Ciri-ciri masyarakat modern

Pengertian masyarakat modern adalah sesuatu yang merujuk kepada selompok masyarakat yang sudah mengalami perubahan dibandingkan dengan masyarakat tradisional, serta memiliki ciri-ciri khusus, perubahan tersebut  dapat berlangsung cepat dan terjadi karena adanya dampak globalisasi. Berikut ini akan dijelaskan mengenai ciri-ciri masyarakat modern.

Ciri-ciri masyarakat modern adalah!

  • ketergantungan terhadap teknologi tinggi
  • mata pencaharian tidak bergantung pada alam
  • interaksi berdasarkan kepentingan, dan memiliki mobilitas yang tinggi.
  • Kondisi masyarakat lebih beragam (heterogen).
  • Interaksi antar manusia yang terjadi berdasarkan kepentingan.
  • Memiliki kepercayaan bahwa teknologi dan ilmu pengetahuan merupakan sarana mencapai kesejahteraan.
  • Tingkat pendidikan formal yang tinggi dan merata.
  • Lebih bersikap individualistis.
  • Status sosial berdasarkan prestasi kerja.

Ciri Masyarakat Modern

Sebutkan 7 Bentuk Gaya Hidup Modern!

  1. Bercengkrama di tempat-tempat tertentu, seperti café. Café menjadi salah satu tempat orang-orang modern menghabiskan waktunya, bahkan ada juga orang yang menghabiskan waktu di café untuk bekerja, bertemu teman dsb.
  2. Pernikahan yang agung menjadi salah satu bentuk gaya hidup modern dan menempatkan moment menikah sbeagai moment kehidupan penting yang harus dirayakan.
  3. Menjadikan status sosial sebagai sesuatu yang penting. Di kota-kota besar biasanya status ditandai dengan penampilan dan apa yang digunakannya, seperti: kendaraan yang digunakan, merk handphone dsb.
  4. Mobilitas yang tinggi dan padat merupakan salah satu contoh orang-orang modern yang hidup di kota.
  5. Gaya hidup dengan teknologi komunikasi. Hal ini terjadi karena semakin berkembangnya teknologi di bidang informasi dan komunikasi. Salah satu contohnya yang dekat dengan kehidupan kita sekarang adalah munculnya smartphone dan media sosial yang membawa perubahan terhadap kehidupan di segala bidang.
  6. Kelulusan atau wisuda juga menjadi salah satu bentuk gaya hidup modern. Saat selesai menempuh pendidikan, tidak sedikit sekolah ataupun kampus yang merayakannya. Bahkan hal ini terjadi di tingkat sekolah Taman Kanak-Kanak (TK).
  7. Gaya hidup instan, yaitu gaya hidup yang menginginkan segala sesuatunya cepat.

Apa yang dimaksud dengan masyarakat modern?

Masyarakat modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan dalam peradaban dunia masa kini. Masyarakat modern relatif bebas dari kekuasaan adat-istiadat lama. Karena mengalami perubahan dalam perkembangan zaman dewasa ini.

Perubahan-Perubahan itu terjadi sebagai akibat masuknya pengaruh kebudayaan dari luar yang membawa kemajuan terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam mencapai kemajuan itu masyarakat modern berusaha agar mereka mempunyai pendidikan yang cukup tinggi dan berusaha agar mereka selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi seimbang dengan kemajuan di bidang lainnya seperti ekonomi, politik, hukum, dan sebagainya.

Bagi negara-negara sedang berkembang seperti halnya Indonesia. Pada umumnya masyarakat modern ini disebut juga masyarakat perkotaan atau masyarakat kota.

Pengertian kota secara sosiologi terletak pada sifat dan ciri kehidupannya dan bukan ditentukan oleh menetapnya sejumlah penduduk di suatu wilayah perkotaan. Dari pengertian di atas, dapat diartikan bahwa tidak semua warga masyarakat kota dapat disebut masyarakat modern, sebab banyak orang kota yang tidak mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan peradaban dunia masa kini, misalnya gelandangan atau orang yang tidak jelas pekerjaan dan tempat tinggal.

Efek positifnya teknologi akan menigkatkan keragaman budaya melalui penyediaan informasi yang menyeluruh sehingga memberikan orang kesempatan untuk mengembangkan kecakapan-kecakapan baru dan meningkatkan produksi.

8 masalah masyarakat modern adalah:

1. Desintegrasi ilmu pengetahuan

Banyak ilmu yang berjalan sendiri-sendiri tanpa ada tali pengikat dan penunjuk jalan yang menguasai semuanya, sehingga kian jauhnya manusia dari pengetahuan akan kesatuan alam.

2. Kepribadian yang Terpecah

Karena kehidupan manusia modern dipolakan oleh ilmu pengetahuan yang coraknya kering nilai-nilai spiritual dan terkotak-kotak, maka manusianya menjadi pribadi yang terpecah, hilangnya kekayaan rohaniah karena jauhnya dari ajaran agama.

3. Penyalahgunaan Iptek

Berbagai iptek disalahgunakan dengan segala efek negatifnya sebagaimana disebutkan di atas.

4. Pendangkalan Iman

Manusia tidak tersentuh oleh informasi yang diberikan oleh wahyu, bahkan hal itu menjadi bahan tertawaan dan dianggap tidak ilmiah dan kampungan.

5. Pola Hubungan Materialistik

Pola hubungan satu dan lainnya ditentukan oleh seberapa jauh antara satu dan lainnya dapat memberikan keuntungan yang bersifat material.

6. Menghalalkan Segala Cara

Karena dangkalnya iman dan pola hidup materialistik manusia dengan mudah menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan.

7. Stres dan Frustasi

Manusia mengerahkan seluruh pikiran, tenaga dan kemampuannya untuk terus bekerja tanpa mengenal batas dan kepuasan. Sehingga apabila ada hal yang tidak bisa dipecahkan mereka stres dan frustasi.

8. Kehilangan Harga Diri dan Masa Depannya

Mereka menghabiskan masa mudanya dengan memperturutkan hawa nafsu dan menghalalkan segala cara. Namun ada suatu saat tiba waktunya mereka tua segala tenaga, fisik, fasilitas dan kemewahan hidup sudah tidak dapat mereka lakukan, mereka merasa kehilangan harga diri dan masa depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *