Manfaat tanaman transgenik

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan memberikan beberapa contoh manfaat dari tanaman transgenik. Semoga saja uraian tentang manfaat tanaman transgenik ini bermanfaat banyak.

6 manfaat tanaman transgenik adalah:

  • Meningkatkan ketahanan terhadap hama dan penyakit, mengurangi pemakaian insektisida sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.
  • Hasil yang diperoleh lebih berkualitas.
  • Meningkatkan toleransi terhadap gangguan faktor abiotik yang menyebabkan tanaman mampu mempertahankan tingkat produktivitasnya di wilayah yang bermasalah.
  • Meningkatkan toleransi terhadap herbisida yang digunakan untuk mengurangi gangguan gulma, sehingga meningkatkan produktivitas.
  • Meningkatkan kualitas pangan sehingga memiliki daya tahan kesegaran (fresh) yang lebih lama.
  • Sebagai penghasil vaksin dan bahan obat-obatan yang berkorelasi dengan penghematan biaya untuk penyimpanan.

Sebutkan 6 Dampak negatif tanaman trasgenik!

  • Memberikan ancaman persaingan terhadap komoditas tanaman yang sama yang dihasilkan secara konvensional, karena kualitas yang berbeda
  • Menyebabkan erosi plasma nutfah, contoh jagung Bt, dapat menyebabkan kematian larva spesies kupu-kupu.
  • Menyebabkan pergeseran gen
  • Menyebabkan pergeseran ekologi
  • Membuat potensi toksisitas bahan pangan, yaitu terjadinya transfer genetik di dalam tubuh organisme transgenik yang mengandung bahan kimia baru pengaruh toksisitas pada bahan pangan.
  • Dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan, seperti gen aad terdapat dalam kapas transgenik dapat berpindah ke bakteri penyebab kencing nanah (GO)

Manfaat tanaman transgenik

Apa yang dimaksud Tanaman transgenik?

Tanaman transgenik adalah tanaman yang memiliki gen atau telah disisipi gen dari organisme lain, dan dapat pula disebut sebagai Genetically Modified Organism (organisme yang termodifikasi secara genetik). Secara sederhana, modifikasi genetik dapat didefinisikan sebagai transfer bahan genetik dari spesies yang berbeda (tumbuhan, bakteri atau hewan) atau dari gen yang disintesis secara kimiawi ke dalam tanaman sasaran.

Tanaman transgenik adalah salah satu hasil dari rekayasa genetika, dimana sebagian besar rekayasa atau modifikasi sifat tanaman dilakukan untuk mengatasi kebutuhan pangan penduduk dunia yang semakin meningkat dan juga permasalahan kekurangan gizi manusia, sehingga pembuatan tanaman transgenik juga menjadi bagian dari pemuliaan tanaman.

Apa dampak tanaman transgenik terhadap lingkungan?

Masih banyak pro dan kontra tentang tanaman transgenik ini di masyarakat luas. Hal ini disebabkan karena masyarakat dunia masih banyak yang takut jika tanaman pangan transgenik ini berbahaya. Dari data yang didapat, risiko bahaya pada persediaan makanan transgenik sebenernya terlihat sangat kecil sehingga Genetically Modified Food (makanan yang termodifikasi secara genetik) ini cukup aman.

Di Eropa, pemberian label terhadap tanaman pangan transgenik adalah suatu keharusan. Hal ini disebabkan oleh ketakutan masyarakat Eropa akan manipulasi genetik sebagai sesuatu hal yang tidak biasa. Berbeda halnya dengan di Amerika, tanaman pangan transgenik tidak memerlukan pelabelan untuk saat ini.

Tanaman transgenik juga hanya memiliki dampak kerusakan yang sangat kecil dibanding pestisida. Contohnya, jagung transgenik (Bt corn). Pada jagung ini disisipkan gen yang dapat menghasilkan toksin pembunuh serangga (gen ini tidak berbahaya pada manusia). Memang toksin yang dihasilkan tersebut dapat membunuh kupu-kupu atau serangga lainnya. Akan tetapi, ini jauh lebih aman dibanding pestisida yang bisa membunuh semua serangga bahkan binatang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *