumen tersebut dalam hubungannya seperti ini, pada argumen pertama tentang kemajuan teknologi kemajuan ini pada kenyataanya membawa info yang di manipulasi demi kepentingan sebuah negara dan teknologi disalahgunakan sebagai alat perang.

Argumen kedua kita lihat teknologi menjadi alat pasar dunia seperti perusahaan intel yang mengeluarkan produk processor yang cepat membuat monopoli dalam teknologi untuk kemajuan pasar kapitalis, selain itu negara dipaksa harus mengikuti perkembangan pasar dunia. Ketiga logika kapitalisme penjelasan diatas telah terbukti bahwa kapitalisme telah membunuh hampir seluruh sector kehidupan dan mereka menciptakan globalisasi sebagai alat kemenangan mereka.

Buat kita yang hidup dinegara dunia ketiga akan sangat merasakan tersiksa hidup dalam jaman globalisasi, perusahaan-perusahaan MNC ( Multi National Corporation ) telah membawa mimpi yang buruk dengan dalil mensejahterkan rakyat padahal mereka menghisap modal untuk kemajuan perusahaanya, bayangkan kita dipaksa untuk melotot depan komputer untuk liat perkembangan pasar dunia dan rela hanya digaji kecil oleh perusahaan yg selalu menamai globalisasi sebagai era mereka.

Jaman kolonialisme belanda adalah bagian dari fase awal berdirinya teori ini, pada jaman itu kapitalisme melakukan ekspansi keluar negeri penaklukan sebuah negeri ataupun penghisapan atas asia,afrika dan amerika latin serta pendudukan bangsa kulit putih atas tanah di amerika utara dan Australia.

Dengan demikian terjadi akumulasi modal kapitalisme Eropa dan USA ke dunia ketiga. Dengan itu globalisasi tidak lepas dari imperialisme, terjadinya PD I dan II disebabkan kelebihan produksi di negara kapitalis maju untuk memperluas pasarnya.

Perebutan pasar itulah yang memicu pecahnya PD 1, kalau PD 2 sebuah kebangkrutan ekonomi di negara kapitalis sementara itu negara-negara fasis lebih menutup diri dari pasar kapitalis, hal ini yang ini yang memicu kekutan kapitalis melakukan perang. David yaffe menulis bahwa globalisasi adalah sebuah istilah ideologis, ia mencakup semua ekspansi modal yang menggila di seluruh dunia, satu ekspansi yang telah memiliki akibat-akibat merusak bagi sebagian umat manusia.

Peralihan modal itulah yang dimaksud globalisasi, jadi globalisasi hanyalah kata-kata lain dari modal kapitalisme. Kapitalisme saat ini diambang kehancuran mereka tidak bisa menjawab atas krisis ekonomi dunia ini. Dalam manifesto komunis Marx & Engels menyatakan: β€˜β€™ ditemukannya benua Amerika di kelilinginya tanjung harapan di afrika selatan, memberikan lapangan baru bagi bourjuasi yang sedang tumbuh, pasar-pasar di hindia timur dan tiongkok kolonisasi atas Amerika, perdagangan dengan tanah jajahan.

Bertambah banyaknya alat penukaran dan barang dagangan pada umumnya memberikan kepada perdagangan ,kepada pelajaran,kepada industri suatu dorongan yang tak pernah dikenal sebelum itu dan bersamaan dengan itu memberikan kepada anasir-anasir revolusioner dalam masyarakat feudal yang sedang runtuh itu suatu kemajuan yang cepat’’.

Globalisasi tidak jauh beda dari manipulasi kapitalisme & perusahaan MNC untuk menghancurkan manusia melalui peralihan modalnya, mereka mempunyai agen-agennya seperti Imf,Wto,World Bank,G8.Kapitalisme bermimpi bahwa dunia menjadi satu dibawah kendali mereka tetapi mereka tidak sadar dunia telah dihancurkan oleh mereka musuh kita adalah kapitalisme.

Apa pengertian kapitalisme?

Kapitalisme atau Kapital adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam ekonomi pasar.

Pemilik modal dalam melakukan usahanya berusaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dengan prinsip tersebut, pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna memperoleh keuntungan bersama, tetapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi.

Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi.

Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin terlebih dahulu, kemudian buruh yang berperan sebagai operator mesin guna mendapatkan nilai dari bahan baku yang diolah.

Globalisasi dan Kapitalisme

Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Saat ini, kapitalisme tidak hanya dipandang sebagai suatu pandangan hidup yang menginginkan keuntungan belaka. Peleburan kapitalisme dengan sosialisme tanpa adanya pengubahan menjadikan kapitalisme lebih lunak daripada dua atau tiga abad yang lalu.

Istilah kapitalisme, dalam arti modern, sering dikaitkan dengan Karl Marx.Dalam magnum opus Das Kapital, Marx menulis tentang “cara produksi kapitalis” dengan menggunakan metode pemahaman yang sekarang dikenal sebagai Marxisme.

Namun, sementara Marx jarang menggunakan istilah “kapitalisme”, namun digunakan dua kali dalam interpretasi karyanya yang lebih politik, terutama ditulis oleh kolaborator Friedrich Engels. Pada abad ke-20 pembela sistem kapitalis sering menggantikan kapitalisme jangka panjang dengan frasa seperti perusahaan bebas dan perusahaan swasta dan diganti dengan kapitalis rente dan investor sebagai reaksi terhadap konotasi negatif yang terkait dengan kapitalisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *