Ciri-ciri Scaphopoda

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan memberikan beberapa ciri dari Scaphopoda. Semoga uraian tentang ciri-ciri dari Scaphopoda ini bermanfaat banyak.

Ciri-ciri Scaphopoda adalah:

  1. Alat ekskresi berupa sepasang nefridium.
  2. Scaphopoda memiliki rahang dan radula pada rongga mulutnya, namun tidak memiliki mata dan tentakel.
  3. Hidup membenamkan diri pada pasir atau lumpur di laut.
  4. Ukuran tubuhnya sekitar 3 – 6 cm, namun ada pula yang berukuran 4 mm seperti Cabulus mayori.
  5. Scaphopoda tidak memiliki insang, oleh karena itu pertukaran udara terjadi pada permukaan mantel.
  6. Sistem saraf ganglion tidak berpusat.
  7. Pada kepala terdapat mulut dan kaptakula yang berbentuk filamen untuk menangkap makanan.
  8. Reproduksi Scaphopoda terjadi secara seksual dan gonokoris. Pembuahan terjadi secara eksternal, menghasilkan larva trokofor yang berenang bebas yang kemudian menjadi larva veliger dan bermetamorfosis hingga menjadi anak Scaphopoda.
  9. Sistem peredaran darah berupa sistem sinus darah karena Scaphopoda tidak memiliki jantung.

Apa itu Scaphopoda?

Scaphopoda hidup di laut atu di pantai, memiliki cangkang yang tajam, berbentuk seperti terompet, memiliki kaki kecil, di kepalanya terdapat beberapa tentakel, dan tidak memiliki insang. Contoh: Dentalium Vulgare.

Scaphopoda adalah hewan dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Mollusca. Contoh dari Scaphopoda adalah Dentalium vulgare. Hewan ini hidup di laut atau di pantai yang berlumpur, cangkangnya tajam, berbentuk taring/terompet yang kedua ujungnya terbuka karena disesuaikan dengan tempat hidupnya, yaitu di laut dan terpendam di dalam pasir/lumpur.

Jika berwisata ke pantai, Anda mungkin dapat menjumpai hewan ini. Ketika berjalan di pantai, kadang-kadang kita bisa tertusuk telapak kakinya, jadi kita harus berhati-hati. Kaki muncul dari ujung cangkang yang besar untuk menggali pasir.

Scaphopoda

Bagaimana Reproduksi Scaphopoda?

Scaphopoda memiliki jenis kelamin terpisah, dan fertilisasi secara eksternal. Mereka memiliki gonad tunggal yang umumnya berada di bagian posterior tubuh, dan bereproduksi dengan cara menumpahkan gamet mereka ke air melalui nefridium

Setelah fertilisasi, telur-telurnya menjadi trochophore larva yang hidup bebas, yang berkembang menjadi larva veliger yang lebih mirip dengan scaphopoda dewasa, hanya saja tidak memiliki elongasi ekstrim seperti tubuh scaphopoda dewasa.

Habitat dan Penyebaran Scaphopoda

Dentalium hidup di dalam sedimen laut sama seperti scaphopoda pada umumnya. Memakan organisme mikroskopik, dan terkadang memakan zooplankton dan materi-materi kecil. Scaphopoda merupakan anggota dari kelompok moluska lautan dengan distribusinya yang tersebar di seluruh dunia, serta satu-satunya kelompok moluska laut yang hidupnya infaunal (berada di dalam substrat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *