Jelaskan Hakikat Ilmu Kimia Sebagai Central Science

Pengertian ilmu kimia adalah merupakan salah satu cabang dari sains. Selain ilmu kimia, dalam sains juga terdapat ilmu fisika, biologi, matematika juga astronomi. Ilmu kimia peranannya sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupan manusia tidak luput dari penggunaan bahan kimia dan reaksi kimia. Penggunaan sabun dan baterai merupakan contoh penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu kimia adalah sesuatu yang merujuk kepada cabang sains yang mempelajari tentang susunan struktur, sifat, perubahan materi, baik perubahan kimia maupun perubahan fisika serta besarnya energi yang menyertai perubahan tersebut.

Ilmu kimia sering juga dinamakan sebagai “central science” disebabkan mempunyai peran yang sangat penting bagi penunjunjang perkembangan ilmu sains lainnya. Tidak ada ilmu pengetahuan yang tidak bergantung pada ilmu kimia. Perkembangan dalam bidang kedokteran, farmasi, geologi, pertanian, bahkan elektronik dan penerbangan juga tidak luput dari kemajuan ilmu kimia sendiri.

Dalam ilmu dan bidang kedukteran dan farmasi, ilmu kimia diperlukan untuk memahami kasus serta uji laboratorium, pembuatan alat cuci darah (hemodialisis), pembuatan implan pengganti gigi dan tulang serta pembuatan cincin untuk penderita penyempitan pembuluh jantung.

Dalam ilmu penerbangan ilmu kimia juga berperan dalam pemilihan bahan yang sesuai untuk aplikasi mesin pesawat, pemilihan bahan untuk rangka dan sebagainya.

Dalam ilmu pertanian ilmu kimia berperan penting dalam pembuatan pupuk tanaman, obat pengusir hama wereng dan juga racun tikus untuk mendukung pertanian.

Ilmu Kimia

Prinsip Dasar Hakikat Ilmu Kimia

Prinsip dasar yang menjadi acuan perkembangan ilmu Kimia adalah adanya perubahan bentuk atau susunan partikel menjadi bentuk lain dengan sifat yang berbeda. Contohnya zat A direaksikan dengan zat B, reaksi antara keduanya pasti menghasilkan zat baru, sebut saja zat C, di mana sifat zat C ini berbeda dengan sifat zat A maupun B.

Ruang Lingkup Kimia

Ruang lingkup Kimia meliputi susunan, struktur, sifat, serta perubahan materi dan yang menyertainya. Secara umum, kimia dibedakan menjadi dua, yaitu kimia deskriptif dan kimia teoritis.

  1. Kimia deskriptif adalah ilmu Kimia yang didapatkan melalui pengamatan sifat zat.
  2. Kimia teoritis adalah ilmu kimia yang membahas tentang materi.

Apa Manfaat Mempelajari Ilmu Kimia?

  • Memahami produk-produk yang berguna dalam kebutuhan sehari-hari, contohnya detergen, sabun, obat-obatan, dan sebagainya.
  • Memahami berbagai jenis produk teknologi, contohnya pesawat terbang, mobil, kulkas, dan sebagainya.
  • Memahami alam beserta prosesnya, sebagai contoh saat bernapas oksigen akan masuk ke dalam tubuh. Di dalam tubuh, oksigen akan mengalami proses pembakaran agar dihasilkan energi.
  • Memahami produk Kimia yang dapat menimbulkan masalah, contohnya DDT, CFC, unsur-unsur radioaktif, dan merkuri.
  • Memahami bahan-bahan Kimia beracun, contohnya formalin.

Hubungan ilmu kimia dengan ilmu pengetahuan lainnya

Ilmu Kimia disebut juga ‘Central Science‘ karena peranannya yang sangat penting diantara ilmu pengetahuan lainnya. Tidak ada ilmu pengetahuan alam yang tidak bergantung pada ilmu kimia. Pengembangan dalam bidang kedokteran, farmasi, geologi, pertanian dapat berjalan seiring dengan kemajuan yang dicapai dalam ilmu kimia, misalnya dalam Bidang Kedokteran dan Farmasi Ilmu kimia diperlukan untuk mengatasi berbagai kasus, seperti uji kesehatan laboratorium, pembuatan alat cuci darah, pembuatan materi sintetis pengganti tulang, gigi dan pembuatan obat-obatan.

Hubungan ilmu kimia dengan Ilmu Geologi

Ilmu kimia diperlukan untuk penelitian jenis dan komposisi materi dalam batuan dan mineral.

Hubungan ilmu kimia dengan Ilmu Pertanian

Ilmu kimia digunakan untuk pembuatan berbagai macam pupuk dan pestisida agar produksi pangan meningkat.

Hubungan ilmu kimia dengan Ilmu Kedokteran

Obat dibuat berdasarkan basil penelitian terhadap proses dan reaksi kimia bahan-bahan yang berkhasiat secara medis terhadap suatu penyakit. Hal ini dipelajari dalam cabang ilmu Kimia Farmasi. Contohnya, etanol atau alkohol digunakan dalam proses pelarutan obat-dan sebagai pensteril alat-alat kedokteran.

Hubungan ilmu kimia dengan Ilmu Biologi

Proses pencernaan makanan, pernapasan, metabolisme, dan fotosintesis merupakan proses kimia yang dipelajari dalam Biologi. Untuk mempelajari hal tersebut diperlukan pengetahuan tentang struktur dan sifat senyawa, seperti karbohidrat, protein, lemak, enzim, dan vitamin.

Hubungan ilmu kimia dengan Ilmu Hukum

Struktur DNA setiap individu akan berbeda sehingga dapat digunakan untuk identifikasi seseorang adalah bagian dari ilmu kimia juga.

 

Sebutkan Contoh Kimia teoritis adalah:

    1. Kimia Organik adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur, sifat, dan komposisi senyawa organik.
    2. Kimia anorganik adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur, sifat, dan komposisi senyawa anorganik.
    3. Kimia Analitik adalah ilmu yang mempelajari tentang kandungan suatu zat.
    4. Kimia Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara Kimia dan Fisika. Bahasan dalam Kimia Fisika adalah zat secara makroskopis, atomik, maupun subatomik ditinjau berdasarkan hukum-hukum dalam Fisika.
    5. Kimia Lingkungan adalah ilmu yang mempelajari tentang dampak pencemaran lingkungan, metode penghitungan kadar pencemaran, dan sebagainya.
    6. Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang materi-materi di dalam proses metabolisme tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *