Ciri-ciri Euglenophyta

Sebutkan 6 ciri Euglenophyta!

  • Euglenophyta adalah Organisme yang mirip hewan dan tumbuhan.
  • Euglenophyta mempunyai klorofil (klorofil a dan b) serta mengandung karoten dan dapat melakukan fotosintesis.
  • Euglenophyta mempunyai bintik mata dan selnya tidak berdinding.
  • Euglenophyta dapat bergerak bebas.
  • Habitat Euglenophyta di air tawar atau tempat yang lembab.
  • Reproduksi Euglenophyta dengan membelah diri (pembelahan biner).

6 Struktur sel Euglenophyta adalah:

  1. Dinding Sel, bukan terdiri dari selulosa melainkan suatu membran tipis tersusun atas lapisan – lapisan protein berbentuk spiral, yang disebut “pellicle” yang dapat mengikuti gerakan sel euglenoid yang sewaktu-waktu dapat berubah bentuk.
  2. Kloroplas pada Euglenophyta tersusun dari klorofil a dan b, Beta karoten dan beberapa xanthofil yaitu astaxanthin (pigmen merah yang menyerupai bintik mata).
  3. Ribosom Euglenophyta terdapat pada permukaan luar CER.
  4. Vakuola Kontraktil adalah berupa suatu kantung, dan dua flagella muncul dari dinding tersebut. Sebuah pigmen berupa suatu bintik atau berupa stigma dan bertempat di area dasar flagella yang panjang yang berfungsi untuk fotoreseptif.
  5. Badan Golgi terletak diantara inti dan vakoula kontraktil. Strukturnya terdiri dari tumpukan vesikel berbentuk cakram atau kantung.
  6. Nukleus dan kloroplas dihubungkan oleh membran kloroplas ER yang berhubungan dengan pembunngkus inti.

Klasifikasi Euglenophyta

Dalam divisi Euglenoid (Euglenophyta) terdapat tiga kelas yakni Kelas Phytomastigina, Kelas Dynoflagellata dan Kelas Zoomastigina.

1. Kelas Phytomastigina

Jumlah flagelata yang berfotosintesis, beberapa diantaranya adalah non fotosintetik, dan lain-lain yang mungkin baik ditempatkan di kelas phytomastigina. Lumping ini ke dalam satu kelas sebagian besar didasarkan pada biokimia dan morfologi kesamaan.

Secara ekologis, kontribusi dari para spesies kelas ini bervariasi. Bentuk fotosintesis seperti Euglena, Cryptomonas dan lain-lain yang penting dalam siklus gas pernapasan. Beberapa memiliki peran bantuan saprophytes dalam pemecahan senyawa organik kompleks.

Banyak berfungsi sebagai makanan bagi organisme yang lebih besar dan dengan demikian masuk ke dalam rantai makanan dalam struktur ekosistemnya. Spesies dari kelas dynoflagellata yang dapat berfotosintesis  mempunyai beberapa peran dasar sebagai produsen dalam siklus makanan.

2. Kelas Dynoflagellata

Kelas dynoflagellata termasuk bentuk yang holozoik, holofitik, dan saprofitik. Dynoflagellata biasanya memiliki satu atau lebih flagella . Dynaflagellates fotosintetik memiliki klorofil A, klorofil C, karoten, empat kantolfil dan pigmen kuning coklat lainnya.

Sebagian besar dynoflagellates unisel, beberapa memiliki piringan yang meliputi selulosa sementara. Peridinium dan Ceratium adalah contoh dari Kelas Dynoflagellata. Di perairan segar, Peridinium dapat menimbulkan bau amis ke waduk atau danau. Kelimpahan Ceratium pun dapat menghasilkan bau yang sangat menyengat.

3. Kelas Zoomastigina

Kelas ini ditandai dengan bentuk flagellata yang hidup bebas atau telah memasuki berbagai hubungan simbiosis. Karena nutrisi merek ini sering ditempatkan dengan Protozoa. Mereka biasanya mewakili tahap suksesi dalam serangkaian perubahan populasi, dan di perairan alami sering menunjukkan kelimpahan siklus musiman.

Euglenophyta

Peranan dan Manfaat Euglenophyta dalam kehidupan sehari-hari adalah:

  1. Dalam bidang sains, Euglena sering dijadikan sebagai objek studi pengamatan. Karena jenis ganggang ini mudah di dapat dan dikembangbiakkan dan sebagai pencernaan organik.
  2. Selain manfaat adapula kerugian (dampak negatif) yang ditumbulkan oleh Euglenophyta, yaitu mencemari sumber air dan menyebabkan penimbunan endapan tanah pada dasar kolam atau danau.
  3. Digunakan sebagai indikator adanya polusi perairan. Sebagai contoh, permukaan air yang di dalamnya banyak terdapat Euglena viridis, akan tampak bewarna kehijauan. Sedangkan yang banyak terdapat Euglena sanguinea tampak bewarna kemerahan.
  4. Dalam bidang perikanan, Euglenophyta merupakan fitoplankton yang berfungsi sebagai makanan ikan.
  5. Dalam bidang ekonomi perairan, Euglenophyta merupakan produsen primer dalam ekosistem perairan, yaitu sebagai penyedia bahan organik dan oksigen bagi hewan-hewan akuatik seperti ikan, udang, dan serangga air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *