Langkah dan tahap metode ilmiah kimia

Pengertian metode ilmiah adalah proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis, berikut ini adalah langkah atau tahapan dalam metode ilmiah kimia. Semoga saja ulasan tentang tahapan dan langkah metode ilmiah kimia ini bermanfaat banyak.

langkah dan tahapan metode ilmiah kimia adalah:

  • Observasi (melakukan pengamatan), adalah kegiatan yang menggambarkan pengumpulan informasi yang didata diklasifikasikan masalah-masalahnya, dan dirumuskan menjadi rumusan masalah yang dapat diperkirakan pemecahannya pengamatan dapat dilakukan secara kualitatif maupun kuantitatif (pengukuran)
  • Mencari pola berdasarkan pengamatan, Pola dari hasil pengamatan akan melahirkan rumusan yang disebut hukum alam. Hukum alam adalah hukum yang mengatur alam semesta, yaitu suatu pernyataan yang mengungkapkan perilaku umum sesuatu objek atau gejala yang diamati
  • Perumusan teori, Teori atau model terdiri dari sejumlah asumsi yang dijadikan sebagai pijakan untuk menerangkan prilaku materi yang diamati
  • Pengujian teori, model atau teori yang dikembangkan belum tentu sempurna sesuai dengan keadaan alamiahnya sehingga teori atau model dalam ilmu pengetahuan alam selalu dikoreksi dan dikaji secara berkeseimbangan.

Contoh senyawa terpen

Yang dimaksud dengan Senyawa terpen adalah senyawa yang molekulnya dapat dianggap terdiri atas molekul isoprena (2-metilbutadiena), di bawah ini adalah contoh senyawa tarpen. Semoga saja ulasan tentang contoh senyawa tarpen ini bermanfaat banyak.

7 contoh senyawa terpen adalah:

  1. karoten
  2. skualen.
  3. sitral
  4. pinen
  5. geraniol
  6. kamper
  7. sitronelal

Sebutkan 8 jenis Terpen!

  1. Tetraterpen mengandung delapan unit isopren dan mempunyai rumus molekul C40H64. Tetraterpen yang penting secara biologis meliputi likopen asiklik, gamma-karoten monosiklik, dan alfa- dan beta-lkaroten bisiklik.
  2. Politerpen terdiri dari banyak unit isopren rantai panjang. Karet alam terdiri dari poliisopren dalam mana ikatan rangkap-duanya adalah cis.  Beberapa tanaman menghasilkan suatu poliisopren dengan ikatan-rangkap-dua trans, dikenal sebagai gutta-percha.
  3. Hemiterpen terdiri dari unit isoterpen tunggal. Isopren itu sendiri hanya dianggap hemiterpen, tetapi turunannya mengandung oksigen, seperti halnya prenol dan asam isovalerat.
  4. Monoterpen terdiri dari dua unit isopren dan mempunyai rumus molekul C10H16. Contoh-contoh dari monoterpen ialah Geraniol, Limonen, dan Terpineol.
  5. Seskuiterpen terdiri dari tiga unit isopren dan mempunyai rumus molekul C15H24. Beberapa contoh dari seskuiterpen ialah Farnesen, Farnesol. (Awalan seskui- berarti satu dan setengah.)
  6. Diterpen terdiri dari empat unit isopren dan mempunyai rumus molekul C20H32. Diterpen berasal dari geranil-geranil pirofosfat. Contoh-contoh dari diterpen adalah Cafestol, Kahweol, Cembran dan Taksadien (prekursor dari taksol). Diterpen juga membentuk dasar bagi senyawa-senyawa penting secara secara biologi seperti halnya Retinol, Retinal, dan Fitol. Senyawa-senyawa ini diketahui  merupakan anti-mikroba dan anti-radang.
  7. Sesterterpen, terpen yang mempunyai 25 unit karbon dan lima unit isopren, adalah relatif jarang pada ukuran yang lain. (Awalan sester- berarti setengah sampai tiga, yaitu dua dan setengah.) Satu contoh dari sebuah Sesterterpen ialah Geranilfarnesol.
  8. Triterpen terdiri dari enam unit isopren dan mem-punyai rumus molekul C30H48. Triterpen skualen yang linier, konstituen utama dari minyak hati ikan hiu, berasal dari dua molekul pasangan reduktif dari Farnesil pirofosfat. Skualen kemudian diproses secara biosintetik untuk menghasilkan Lanosterol atau Sikloartenol, prekursor-prekursor struktural bagi semua steroid.

Apa pengertian dari senyawa terpen?

Terpen merupakan komponen utama resin, dan terpentin dihasilkan dari resin. Nama „terpen“ itu sendiri berasal dari kata „turpentin“. Selain itu, peranan mereka sebagai produk-akhir pada organisme umumnya, terpen merupakan balok bangunan biosintetik utama dalam hampir setiap ciptaan makhluk hidup. Steroid, misalnya merupakan turunan dari triterpen skualen.

Bila terpen diubah secara kimiawi, seperti melalui oksidasi atau penataan-ulang kerangka karbon, yang menghasilkan senyawa-senyawa yang secara umum disebut sebagai terpenoid. Beberapa penulis menggunakan istilah terpen yang meliputi seluruh terpenoid. Terpenoid juga dikenal sebagai isoprenoid.

Terpen dan terpenoid merupakan konstituen utama dari minyak esensial dari banyak tipe tanaman dan bunga. Minyak esensial ini digunakan secara luas sebagai aditif penyedapa rasa alami untuk makanan, sebagai pengharum dalam wewangian, dan dalam obat tradisional dan alternatif seperti aromateripi.

Terpen sintetik yang beraneka-ragam dan turunan terpen dan terpenoid alami juga sangat banyak keragaman aroma yang digunakan sebagai parfum dan penyedap, sebagai aditif makanan. Vitamin A adalah salah satu contoh dari suatu terpen.

Terpen yang dilepaskan oleh pepohonan dengan lebih aktif yang kemudian dihangatkan oleh cuaca, berfungsi sebagai bentuk pembenihan awan alami. Awan mencerminkan cahaya matahari, yang memungkinkan hutan mengatur suhunya sendiri.

Aroma dan citarasa sangat diinginkan pada beberapa bir, itu berasal dari terpen. Dari terpen pula menciptakan mirsen, beta-pinen, beta-kariofilen, dan alfa-humulen dijumpai dalam jumlah terbesar.

Contoh senyawa/oksida amfoter

Oksida amfoter adalah suatu oksida logam atau oksida non logam yang dapat bersifat baik sebagai oksida basa maupun oksida asam, berikut ini adalah 11 contoh senyawa/oksida amfoter. Semoga saja ulasan tentang contoh senyawa atau oksida amfoter ini bermanfaat banyak.

Contoh senyawa atau oksida amfoter:

  1. Al(OH)3
  2. ZnO
  3. PbO
  4. SnO
  5. SnO­2
  6. Al2O3
  7. Cr2O3
  8. As2O­3
  9. As2O5
  10. Sb2O3
  11. Sb2O5

Amfoter adalah merujuk kepada zat yang dapat bereaksi sebagai asam atau basa. Hal ini dapat terjadi karena suatu zat memiliki dua gugus asam dan basa sekaligus atau karena zat tersebut memang mempunyai kemampuan seperti itu.

Zat amfoter yang umum adalah asam amino, protein, dan air. Beberapa logam, seperti seng, timah, aluminium, dan berilium, juga dapat membentuk oksida amfoterik.

Contoh bilangan koordinasi

Hai kawan-kawan, admin akan mencoba memberikan beberapa contoh bilangan koordinasi. Semoga saja ulasan tentang contoh bilangan koordinasi ini memberikan m.anfaat banyak

Yang dimaksud dengan Bilangan Koordinasi adalah banyaknya ligan yang diikat oleh ion pusat (ion logam). Ion pusat merupakan akseptor (penerima) pasangan elektron bebas.

Contoh bilangan koordinasi adalah:

Pada ion Ag(NH3)2mempunyai bilangan koordinasi 2 dengan ion pusat (ion logam): Ag dan ligannya adalah NH3.

Ligan adalah ion atau molekul  pemberi pasangan elektron. Bilangan koordinasi adalah banyaknya ligan yang diikat oleh ion pusat (ion logam). Ion pusat merupakan akseptor (penerima) pasangan elektron bebas.

Senyawa koordinasi disebut juga dengan senyawa komplek. Senyawa koordinasi adalah senyawa yang mengandung satu atau lebih ion kompleks dengan sejumlah kecil molekul atau ion di seputar atom atau ion logam pusat, biasanya dari logam golongna transisi.

Senyawa koordinasi berperan sebagai katalis. Sifat-sifat logam pusat seperti muatan, tingkatan oksidasi, konfigurasi elektron dan geometri akan memberikan pengaruh pada reaktifitas senyawa kompleks tersebut.

Katalis senyawa kompleks logam transisi dengan rumus umum [M(L)n]x[A]y dimana M adalah ion logam pusat, L adalah ligan lemah dan A adalah anion lawan berdaya koordinasi lemah atau sama sekali non koordinasi, beberapa diantaranya telah diaplikasikan sebagai katalis dalam reaksi kimia organik.

Bagaimana cara menentukan bilangan koordinasi?

Cara untuk menentukan bilangan koordinasi tidak sama untuk molekul dan kristal. Untuk molekul dan ion poliatomik, bilangan koordinasi suatu atom ditentukan cukup dengan menghitung jumlah atom yang terikat dengan atom pusat (oleh ikatan tunggal atau ganda). Contohnya, di dalam kompleks [Cr(NH3)2Cl2Br2], Cr3+ adalah kation pusatnya dan memiliki bilangan koordinasi sebesar 6.

Namun, kristal dengan struktur padat memiliki ikatan yang lebih sult didefinisikan, dan dalam kasus ini jumlah atom tetangga-lah yang digunakan. Metode yang paling sederhana adalah metode yang digunakan di dalam ilmu material. Bilangan koordinasi suatu struktur dalam hal ini mengacu kepada jumlah tetangga suatu atom di dalam kisi kristal.

Manfaat dan kegunaan unsur karbon

Unsur karbon memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dan kegunaan unsur karbon untuk manusia.

Manfaat dan kegunaan unsur karbon adalah:

  1. Jelaga hitam karbon digunakan untuk membentuk inti dari sebagian besar sel baterai kering.
  2. Grafit digunakan sebagai pelumas
  3. Diamond /intan digunakan untuk perhiasan.
  4. Jelaga hitam karbon digunakan untuk membuat tinta, cat dan produk karet.
  5. Grafit dalam bentuk  kokas digunakan dalam jumlah besar pada produksi baja.
  6. Isotop radioaktif Carbon-14  digunakan untuk mencari usia fosil melalui proses penanggalan radiokarbon
  7. Sebuah karbon putih  mampu menahan tekanan besar dan memiliki sifat magnetik dan superkonduktif.
  8. Unsur Karbon penyusun senyawa organik yang bermanfaat bagi manusia.

Apa itu unsur karbon?

Karbon (C) adalah unsur keenam paling berlimpah di alam semesta, Unsur ini diketahui memiliki berbagai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Karbon terdapat dalam grup 14 dari tabel periodik dan memiliki nomor atom 6.

6 manfaat dan peran karbon dalam tubuh manusia

  1. Karbon bertindak sebagai makronutrien bagi tubuh dalam bentuk karbohidrat. Untuk diketahui, setiap bagian tubuh manusia terdiri dan memerlukan sejumlah besar unsur ini.
  2. Semua kegiatan metabolisme yang berlangsung dalam tubuh melibatkan karbon sebagai komponen dasar. Sebagai contoh, hormon dan enzim mengandung karbon.
  3. Arang aktif digunakan dalam pengobatan untuk menyerap berbagai racun atau gas yang diproduksi dalam tubuh manusia.
  4. Karbon berperan utama dalam banyak proses kehidupan yang kompleks dan penting. Karbon dalam tubuh berikatan dengan banyak atom lain sehingga membuat tubuh berfungsi serta membantu pertumbuhan. Sekitar 18% tubuh manusia terdiri dari karbon.
  5. Unsur ini merupakan dasar dari protein, lemak, dan asam nukleat dalam tubuh manusia. Ini berarti karbon memainkan peran penting dalam fisiologi tubuh manusia.
  6. Karbon dioksida yang kita keluarkan pada saat respirasi mengandung karbon. Kadar tidak normal karbon dioksida dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga tingkat normal karbon dioksida dalam tubuh.