Flammable Gas dan Contohnya

Yang dimaksud dengan Flammable gas adalah bahan gas yang mudah terbakar.

Contoh bahan gas yang mudah terbakar (Flammable Gas) adalah:

  • Asetilena
  •  LPG
  • Hidrogen.

Yang dimaksud dengan Flammable gas adalah gas yang mudah terbakar. Salah satu komponen terjadinya api adalah bahan bakar. Bahan bakar bisa berbentuk gas dan flammable gas adalah contohnya.

Flammable gas bisa berupa vapor dari hydrocarbon atau compressed gas. Hydrocarbon adalah senyawa yang mengandung unsur atom hidrogen (H) atau carbon (C) contohnya adalah methana (CH4), propana (C3H8).

Flammable gas juga bisa terbentuk dari vapor dari zat yang bisa terbakar misal alkohol dan turunanya. Flammable gas bila bercampur dengan udara (oksigen) dan dengan komposisi yang tepat akan membentuk combustible atmosphere dan akan mudah terbakar.

Jika terlalu sedikit kandungan flammable gas di udara tidak dapat menyebabkan terjadinya api ataupun terlalu banyak. Ada batasan nilai kandungan flammable gas di udara yang dapat menyebabkan kondisi terbakar, nilai batas minimum disebut LEL (Lower Explosive Limit) dan nilai batas maksimum (Upper Explosive Limit). Nilai kandungan gas diantara itu disebut Flammable Range dan kondisi ini yang menyebabkan terjadinya api.

Setiap gas memiliki Flammable Range yang berbeda. Sebagai contoh pentane (gasoline atau bensin) memiliki flammable range antara 1,4 – 7,8% volume dan sangat mudah terbakar, apalagi acetylene dengan range explosive mixture dari 2,5 – 100%volume yang berarti semakin banyak kandungan acetylene dalam udara semakin tidak akan memadamkan api malah akan memperbesar proses api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *