Fungsi Sejarah

Ciri sejarah sebagai ilmu adalah:

  • Ciri sejarah sebagai ilmu yang pertama adalah mempunyai teori, artinya bahwa teori juga digunakan dalam pembelajaran sejarah. Kaidah-kaidah pokok dan teori sejarah digunakan untuk mendukung suatu argumen atas terjadinya sejarah yang telah terjadi.
  • Ciri sejarah sebagai ilmu yang kedua adalah adalah empiris, artinya sejarah sangat bergantung pada pengalaman manusia. Pengalaman tersebut direkam dalam dokumen dan peninggalan sejarah lainnya, kemudian diteliti oleh sejarawah untuk menemukan fakta yang terjadi di masa lampau.
  • Memiliki objek, sebagai ilmu, sejarah memiliki objek, Objek sejarah misalnya adalah waktu dalam kehidupan manusia. Sudut pandang waktu dijadikan sebagai objek dalam proses pembelajaran sejarah. Manusia dan masyarakat lah yang memegang peranan penting pada terjadinya sebuah peristiwa atau sejarah.
  • Ciri ilmu sejarah sebagai ilmu pengetahuan adalah adanya metode pengamatan. Metode pengamatan merupakan metodologi dan cara-cara yang digunakan untuk mengamati sejarah. Dalam rangka penelitian, sejarah mempunyai metodologi penelitian sendiri yang menjadi patokan-patokan tradisi ilmiah yang senantiasa dihayati.
  • Generalisasi,  adalah berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan umum untuk menggambarkan kejadian sejarah yang telah terjadi. Tentunya kesimpulan dan generalisasi ini ditentukan berdasakran teori, metode dan objek penelitian sejarah yang telah dilakukan.

Manfaat sejarah

Sejarah adalah segala sesuatu yang terjadi di masa lampau. Fungsi sejarah pun penting untuk media pembelajaran dan pengetahuan. Jika dijabarkan lagi ada banyak manfaat belajar sejarah yang lainnya termasuk sebagai media rekreatif dan inspiratif.

Fungsi Umum Fungsi umum sejarah adalah sebagai sumber pengetahuan sejarah sebagai kisah merupakan media untuk mengetahui masa lampau, yaitu mengetahui peristiwa peristiwa penting pada masa lampau dengan perbagai permasalahannya. Peristiwa yang menjadi objek sejarah syarat dengan pengalaman penting manusia yang penting artinya sebagai pelajaran.

Fungsi Intrinsik Sejarah

Ada beberapa fungsi intrinsik sejarah, akan tetapi fungsi instriksik sejarah yang paling utama adalah sebagai media untuk mengetahui masa lampau dan sebagai ilmu. Fungsi ekstrinsik Sama halnya dengan ilmu ilmu lain sejarah sebagai ilmu memiliki fungsi ekstrinsik. Fungsi sejarah yang penting untuk dipahami adalah fungsi eduktif.

Dengan mempelajari sejarah, orang dapat menemukan hukum yang menguasai kehidupan manusia, bahkan dengan belajar sejarah kita dapat berbuat bijaksana untuk menghadapimasa depan ingat belajar sejarah akan bijaksana lebih dahulu . Oleh karena itu, belajarlah dari sejarah karena sejarah dapat mengajarkan kita apa yang telah dilakukan sebelumnya.

Pengertian Sejarah dan prasejarah

Dulu, penelitian tentang sejarah terbatas pada penelitian atas catatan tertulis atau sejarah yang diceritakan. Akan tetapi, seiring dengan peningkatan jumlah akademik profesional serta pembentukan cabang ilmu pengetahuan yang baru sekitar abad ke-19 dan 20, terdapat pula informasi sejarah baru.

Arkeologi, antropologi, dan cabang-cabang ilmu sosial lainnya terus memberikan informasi yang baru, serta menawarkan teori-teori baru tentang sejarah manusia. Banyak ahli sejarah yang bertanya: apakah cabang-cabang ilmu pengetahuan ini termasuk dalam ilmu sejarah, karena penelitian yang dilakukan tidak semata-mata atas catatan tertulis? Sebuah istilah baru, yaitu nirleka, dikemukakan.

Istilah “prasejarah” digunakan untuk mengelompokan cabang ilmu pengetahuan yang meneliti periode sebelum ditemukannya catatan sejarah tertulis.

Pada abad ke-20, pemisahan antara sejarah dan prasejarah mempersulit penelitian. Ahli sejarah waktu itu mencoba meneliti lebih dari sekadar narasi sejarah politik yang biasa mereka gunakan. Mereka mencoba meneliti menggunakan pendekatan baru, seperti pendekatan sejarah ekonomi, sosial, dan budaya. Semuanya membutuhkan bermacam-macam sumber.

Di samping itu, ahli prasejarah seperti [Vere Gordon Childe] menggunakan arkeologi untuk menjelaskan banyak kejadian-kejadian penting di tempat-tempat yang biasanya termasuk dalam lingkup sejarah (dan bukan prasejarah murni). Pemisahan seperti ini juga dikritik karena mengesampingkan beberapa peradaban, seperti yang ditemukan di Afrika Sub-Sahara dan di Amerika sebelum kedatangan Columbus.

Akhirnya, secara perlahan-lahan selama beberapa dekade belakangan ini, pemisahan antara sejarah dan prasejarah sebagian besar telah dihilangkan.

Sekarang, tidak ada yang tahu pasti kapan sejarah dimulai. Secara umum sejarah diketahui sebagai ilmu yang mempelajari apa saja yang diketahui tentang masa lalu umat manusia (walau sudah hampir tidak ada pemisahan antara sejarah dan prasejarah, ada bidang ilmu pengetahuan baru yang dikenal dengan Sejarah Besar).

Kini sumber-sumber apa saja yang dapat digunakan untuk mengetahui tentang sesuatu yang terjadi pada masa lampau (misalnya: sejarah penceritaan, linguistik, genetika, dan lain-lain), diterima sebagai sumber yang sah oleh kebanyakan ahli sejarah.

Fungsi intrinsik sejarah

Fungsi instriksik sejarah yang paling utma adalah sebagai media untuk mengetahui masa lampau dan sebagai ilmu.

Fungsi ekstrinsik sejarah

  • Pendidikan Nalar ( penalaran )
  • Pendidikn moral
  • Kebijak sanaan
  • Pendidikan politik
  • Perubahan
  • Pendidikan masa depan
  • Sebaga ilmu bantu

Demikianlah penjelasan mengenai sejarah, semoga bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *