Ciri-ciri seni rupa modern

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, kali ini admin akan memberikan ulasan tentang ciri-ciri dari seni rupa modern. Mudah-mudahan ulasan singkat tentang ciri-ciri dari seni rupa modern ini bermanfaat banyak.

Pengertian seni rupa modern adalah seni yang diciptakan dengan sejumlah ide serta wujud yang tidak ada batasannya pada budaya maupun ciri khas daerah.

Ciri-ciri seni rupa modern adalah:

  • Universal.
  • Fungsionalitas diprioritaskan.
  • Orisinalitas.
  • Tidak terikat pada pakem-pakem tertentu.
  • Minimalis.
  • Rasionalitas.
  • Dominan bentuk-bentuk geometris.
  • Penguatan dalam konsep.
  • Memutus hubungan dengan sejarah.
  • Kreativitas.

Bagaimana Sejarah Seni Rupa Modern?

Sejarah dari seni rupa modern ini cukup unik karena pada zaman dahulu ketika masih berada di zaman kekaisaran yang absolut dan juga masih berada dalam masa keemasan agama yang ada di Barat.

Beberapa jenis seni rupa yang cukup menonjol adalah jenis seni rupa yang megah, kolosal, lukisan-lukisan dinding dengan ukuran yang besar, serta arsitektur yang ada di dalam istana dan juga gereja yang mewah.

Adapun sejumlah patung yang dipahat memiliki ukuran yang cukup besar dengan bahan material yang harganya pun tidak murah karena menggunakan marmer, dan lain sebagainya.

Tentunya, hasil karya seni yang dibuat dari sejumlah bahan maupun material yang berkualitas dan mewah ini dibuat oleh seorang seniman yang mapan dan sudah berpengalaman dalam dunia seni.

Nantinya, hanya seniman-seniman yang memiliki koneksi tertentu yang akan diberikan sponsor maupun diberikan sebuah komisi oleh sebuah institusi tertentu.

Adanya perpecahan dari revolusi Perancis yang terjadi di tahun 1789 merupakan sebuah titik akhir dari kekuasaan oleh feodalisme. Adanya sejumlah pengaruh juga dirasakan oleh beberapa bagian dunia maupun negara yang lain.

Salah satu contohnya adalah negara yang berada di bagian Barat. Revolusi ini juga tidak memberikan sejumlah perubahan dalam kehidupan sosial maupun politiknya saja melainkan juga berpengaruh terutama dalam dunia seni.

Karena berakhir masa feodalisme, maka berakhir juga sejumlah pengaruh kerajaan serta institusi unggul lain atas kehidupan dan juga perkembangan dalam dunia seni.

Sebenarnya memang telah terjadi sebuah keretakan hubungan antar gereja dengan sejumlah seniman yang terjadi bahkan sejak zaman Renesans.

Hal ini disebabkan oleh adanya sejumlah kemunduran fungsi serta adanya daya tarik gereja yang ada di kalangan masyarakat sejak zaman Renesans.

Di sisi lain, ada juga yang menyebutkan bahwa adanya kemunduran fungsi ini disebabkan karena dalam dunia seni sudah menemukan salah satu alternatif lain yang bisa digunakan untuk mendapatkan sebuah sponsor dan contohnya adalah bantuan dari seorang raja.

Selain raja, beberapa bangsawan yang juga merupakan seorang penguasa dikatakan mampu untuk memberikan sejumlah modal finansial untuk seniman yang mampu berkarya.

Maka dari itu, semua seniman mampu menjadi seorang individu yang relatif lebih bebas dan juga tidak harus menggunakan sejumlah tema keagamaan dalam karya-karya yang akan mereka buat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *