Pengertian perkembangbiakan vegetatif dan generatif

Pengertian perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau seksual. Pada proses perkembangbiakan generatif ini dibutuhkan alat kelamin jantan dan alat kelamin betina.

Perkembangbiakan secara generatif adalah bisa terjadi pada tumbuhan ataupun hewan. Selama mereka memiliki alat kelamin, maka tumbuhan tersebut dapat berkembangbiak secara generatif, kecuali ada kelainan-kelainan tertentu yang menyebabkan alat-alat kelamin tersebut tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Pengertian Perkembangbiakan Vegetatif

Perkembangbiakan secara Vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual (tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina). Reproduksi vegetatif adalah bisa terjadi secara alami maupun buatan. Perkembangbiakan vegetatif dilakukan tanpa melalui perkawinan.

8 cara perkembangbiakan vegetatif alami adalah:

  1. Geragih (stolon), adalah batang yang menjalar di atas permukaan tanah. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan geragih adalah arbei, semanggi, dan pegagan.
  2. Spora, Bentuk spora seperti biji, tetapi sangat kecil. Spora hanya bisa dilihat dengan mikroskop, tidak dilihat dengan mata telanjang. Spora dibentuk di dalam kotak spora (sporangium). Tumbuhan paku adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan spora
  3. Tunas, adalah bisa tumbuh melalui pangkal batang, akar, atau daun pohon tersebut tumbuh didekat induknya. Pohon pisang adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas batang.
  4. Umbi akar, berguna untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi akar tidak berkuncup, tidak berdaun, tidak bermata tunas dan tidak berbuku – buku. Tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi akar adalah bunga dahlia dan wortel. Sisa batang pada pangkal umbi dapat memunculkan tunas. Akar tunas baru akan tumbuh dari bagian sisa batang jika umbi akar tersebut ditanam.
  5. Umbi Batang, Kentang, talas, dan ubi jalar merupakan contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang. Umbi batang sesungguhnya merupakan batang yang tumbuh menggembung di dalam tanah.
  6. Umbi lapis, bawang merah adalah contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi lapis. Umbi lapis adalah daun yang berlapis-lapis membentuk umbi, dan di tengahnya tumbuh tunas.
  7. Membelah diri, Tumbuhan yang berkembang biak dengan membelah diri adalah tumbuhan tingkat rendah seperti ganggang. Ganggang membelah sel tubuhya menjadi dua. Masing-masing selini akan membelah lagi ketika dewasa.
  8. Akar tinggal (Rhizoma), Rizhoma adalah batang yang tebaldan tumbuh mendatar di dlam tanah. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan akar tinggal adalah Jahe.

Perkembangbiakan-Generatif

Apa yang dimaksud Perkembangbiakan Generatif?

Tanaman yang berkembang biak secara generatif memiliki organ perkembangbiakan dalam bentuk bunga, yang didalamnya terdapat alat – alat kelamin jantan yang disebut anther yang menghasilkan tepung sari sebagai sel kelamin jantan dan putik sebagai organ kelamin betina yang menghasilkan sel telur.

Pada jenis tanaman ini dapat dibedakan kelompok tanaman yang determinateartinya pertumbuhan maksimal terjadi pada saat terebentuk bunga, sehingga bunga terdapat dibagian ujung tanaman dan jenis tanaman indeterminate; artinya pertumbuhan berlangsung terus meskipun sudah memasuki phase generatif.

Bentuk atau keadaan modifikasi antara keduanya adalah semi determinate, yaitu setelah masuk phase generatif pertumbuhan vegetatif masih berlangsung sampai batas tertentu saja kemudian terhenti.

Pada waktu pertumbuhan tanaman pada phase vegetatif, yang berlangsung sejak perkecambahan sampai dan selama pembentukan organ-organ vegetatif terjadi pembelahan sel secara mitosis, yang dicirikan bahwa sel anakan memiliki susunan dan jumlah khromosom persis sama dengan sel induk.

Sel – sel sejenis akan membentuk jaringan, dan jaringan sejenis akan membangun organ yang sangat diperlukan untuk mendukung kehidupan tanaman.

Tanaman yang phase vegetatif telah berkembang sempurna, akan memasuki phase generatif yaitu pembentukan organ – organ reproduksi yang dicirikan dengan munculnya primordial bunga. Pada phase generatif terjadi proses pembelahan meiosis yang menghasilkan gamet baik gamet jantan maupun betina yang memiliki jumlah kromosom separuh dari jumlah kromosom sel induk.

Apabila tanaman induk dalam keadaan diploid (2n) maka gamet yang dihasilkan dalam keadaan haploid (n). Proses pembentukan gamet disebut gametogenesis yang dapat dibedakan menjadi 2 yaitu mikrosprogenesis yang menghasilkan gamet betina.

Disebut mikrosporogenesis karena menghasilkan mikrospora dengan ukuran gametnya kecil dibanding dengan megasporogenesis yang menghasilkan megaspora yang mempunyai ukuran gamet lebih besar.

Mikrospora berasal dari sel induk tepung sari yang disebut PMC (pollen mother cell) yang melalui proses mikrosporogenesis akan menghasilkan mikrospora atau tepung sari dalam keadaan haploid. Sel induk sel kelamin betina disebut MMC (megaspore mother cell) yang melalui proses megtasporogenesis akan menghasilkan sel telur atau ovum daslam keadaan haploid.

Pada kelompok Angiospermae megaspore yang dihasilkan akan mengalami pembelahan inti lebih lanjut yang akan menghasilkan 8 inti yang kemudian menempatkan diri secara sistematis yaitu 3 inti antipoda, 3 inti nucellus dan 2 inti sel telur atau lembaga.

Apabila kedua sel kelamin telah masak akan terjadi penyerbukan, yaitu suatu peristiwa jatuhnya tepung sari diatas kepala putik. Penyerbukan akan diikuti proses pembuahan yang ditengarai dengan tumbuhnya buluh serbuk sari dengan diikuti terjadinya pembelahan inti jantan yang menghasilkan 3 inti haploid, dan apabila sel kelamin betina subur dan reseptip maka buluh serbuk sari dapat berkembang sempurna dan proses pembuahan berlangsung.

Tiga inti haploid pada buluh serbuk sari mempunyai peranan sendiri – sendiri, satu inti sebagai inti vegetative yang berfungsi untuk mengantarkan buluh serbuk sari menembus mikrofil dan setelah tugasnya selesai inti vegetatif hilang, dan dua inti generatif masing – masing bertemu inti telur (n) untuk membentuk embrio (2n) dan inti generatif lainnya bertemu dengan inti lembaga yang dalam keadaan 2 n sehingga menghasilkan endosperm 3n yang berfungsi sebagai makanan cadangan untuk pertumbuhan embrio.

Pembentukan keturunan baru (lembaga) disertai dengan perkawinan antara sel telur dengan inti sperma disebut amphimixa (amphimixis). Peristiwa pembuahan pada Angiospermae dikenal dengan pembuahan rangkap yang dicirikan dengan hasil endosperm dalam keadaan triploid (3n). Pada kelompok Gymnospermae tidak terjadi pembuahan rangkap sehingga endosperm yang dihasilkan dalam keadaan diploid (2n).

Apa yang dimaksud Perkembangbiakan Vegetatif?

Perkembangbiakan-Vegetatif Cara perkembangbiakan vegetatif dengan memanfaatkan bagian – bagian vegetative untuk mendapatkan tanaman baru dalam pemuliaan tanaman sangat berguna untuk menciptakan klon unggul yang uniform. Klon adalah kelompok individu atau populasi yang tersusun atas individu – individu dengan susunan genetic atau genotipa yang sama, karena berasal dari bagian vegetatif tanpa terjadi kombinasi gen baru seperti halnya pada tanaman yang berkembang biak secara generative.

Sebagai contoh pada tanaman ubi kayu, ubi jalar, kentang, gladiol, pisang, tebu, karet, teh dan sebagainya. Klon dapat dihasilkan dari stek batang, stek daun, stek akar. Tanaman atau pohon induk klon dapat berasal dari klon tua yang sudah ada atau dari hasil kombinasi genetik melalui persilangan yang kemudian diperbanyak secara vegetatif. Perbanyakan vegetatif dapat dilakukan juga melalui cangkok (air layering), merunduk (layering), okulasi, penyambungan dan sebagainya.

Upaya penggabungan sifat dua atau lebih pohon induk dapat dilakukan dengan mengembangkan metode perkembangbiakan vegetatif, yaitu dengan menggabung dua atau lebih bagian tanaman induk melalui banyak cara atau metoda yaitu sambung pucuk (top grafting), sambung samping (side grafting) maupun okulasi.

Contoh klasik dan sederhana dari sambung pucuk misalnya pada ubikayu yang dikenal dengan cara Mukibat, suatu cara memperbaiki kualitas dan kuantitas hasil ubikayu dengan menggabungkan batang bawah dari jenis ubi kayu yang enak tetapi produksi rendah, umur relatif pendek (10-14 bulan), daun kurang enak untuk sayuran dan ubi kayu tahunan yang dikenal dengan sebutan ubikayu karet dengan sifat umur panjang (menahun), ubi beracun (kandungan sianida tinggi), berdaun lebat sebagai batang atas.

Mukibat berhasil menyambung kedua jenis tersebut sehingga tanaman baru tersebut dapat berumur lebih panjang dan hasilnya meningkat yang ditunjukkan ukuran umbi yang lebih besar dan kualitas rasa enak tidak beracun, sementara daun muda masih dimungkinkan dimanfaatkan sebagai sayuran.

Perkembangan dari system Mukibat tersebut pada tahun selanjutnya diaplikasikan pada berbagai tanaman hias, tanaman buah – buahan dan tanaman perkebunan, dengan hasil yang memuaskan. Kelebihan sistem ini dapat menggabungkan dua jenis tanaman atau pohon yang mempunyai hubungan kekerabatan pada tingkat jenus.

Sebagai contoh dari genus Mangifera dapat disambung antara kweni (Mangifera foestida) dan mangga (Mangifera indica) atau dua jenis yang mempunyai hubungan kekerabatan lebih dekat misalnya antara dua jenis mangga Lalijiwo sebagai batang bawah dan mangga Manalagi sebagai batang atas. Dari cara perbaikan ini diperoleh tanaman baru dengan umur berbuah lebih pendek disbanding tanaman yang sama yang berasal dari biji, dan rasanya relative tidak berubah.

Dalam hal tertentu sering dijumpai cara perbanyakan generatif yang menyimpang dari kondisi normal misalnya terjadinya pembentukan lembaga (keturunan baru) tanpa adanya peristiwa perkawinan terlebih dahulu disebut apomixis, dimana parthenogenesis merupakan salah satu contoh apomixis.

Kultur anthera, yang menghasilkan tanaman haploid, kultur embryo, embryo rescue melalui teknologi kultur jaringan (tissue culture) yang pada dasa warsa terakhir telah banyak dikembangkan untuk menciptakan variabilitas baru.

Ciri-ciri otot merah

Ciri-ciri otot merah adalah:

  • Terdapat mitokondria yang berlimpah
  • Tidak ada akumulasi asam laktat
  • Melakukan pekerjaan yang berkelanjutan untuk jangka waktu lama tanpa kelelahan (lambat tapi stabil).
  • Serat otot merah adalah tipis
  • Warnanya merah karena adanya sejumlah besar mioglobin
  • Kontraksinya lambat dan berkelanjutan
  • Energinya tergantung pada metabolisme aerobik (fosforilasi oksidatif)

Soal UKK Kimia Kelas XI Semester 2 Thn 2015

Hai kawan-kawan, berikut ini akan diberikan contoh soal dan jawaban UKK Kelas XI. Semoga saja contoh soal dan jawaban UKK Kimia ini bermanfaat untuk kalian semua.

Soal No. 1) Larutan 100mL HCl 0,1M ditritrasi dengan larutan NaOH 0,05M, maka volume larutan NaOH yang diperlukan sebanyak ….
a. 100 mL
b. 200 mL
c. 50 mL
d. 20 mL
e. 10 mL

Jawaban: E

Soal No. 2) Larutan HCl dicampur dengan larutan Mg, kemungkinan terbesar akan menghasilkan ….
a. Gas O2
b. Gas H2
c. Gas Cl2
d. Gas CO2
e. Tidak bereaksi

Jawaban: A

Soal No. 3) Untuk menetralkan 11,6 Mg(OH)2 (mr = 58) diperlukan HCl sebanyak …. (mr HCl = 36,5)
a. 12 g
b. 12,6 g
c. 13 g
d. 13,4 g
e. 14, 6 g

Jawaban: E

Soal No. 4) Dalam 100 mL larutan CH3COOH (Kc = 10-5) dimasukan 50 mL larutan KOH 0,2 M, ternyata dihasilkan larutan penyangga dengan pH = 5, maka molaritas larutan CH3COOH adalah ….
a. 0,1 M
b. 0,2 M
c. 0,3 M
d. 0,4 M
e. 0,5 M

Jawaban: B

Soal No. 5) Campuran berikut yang merupakan larutan penyangga adalah ….
a. 50 mL CH3COOH 0,2 M + 50 mL NaOH 0,3 M
b. 50 mL HCOOH 0,1 M + 50 mL KOH 0,05 M
c. 50 mL CH3COOH 0,1 M + 200 mL NaOH 0,1 M
d. 50 mL KOH 0,2 M + 50 mL HCl 0,3 M
e. 100 mL NaOH 0,1M + 200 mL HCOOH

Jawaban: E

Soal No. 6) Bila 100 mL larutan KOH 0,1 M dicampur dengan larutan di bawah ini, yang tidak dapat membentuk larutan penyangga adalah ….
a. 50 mL larutan HCOOH 0,3 M
b. 50 mL larutan HCOOH 0,4 M
c. 100 mL larutan HCOOH 0,15 M
d. 100 mL larutan HCOOH 0,05 M
e. 100 mL larutan HCOOH 0,25 M

Jawaban: B

Soal No. 7) Dalam 100 mL larutan terlarut 0,1 M NH3 dan 0,2 M NH4Cl (Kb = 2.10-5) pH larutan tersebut adalah ….
a. 8 + log 9
b. 9 + log 8
c. 6 + log 2
d. 9 – log 2
e. 5

Jawaban: B

Soal No. 8) Ke dalam 300 mL larutan NH3 0,4 M ditambahkan 200 mL larutan NH4Cl 0,06 M (Kb = NH3 = 10-5), pH larutan akan berubah dari ….
a. 3 – log 2 menjadi 4
b. 3+log 2 menjadi 5
c. 11 + log 2 menjadi 4
d. 11 – log 2 menjadi 5
e. 2 – log 3 menjadi 4

Jawaban: B

Soal No. 9) Sebanyak 100 mL HCCOH 0,3 M (Ka = 10-4) dimasukan 25mL NaOH 1 M. Bila 25 mL larutan campuran tersebut diencerkan menjadi 200 mL, maka pH larutan menjadi ….
a. 5
b. 5 – log 2
c. 9
d. 9 + log 2
e. 6

Jawaban: B

Soal No. 10) Larutan penyangga yang terdiri dari campuran HCOOH 0,1 M (Ka = 10-5) dan HCOOK 0,1 M memiliki pH = 5, maka perbandingan volume HCOOH dan HCOOK adalah ….
a. 3:1
b. 2:1
c. 1:1
d. 1:2
e. 1:3

Jawaban: C

Soal No. 11) Garam berikut yang tidak dapat terhidrolisis adalah ….
a. NH4Cl
b. NH4HCOO
c. KCl
d. KCN
e. Na2CO3

Jawaban: B

Soal No. 12) Diantara garam berikut yang bisa mengalami hidrolisis total adalah ….
a. Na2CO3
b. NaCl
c. NH4Cl
d. (NH4)2CO3
e. Na2SO4

Jawaban: E

Soal No. 13) Harga pH dari 100 mL larutan CH3COOK 0,4 M (Ka = 10-5) besarnya ….
a. 10
b. 9 + log 2
c. 9 + log 4
d. 5 – log 5
e. 5 + log 2

Jawaban: B

Soal No. 14) Larutan NH4NO3 0,001M mempunyai Kb NH3 = 10-5, maka pH larutan garam tersebut adalah ….
a. 4,5
b. 3,5
c. 2,5
d. 1,5
e. 1

Jawaban: A

Soal No. 15) Bila larutan CH3COOH 0,1 M mempunyai pH = 3, maka larutan CH3COONa 0,1 M adalah ….
a. 5
b. 6
c. 7
d. 8
e. 9

Jawaban: D

Soal No. 16) Sebanyak 25 mL KOH 0,2 M dicampur dengan larutan CH2COOH 0,2 M (Ka = 10-5) dan pH larutan menjadi 9, maka volume asam asetat yang dicampurkan adalah ….
a. 25 mL
b. 50 mL
c. 75 mL
d. 100 mL
e. 125 mL

Jawaban: A

Soal No. 17) Yang dapat mengalami hidrolisis sebagian adalah nomor ….
1) NaCl
2) NH4NO3
3) (NH4)2SO4
4) K2S

a. 1,2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. Semua benar

Jawaban: B

Soal No. 18) Ksp AgCl pada 298 K adalah 1×10-10, maka larutan AgCl sebesar ….
a. 10-4
b. 10-5
c. 10-6
d. 10-7
e. 10-8

Jawaban: E

Soal No. 19) Kristal Mg(OH)2 dimasukan kedalam larutan dengan pH 12. Kelarutan Mg(OH)2 dalam larutan tersebut adalah ….
a. 2×10-6
b. 2×10-7
c. 2×10-8
d. 2×10-9
e. 2×10-10

Jawaban: E

Soal No. 20) Bila kelarutan Ag2S adalah s, maka harga Ksp Ag2S dalam air adalah ….
a. 2s
b. s2
c. 4s2
d. 4s3
e. s3

Jawaban: C

Soal No. 21) Kelarutan Mg(OH)2 dalam air sebesar 5×10-4 mol/L sehingga larutan jenuh Mg(OH)2 dalam air memiliki pH ….
a. 12,00
b. 11,00
c. 10,3
d. 9,7
e. 3,7

Jawaban: D

Soal No. 22) Diketahui Ksp Ag2CO3 = 8×10-12. Kelarutan Ag2CO3 dalam larutan Ag2CrO4 0,1 M adalah ….
a. 2×10-6
b. 2×10-7
c. 2×10-8
d. 2.10-9
e. 2×10-10

Jawaban: B

Soal No. 23) Garam yang memiliki kelarutan paling kecil adalah ….
a. BaF2 Ksp 1,0×10-6
b. Ba(OH)2 Ksp 5×10-3
c. BaCrO4 Ksp 1,2×10-10
d. BaCO3 Ksp 5,1 x 10-9
e. BaC2O4 Ksp 2,3×10-8

Jawaban: E

Apa Kegunaan Unsur Talium dan Sejarah Talium

Yang dimaksud dengan talium adalah sesuatu yang merujuk kepada unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Tl dan nomor atom 81. Logam ini sangat beracun dan pernah digunakan sebagai bahan racun tikus dan insektisida. Sejak diketahui adanya kemungkinan bahwa unsur ini dapat menyebabkan kanker (walaupun EPA tidak mengklasifikasikannya sebagai karsinogen), penggunaan unsur ini untuk keperluan tersebut telah dikurangi atau dilarang di banyak negara. Talium juga dipergunakan sebagai detektor inframerah.

Sejarah Penemuan Talium

Talium adalah ditemukan oleh spektroskopi nyala pada tahun 1861. Nama itu berasal dari garis emisi spektral terang terang thallium.

Setelah diterbitkannya metode spektroskopi nyala api yang lebih baik oleh Robert Bunsen dan Gustav Kirchhoff dan penemuan cesium dan rubidium pada tahun 1859 sampai 1860, spektroskopi nyala menjadi metode yang disetujui untuk menentukan komposisi mineral dan produk kimia.

William Crookes dan Claude-Auguste Lamy keduanya mulai menggunakan metode baru. William Crookes menggunakannya untuk membuat penentuan spektroskopi untuk telurium pada senyawa selenium yang disimpan di ruang utama pabrik produksi asam sulfat di dekat Tilkerode di pegunungan Harz. Dia telah memperoleh sampel untuk penelitiannya tentang selenium sianida dari Agustus Hofmann bertahun-tahun sebelumnya.

Sir William Crookes (1832-1919) ialah ilmuwan dari Inggris yang mengemukakan bahwa sinar katode merupakan partikel-partikel yang bermuatan negatif, mempunyai massa, dan dimiliki oleh semua materi.

Tahun 1862, Crookes mampu mengisolasi sejumlah kecil elemen baru dan menentukan sifat beberapa senyawa Claude-Auguste Lamy menggunakan spektrometer yang serupa dengan Crookes ‘untuk menentukan komposisi zat yang mengandung selenium yang diendapkan selama produksi asam sulfat dari pirit .

Dia juga melihat garis hijau baru dalam spektrum dan menyimpulkan bahwa ada unsur baru. Lamy telah menerima bahan ini dari pabrik asam sulfat temannya Fréd Kuhlmann dan produk sampingan ini tersedia dalam jumlah banyak. Lamy mulai mengisolasi elemen baru dari sumber itu.

Kenyataan bahwa Lamy dapat bekerja dengan jumlah yang cukup dari thallium memungkinkannya untuk menentukan sifat beberapa senyawa dan sebagai tambahan, dia menyiapkan ingot kecil dari logam thallium yang dia siapkan dengan cara merelehkan thallium yang dia dapatkan dengan elektrolisis garam thallium.

Karena kedua ilmuwan menemukan thallium secara independen dan sebagian besar pekerjaan, terutama isolasi thallium logam dilakukan oleh Lamy, Crookes mencoba untuk mendapatkan prioritasnya dalam pekerjaan itu. Lamy dianugerahi medali di Pameran Internasional di London 1862:

Untuk penemuan sumber baru dan berlimpah dari thallium dan setelah pertarungan berat, Crookes juga menerima medali: thallium, untuk penemuan elemen baru ini. Kontroversi antara kedua ilmuwan berlanjut sampai tahun 1862 dan 1863. Sebagian besar diskusi berakhir setelah Crookes terpilih sebagai anggota Royal Society pada bulan Juni 1863.

Kegunaan Talium adalah:

Talium sulfat banyak digunakan sebagai pembasmi tikus dan semut karena ia tak berbau dan tidak memiliki rasa. Tapi senyawa ini telah dilarang kegunaannya di AS sejak tahun 1975. Konduktivitas talium sulfida berubah sesuai dengan eksposenya terhadap sinar infra merah. Kristal talium bromida-iodida telah digunakan sebagai bahan optik.

Talium beserta sulfur atau selenium dan arsenik juga telah digunakan untuk membuat gelas dengan titik lebur rendah antara 125 ? 150 derajat Celcius. Gelas ini diberitakan memiliki sifat yang sama dengan gelas biasa pada suhu ruangan tetapi lebih tanah lama di dalam air. Talium oksida digunakan untuk membuat kaca gelas dengan indeks refraksi yang tinggi.

 

6 Ciri-ciri Talium adalah:

  • Logam dapat dengan mudah dipotong dengan pisau.
  • Biasanya ada dalam keadaan monovalen, Tl+, dalam senyawanya.
  • Jika di larutkan dalam air, terbentuk talium hidroksida yang beracun beracun (TlOH).
  • Talium adalah logam keperakan yang sangat lunak, lunak, berkilau, dan mencair pada suhu rendah yang memudar di udara menjadi oksida abu-abu kebiruan.
  • Dalam penampilan logam ini menyerupai timah.
  • Talium larut perlahan dalam asam klorida dan asam sulfat encer dan larut dengan cepat dalam asam nitrat.

Fungsi Aparatus Golgi Pada Sel Hewan

Badan Golgi disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal..Badan golgi terdapat hampir di semua sel eukariotik serta banyak dijumpai pada organ tubuh yang melakukan fungsi ekskresi, misalnya pada ginjal. Setiap sel pada hewan mempunyai badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki badan golgi sampai ratusan. Badan Golgi yang terdapat pada tumbuhan disebut diktiosom. Badan Golgi pertama kali .Badan golgi atau kompleks golgi atau aparatus golgi merupakan organel yang bisa ditemui di semua sel eukariotik dan terdapat di fungsi ekskresi seperti ginjal. Mempunyai bentuk layaknya kantung pipih yang berukuran kecil hingga besar dan terikat oleh membran. Setiap sel hewan umumnya mempunyai aparatus golgi. Dan jika Anda ingin tahu, nama organel sel ini diambil dari orang pertama .Struktur dan Fungsi Aparatus Golgi Gambar Kompleks Golgi dijumpai pada hampir semua sel tumbuhan dan hewan. Pada sel tumbuhan, kompleks Golgi disebut diktiosom. Badan Golgi ditemukan tahun oleh Camillio Golgi tersebar dalam sitoplasma dan merupakan salah satu komponen terbesar dalam sel. Antara badan Golgi satu dengan yang lain .

  • Badan Golgi Bahasa Indonesia Ensiklopedia Bebas

    Badan Golgi disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal..

  • Pengertian Badan Golgi Struktur Dan Fungsi Badan Golgi

    Badan golgi terdapat hampir di semua sel eukariotik serta banyak dijumpai pada organ tubuh yang melakukan fungsi ekskresi, misalnya pada ginjal. Setiap sel pada hewan mempunyai badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki badan golgi sampai ratusan. Badan Golgi yang terdapat pada tumbuhan disebut diktiosom. Badan Golgi pertama kali .

  • Organel Sel Hewan Fungsi Struktur Gambar Lengkap

    Badan golgi atau kompleks golgi atau aparatus golgi merupakan organel yang bisa ditemui di semua sel eukariotik dan terdapat di fungsi ekskresi seperti ginjal. Mempunyai bentuk layaknya kantung pipih yang berukuran kecil hingga besar dan terikat oleh membran. Setiap sel hewan umumnya mempunyai aparatus golgi. Dan jika Anda ingin tahu, nama organel sel ini diambil dari orang pertama .

  • Aparatus Golgi

    Aparatus Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi. Camilo golgi menemukan struktur seperti jala pada sitoplasma sel saraf kucing,C golgi mewarnai sel saraf kucing dengan osnium tetra oksida dan garam perak sebelum ditemukan reticulum endoplasma..

  • Jelaskan Fungsi Aparatus Golgi Pada Sel Hewan Dan Tumbuhan

    Jelaskan fungsi aparatus golgi pada sel hewan dan tumbuhan Aparatus Golgi pada sel hewan dan sel tumbuhan memiliki banyak fungsi tersendiri. Tetapi, semua fungsi berhubungan dengan memindahkan molekul dari retikulum endoplasma ke tujuan akhir mereka dan memodifikasi produk tertentu di sepanjang jalan. Beberapa kantung Golgi berfungsi sebagai .

  • Struktur Dan Fungsi Aparatus Golgi Gambar Nafiun

    Struktur dan Fungsi Aparatus Golgi Gambar Kompleks Golgi dijumpai pada hampir semua sel tumbuhan dan hewan. Pada sel tumbuhan, kompleks Golgi disebut diktiosom. Badan Golgi ditemukan tahun oleh Camillio Golgi tersebar dalam sitoplasma dan merupakan salah satu komponen terbesar dalam sel. Antara badan Golgi satu dengan yang lain .

  • Bagian Bagian Sel Hewan Lengkap Beserta Fungsi Dan

    Bagian Bagian Sel Hewan Lengkap Beserta Fungsi dan Penjelasannya. Daftar struktur organel sel pada hewan beserta pengertian gambarnya.Yaitu membran sel, sitoplasma, nukleus, peroksisom, ribosom, reticulum endoplasma, lisosom, mitokondria, badan mikro, sitoskeleton, badan golgi, sentriol, mikrofilamen, mikrotubulus.

  • Fungsi Fungsi Apparatus Golgi Welcome To My Blog

    Camillo Golgi, seorang dokter Italia, mengidentifikasi aparatus Golgi pada tahun , dan struktur tersebut sekarang sesuai dengan namanya. Sementara aparatus Golgi sangat penting untuk berfungsinya sel eukariotik, seperti kebanyakan organel membran terikat, tidak ada dalam prokariota. Secara umum, prokariota jauh lebih kecil daripada .

  • Pengertian Sel Hewan Beserta Struktur Gambar Dan

    Pada artikel kali ini akan kami jelaskan secara mendetail tentang sel hewan, mulai dari pengertian, struktur, hingga fungsi masing masing organel sel hewan itu .

  • Sel Hewan Organel Dan Fungsinya Serta Gambar Sel Hewan

    . Badan Golgi Badan golgi atau aparatus golgi atau kompleks golgi yaitu organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Badan golgi bisa ditemukan di semua sel eukariotik dan ada pada fungsi ekskresi, seperti ginjal. Badan golgi memiliki bentuk kantong pipih berukuran kecil hingga besar yang terikat oleh membran. Setiap sel hewan mempunyai .