Jelaskan Struktur Tubuh Tumbuhan Lumut

Di bawah ini admin akan memberikan uraian mengenai struktur tubuh tumbuhan lumut. Semoga saja penjelasan mengenai struktur tubuh tumbuhan lumut bermanfaat banyak untuk kita semua.

Struktur tubuh Bryophyta (tumbuhan lumut) adalah sebagai berikut:

  1. Batang dan daun pada tumbuhan lumut tegak memiliki pengaturan yang berbeda. Ketika batang pandangan cross-sectional daripadanya, item berikut muncul:
  2. Daun lumut biasanya tebal tunggal lapisan sel, pelepah melinkan. Sel-sel daun kecil, sempit, panjang dan mengandung kloroplas sebagai jaring adalah dibuang. Di antara sel-sel mati pada penebalan dinding di pedalaman spiral. Sel-sel mati adalah pasokan air dan makanan cadangan lokal.
  3. Pada akhir bar ada titik tumbuh di atas sel pemula titik dipuncaknya tumbuh. Sel-sel Starter biasanya memiliki bentuk empat bidang (tetrader: kepala kerucet) dan sel-sel baru di sisinya dalam tiga arah membentuk. ukuran terbatas bisa disebabkan kurangnya sel berdinding sekunder berfungsi sebagai pendukung seperti tumbuhan vaskular.
  4. Rizoid (akar rambut) berfungsi untuk berpegang teguh sebagai root, untuk mengakomodasi daerah berkembang dan makanan. Rizoid terdiri dari baris sel memanjang, kadang-kadang sekatnya tidak sempurna.

Bagian Batang

Lumut tegak memiliki susunan yang berbeda. Jika batang terlihat dari potongan melintang, bagian-bagian berikut akan muncul:

  • Lapisan sel-sel kulit, beberapa di antaranya memanjang hingga membentuk rhizoid epidermis rhizoid
  • Lapisan kulit bagian dalam terdiri dari beberapa lapisan sel yang disebut korteks.
  • Silinder pusat terdiri dari sel parenkim memanjang untuk mengangkut makanan

Bagian Daun

Lumut umumnya setebal lapisan sel, kecuali untuk tulang daun induk. Sel-sel daun kecil, sempit, panjang dan mengandung kloroplas reticulated. Di bawah sel-sel mati besar dengan penebalan dinding spiral. Sel-sel mati ini berfungsi sebagai tempat memasok air dan makanan.

Bagian atas Tangkai

Ada titik pertumbuhan dengan sel pemula di bagian atas. Sel starter ini biasanya dalam quadruplicate (tetrahedron: Inverted Faucet) dan membentuk sel baru dalam tiga arah di sisinya. Ukuran yang terbatas mungkin karena kurangnya sel dengan dinding sekunder yang berfungsi sebagai pembawa, seperti. B. Tumbuhan vaskular.

Rhizoid (rambut akar)

Berfungsi sebagai akar untuk mengikat ke tempat pertumbuhan dan menyerap makanan. Rhizoid terdiri dari serangkaian sel yang terkadang memanjang dengan bulkhead yang tidak sempurna.

Sebutkan 6 Ciri Bryophyta (Tumbuhan Lumut)

  • Dengan semua tumbuhan lumut diperoleh persamaan bentuk susunan gametangiumnya (anteredium maupun arkegonium) terutama susunan atas arkegoniumnya.
  • Bersel banyak dan berbentuk pipih, melekat atas sunbstrat dengan ketinggian 1-2cm namun ada pula yang mencapai 20cm.
  • Bersifat autotroph.
  • Dinding selnya terbentuk dari selulosa dan tidak memunyai jaringan yang diperkuat oleh lignin seperti jaringan penguat atas tumbuhan tingkat tinggi.
  • Sudah memiliki rizoid dan daun tapi belum memiliki akar, batang dan daun sejati. Fungsi rizoid ialah untuk melekatkan ke substratnya (tempat tumbuhnya) dan menyarap air dan garam-garam mineral (makanan).
  • Tumbuhan lumut tidak mempunyai pembuluh angkut sehingga proses pengangkutan ke dalam tubuhnya menggunakan sel-sel parenkim.

Jenis-Jenis tumbuhan Lumut (Bryophyta)

  1. Daun Lumut (Hepaticeae), Juga disebut lumut atau bryophyta adalah nama lain yaitu Musci, yang merupakan anggota tanaman non-vaskular dan tanaman Berspora yang termasuk dalam divisi super lumut atau bryophyta. Tubuh lumut daun lebih seperti batang dan daun yang hidup di lokasi yang lembab dan bergerombol.
  2. Hepaticopsida (Lumut Hati), adalah spesies lumut yang memiliki anggota lebih dari 6000 spesies. Lumut ini biasanya ditemukan di tempat-tempat lembab seperti batu, dinding tua dan bahkan di tanah, juga dapat membentuk epifit dan bahkan dapat hidup di tempat yang kering dengan struktur tubuh yang memiliki reservoir air (xeromorph). Lumut hati ini tumbuh secara horizontal, tidak memiliki daun, dapat dibagi menjadi Leberblümchen jantan dan betina. Sistem reproduksinya adalah gemma, seksual dengan gametofit.
  3. Anthocerotae (Lumut Tanduk), Akar tanduk hanya memiliki satu keluarga, keluarga Anthocerotaceae. Lumut ini memiliki sporangium tanpa batang, yang berbentuk seperti tanduk sepanjang sekitar 10-15 cm. Chickweed dengan lumut hati hampir sama dengan sporophyte dalam bentuk kapsul panjang dengan gametophyte yang menyerupai karpet lebar.

Contoh lumut hati (Hepaticopsida)

  •  Pellia calycina
  • Riccardia indica
  • Reboulia hemisphaerica
  • Marchantia

Contoh Anthocerotae (lumut tanduk)

  • Anthoceros fusiformis
  •  Anthoceros laevis

Tumbuhan Lumut

Manfaat tumbuhan lumut untuk Manusia

  • Sphagnum juga memproduksi parafin, asam asetat, tar dan amonia sebagai produk sampingan, yang digunakan dalam industri.
  • Bantalan lumut hutan menyerap air hujan atau salju yang mencair, mencegah banjir dan kekeringan di musim panas.
  • Sphagnum, yang tumbuh di habitat semi-akuatik seperti dekat kolam alami, danau, gunung payau dan basah, dapat dikeringkan sebagai bahan bakar dan pupuk.
  • Beberapa lumut, seperti Marhantia polymorpha, digunakan sebagai obat tradisional untuk peradangan hati ringan.
  • Dalam ekosistem alami, lumut dengan lumut menjadi tanaman perintis, yang pertama kali tumbuh di tempat-tempat kering seperti batu atau celah. Di sini, lumut membuka habitat baru untuk tanaman lain seperti pakis dan tanaman benih lainnya.
  • Lumut sphagnum digunakan setelah dibersihkan dan disterilkan sebagai pengganti kapas.

Jelaskan daur hidup tumbuhan lumut

Tumbuhan lumut berkembang biak dengan menggunakan spora. Pergiliran keturunan tumbuhan lumut atau yang sering disebut sebagai metagenesis tumbuhan lumut terdiri dari dua generasi, yaitu generasi sporofit dan generasi gametofit. Melalui halaman ini, kita akan mengulas lebih jauh tentang daur hidup tumbuhan lumut.

Tumbuhan lumut mampu menghasilkan spora sehingga mengalami metagensis. Metagenesis adalah pergiliran keturunan antara fase vegetatif (generasi sporofit) dan fase generatif (generasi gametofit). Sebelum masuk ke pembahasan daur hidup tumbuhan lumut, perhatikan tiga jenis tumbuhan lumut, meliputi lumut daun (Musci), lumut hati (Hepaticeae), dan lumut tanduk/antoceros (Anthocerotaceae)berikut ini.

Meskipun ada tiga jenis tumbuhan lumut yang diketahui, namun daur hidup tumbuhan lumut pada umumnya sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *