Kepercayaan suku Maya

Jelaskan kepercayaan suku Maya!

Suku Maya menyembah terutama dewa Bacabs, Chac, dan Itzamna. Masing-masing dari mereka punya peran berbeda. Tidak seperti bangsa Aztec yang menyukai persembahan darah, bangsa Maya lebih fokus pada seni upacara keagamaan yang rumit dan kompleks, namun tidak berbahaya.

Sistem pemerintahan suku Maya

Suku Maya tinggal pada kota mereka masing-masing, dan masing-masing kota punya rajanya masing-masing. Tiap kota bisa saling menyerang, atau pun berdamai. Rakyat yang tinggal di pinggiran dan tepi-tepi kota atau kota-kota kecil biasanya tunduk pada penguasa kota yang lebih besar.

Mata pencaharian Suku Maya

Selain pertanian, bangsa Maya juga senang berukir dan melukis. Hasil patung dan ukiran ini kemudian dijual antar kota menjadi komoditas seni.

Peninggalan Suku Maya

Piramida Kukulkan, Kuil Aksara (Makam Pacal), Situs Kota Palenque, Kuil Teotihuacan (yang terkenal akan patung ksatrianya).

Upacara Keagamaan Suku Maya

Prosesi keagamaan: Sementara rakyat dibawah memuja dan mengagungkan nama dewa-dewa, pendeta dan dukun serta raja dan bangsawan berprosesi menaiki tangga piramida untuk menyampaikan persembahan pada dewa.

Jelaskan Sejarah Peradaban Suku Maya

Selama 2000 tahun, salah satu budaya yang mengagumkan berkembang di Amerika Tengah. Bangunan berbentuk piramida didirikan untuk upacara-upacara agama dan tulisan juga ditemukan. Budaya Maya dan Aztec dihancurkan oleh penjajah Spanyol pada tahun 1520 M.

Kota Teotihuacan dibangun sekitar tahun 150 M di Lembah Meksiko. Kota tersebut memiliki istana-istana, pusat-pusat upacara, pertokoan dan bengkel-bengkel kerajinan. Luas kotanya lebih luas dari Roma. Pada saat itu bangunan terbesar di Amerika Tengah adalah Piramida Matahari.

Bangsa Maya membangun peradaban dengan membangun kota-kota, kotam tersebut disatukan dalam sistem pemerintahan yang dipimpin oleh tokoh politik dan tokoh agama. Masing-masing kota memiliki otonomi pemerintahan.

Aspek budaya seni arsitektur sudah maju ditandai oleh berdirinya bangunan-bangunan batu yang dihiasi oleh tempelan batu berukir dengan jalan-jalan raya. Ilmu pengetahuan matematika, astronomi dan kesenian berkembang maju. Tulisan belum dikenal pada peradaban ini, namun telah ada angka dari nol sampai dua puluh yang dikenal dengan vigesimal. Kalender atau sistem penanggalan pun telah dikenal pada zaman ini.

Sistem perekonomian berkembang pada sektor pertanian, perdagangan dan kerajinan. Perdagangan dilakukan secara barter. Kerajinan meliputi pembuatan keramik dan tekstil.

Peradaban Maya meninggalkan beberapa buku tulisan sakral yang berisi lukisan-lukisan. Buku-buku itu dibuat dari kulit kayu. Raja-raja sendiri juga mengikuti ritual yang menyakitkan, misalnya lidah mereka dibelah menjadi dua supaya mereka dapat berkomunikasi dengan arwah leluhur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *