Faktor penyebab gagal berpisah (nondisjunction)

Sebutkan 3 faktor penyebab gagal berpisah (nondisjunction)!

  • Kandungan antibodi tiroid yang tinggi
  • Sel telur dalam saluran telur yang tidak segera dibuahi akan mengalami kemunduran. Oleh karena itu, risiko melahirkan anak yang cacat akan dialami oleh wanita berumur lebih dari 25 tahun.
  • Adanya virus atau kerusakan akibat radiasi. Pengaruh ini akan mudah terlihat pada wanita yang telah berumur tua.

Apa itu gagal berpisah (Nondisjunction)?

Nondisjunction adalah kegagalan kromosom homolog atau kromatid saudara untuk berpisah dengan baik selama pembelahan sel . Ada tiga bentuk nondisjunction: kegagalan sepasang kromosom homolog untuk memisahkan pada meiosis I, kegagalan kromatid saudara perempuan untuk memisahkan selama meiosis II, dan kegagalan kromatid saudara perempuan untuk memisahkan selama mitosis. Nondisjungsi menghasilkan sel anak dengan nomor kromosom abnormal ( aneuploidi ).

Gagal berpisah bisa terjadi di peristiwa meiosis yakni pada anafase I atau anafase II sehingga pasangan kromatid tidak bisa memisahkan diri. Peristiwa ini dapat mengakibatkan terjadinya perubahan jumlah kromosom individu keturunannya (bisa bertambah atau berkurang), baik pada autosom maupun kromosom seksnya.

Gagal berpisah (Nondisjunction) dapat terjadi dalam segala bentuk pembelahan sel yang melibatkan distribusi materi kromosom yang teratur. Hewan yang lebih tinggi memiliki tiga bentuk pembelahan sel yang berbeda: Meiosis I dan meiosis II adalah bentuk khusus pembelahan sel yang terjadi selama generasi gamet (telur dan sperma) untuk reproduksi seksual, mitosis adalah bentuk pembelahan sel yang digunakan oleh semua sel lain dari tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *