Ciri annelida dan contoh annelida

Hai kawan-kawan, admin akan mencoba memberikan uraian tentang ciri-ciri dari annelida beserta contoh annelida. Semoga saja penjelasan tentang ciri-ciri dan contoh annelida ini bermanfaat banyak.

Sebutkan ciri-ciri annelida!

  • Memiliki tubuh bersegmen (beruas-ruas yang mirip dengan cincin) dan memiliki otot.
  • Bersifat tripoblastik selomata, simetri bilateral, dan metameri
  • Mempunyai sistem pencernaan sempurna (mulut, kerongkongan, perut otot, tembolok, usus, dan anus).
  • Tubuh dilapisi dengan kutikula tipis dan lembab
  • Sistem respirasi melalui permukaan kulit dan berlangsung difusi
  • Sistem saraf berupa ganglion otak dan tali syaraf yang tersusun dari tangga tali.
  • Sistem peredaran darah annelida adalah tertutup dengan tersusun dari pembuluh darah yang mempunyai hemoglobin
  • Sistem ekskresinya berupa nefridia atau nefrostom
  • Sifat kelamin annelida adalah hermaprodit, jadi reproduksi secara generatif dengan cara konjugasi, dan secara vegetatif dengan fragmentasi/ generasi (mempunyai daya regenerasi yang tinggi)

Jelaskan Sistem Organ Annelida

1. Sistem Peredaran Darah Annelida

Annelida memiliki sistem peredaran darah tertutup dan pada pembuluh darah mengandung hemoglobin, sehingga darah berwarna merah. Fungsi pembuluh darah annelid ialah menghantarkan nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh. Di bagian kulit terdapat sejumlah pembuluh darah kecil karena bernafas melalui kulit.

2. Sistem Pernafasan Annelida

Annelida dalam sistem pernafasan berlangsung di seluruh kulit permukaan tubuhnya, tetapi ada sumber yang menyatakan bahwa ada juga spesies yang melalui insang.

3. Sistem Pencernaan Annelida

Annelida memiliki sistem pencernaan lengkap yang terdiri dari mulut, faring, esophagus, usus dan anus.

4. Sistem Ekskresi Annelida

Annelida memiliki organ ekskresi berupa nefridia ( organ ekskresi yang merupakan saluran ), nefrostom ( corong bersilia dalam tubuh ) dan nefrotor ( pori tubuh tempat kotoran keluar ), setiap segmen memiliki organ ekskresinya masing-masing.

5. Sistem Reproduksi Annelida

Annelida memiliki sistem perkembangbiakan secara seksual. Satu Annelida memiliki 2 alat kelamin yaitu jantan dan betina ( hermafrodit ) tetapi reproduksi secara aseksual tetap membutuhkan dua individu yang akan mengatur dirinya sedimikian rupa sehingga bisa menularkan sperma.

Lalu dari hasil sperma tersebut akan dilepas dari kepala cacing tinggal dan berkembang dalam tanah. Sebagian annelid bereproduksi secara aseksual dengan fragmentasi diikuti dengan regenerasi.

Sebutkan 6 Peranan dan Manfaat Annelida Yang Menguntungkan!

  • Makanan Manusia, Karena cacing memiliki sumber protein yang berprotensi dimasukkan sebagai bahan makan manusia seperti halnya daging sapi dan ayam.
  • Obat Luka, Litah digunakan untuk membersihkan nanah pada luka yang telah terinfeksi.
  • Untuk Transfusi Darah, Hirudin bermanfaat menyimpan darah untuk keperluan transfuse darah.
  • Bahan Baku Ternak, Memiliki kandungan protein, lemak dan mineral yang tinggi, cacing tanah dimanfaatkan sebagai makanan, ternak misalnya unggas, udang, kodok dan ikan.
  • Bahan Baku Obat, Cacing tanah dipercaya dapat meredakan demam, menurunkan tekanan darah, menyembuhkan bronchitis, reumatik sendi, sakit gigi dan tipus.
  • Bahan Baku Kosmetik, Cacing tanah diolah untuk digunakan sebagai pelembab kulit dan bahan baku pembuatan lipstik.

Bagaimana  Cara Hidup Annelida?

Umumnya Annelida hidup bebas, tetapi ada juga yang hidup dengan parasi menemel dan bergantung pada inangnya. Kebanyakan dari Annelida hidupnya di perairan laut dan air tawar, dan sebagian lagi hidup ditanah dengan tempat lembab.
Annelida

Sebutkan 3 klasifikasi atau kelas Annelida!

  • Polychaeta
  • Olygochaeta
  • Hirudinea.

1. Polychaeta

Polychaeta ini sering disebut juga sebagai cacing berambut banyak. PolyChaeta ini berasal dari Bahasa Yunani yang terdiri dari 2 kata yakni Poli yang memiliki arti banyak, serta Chaeta ini artinya rambut. Sehingga PolyChaeta ini merupakan kelas dengan rambut paling banyak diantara filum Annelida. PolyChaeta ini memiliki bagian tubuh yang terdiri dari kepala, mata, serta juga sensor palpus. Sedangkan untuk habitatnya PolyChaeta ini hidup di air.

PolyChaeta ini mempunyai tubuh bersegmen dengan struktur mirip dengan daging yang bentuknya itu mirip dayung, hal tersebut disebut dengan Parapodia (tunggal =parapodium). Memiliki fungsi ialah sebagai alat gerak. Sebagian besar dari PolyChaeta ini, mempunyai Parapodia yang fungsinya ialah sebagai insang disebabkan karna terdapat pembuluh darah halus.

Di tiap-tiap parapodium tersebut terdapat rambut halus yang sifatnya itu kaku yang biasanya disebut dengan sebutan seta, rambut tersebut dilapisi kutikula sehingga membuatnya licin. Umumnya ukuran dari tubuh PolyChaeta ini ialah 5-10 cm.

Ciri dan Conthoh Polychaeta

Ciri-ciri polychaeta ini ialah hidup di laut, setae (rambut/bulu kejut) juga tersusun di dalam parapodia (tonjolan otot tubuh itu ke arah lateral), larvanya itu disebut dengan trokofor, panjang dari tubuhnya  5-10 cm itu dengan diameter 3-10 mm, serta tubuhnya itu berwarna menarik (hijau, merah, merah muda atau juga bisa campuran).

Contoh dari anelida kelas Polychaeta ini diantaranya Nereis virens (kelabang pantai atau juga cacing pasir), Eunice viridis (cacing palolo), serta juga Lysidice oele (cacing wawo) yang oleh sebagian orang itu dijadikan makanan

2. Olygochaeta

Cacing yang termasuk kedalam kelas ini dikenal juga sebagai cacing tanah, OligoChaeta ini berasal dari bahasa Yunani dari kata Oligo yang memiliki arti sedikit, serta Chaeta yang memiliki arti rambut. Kelas OligoChaeta ini merupakan kelas filum Annelida yang memiliki sedikit rambut. Banyak juga anggota dari OligoChaeta yang hidup di dalam tanah atau juga tempat lembab, namun terdapat juga yang hidup di air.

Disebabkan karna memiliki sedikit rambut seta dan juga tidak memiliki parapodia, sehingga kepalanya itu kecil, tidak mempunyai alat peraba, serta juga tidak mempunyai bintik mata. Pada lapisan kulitnya itu terdapat bagian saraf dengan fungsinya ialah untuk menerima rangsangan.

OligoChaeta ini mempunyai suatu sifat hermaprodit/monoceus itu dengan perkembangbiakan dengan secara generatif yakni dengan perkawinan, dan secara vegetatif itu dengan regenerasi. Terdapat Kitellum (Selzadel) yang memiliki fungsi ialah sebagai alat reproduksi. Pada ruas 9-11nya itu terdapat receptaculum seminis yang memiliki fungsi sebagai penampung sel-sel spermatozoa.

Ciri-ciri dan contoh olygochaeta

Ciri-ciri dari olygochaeta ini ialah hidup di air tawar atau darat, tidak mempunyai parapodia, dengan segmen tubuh ke- 32-37 itu mengalami penebalan yang dikenal dengan klitelum untuk perkembangbiakan seksual, telurnya itu terbungkus oleh kokon, serta mempunyai daya regenerasi yang tinggi.

Contoh dari annelida kelas olygochaeta ini diantaranya Pheretima sp. (cacing tanah yang hidup di Asia serta Asia Tenggara), , Perichaeta sp. (cacing hutan) Lumbriscus terrestris (cacing tanah yang hidup di Eropa dan Amerika), , Moniligaster houtenii (cacing tanah raksasa yang hidup di Sumatra) serta juga Tubifex sp. (cacing air tawar).

3. Hirudinea

Hirudinea ini disebut juga dengan cacing isap disebabkan mengisap darah inang. Hirudenia ini merupakan kelas filum Annelida yang tidak memiliki seta atau rambut serta tidak mempunyai parapodium di tubuhnya. Tubuh Hirudinea yang pipih itu dengan ujung depan dan juga pada bagian belakang sedikit runcing.

Di segmen awal serta juga akhir terdapat alat penghisap yang memiliki fungsi di dalam bergerak serta juga menempel. Gabungan dari alat penghisap dan juga kontraksi dan juga relaksasi otot ialah mekanisme pergerakan dari Hirudinea. Kebanyakan dari Hirudinea ini adalah ekstoparasit yang sering didapati di permukaan luar inangnya. Ukuran dari Hirudinea ini beragam dari 1-30 cm.

Hirudinea ini hidup pada inangnya untuk dapat menghisap darah itu dengan cara menempel. Sebagian dari mereka membuat luka di permukaan tubuh inang sehingga dapat menghisap darahnya, sedangkan untuk sebagian lain itu mensekresikan suatu enzim yang bisa atau dapat melubangi kulit, serta bila itu terjadi maka waktunya itu mensekresikan zat anti pembeku darah, kebanyakan juga tidak terasa saat jenis kelas ini menempel pada inangnya disebabkan karan ia menghasilkan suatu zat anastesi yang dapat menghilangkan rasa sakit. Jenis ini juga dikenal dengan kata lintah.

Ciri dan Contoh hirudinea

Ciri ciri dari hirudinea ini ialah tubuhnya yaitu  agak pipih sampai gilik terdapat pula yang gilik itu di saat cacing dalam keadaan atau kondisi kenyang, anggota dari kelompok ini mempunyai zat antikoagulasi, mengisap darah vertebrata, hidupnya itu di air tawar, darat sertaair laut, pada kedua ujung tubuhnya itu terdapat alat isap (di bagian posterior besar, sedangkan untuk di bagian anterior kecil).

Contoh annelida kelas hirudinea ini diantaranya ialah Himdo medicinalis (lintah, hidup di air tawar) serta Hciemadipsa javanica (pacet hidup di darat), dan juga Limnatis nilotica (pacet, hidup di Timur Tengah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *