Fungsi Dari Sentrosom

Yang dimaksud dengan Sentrosom adalah sesuatu yang merujuk kepada oOrganel sel yang berfungsi aktif pada pembelahan sel dan hanya terdapat pada sel hewan. Sentrosom adalah wilayah yang terdiri dari dua sentriol sepasang sentriol yang terjadi ketika pembelahan sel, di mana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah.

Fungsi Sentrosom adalah:

  • Sentrosom mempunyai peranan yang sangat penting untuk proses inisiasi sitokinesis atau pemisahan sel induk menjadi dua, dalam hal ini apabila tidak adanya peran sentrosom maka sitokenesis tidak akan dapat memulai proses mitosis.
  • Pada sentrosom merupakan suatu pusat reproduksi bagi mikrotubulus dan juga strutur filamen yang tipis di dalam sel. Dimana mikrotubulus sendiri ialah merupakan bagian dari organel yang terdapat di dalam sitoplasma dengan membentuk sebuah silinder yang panjang dan juga berongga dengan panjang yang sangat beragam.
  • Sentrosom juga akan membantu dalam mengatur lilia primer yangada pada sel epitel di bagian ginjal, kemudian pada lapiasan perut, penciuman, serta pada sel batang yang terdapat pada mata.

Jelaskan Struktur Sentrosom!

Bentuk dari sentrosom sendiri yaitu sebuah struktur yang yang didalamnya terkandung sentriol, yang dapat membuat mikrotubulus muncul dan kerap di fungsikan sebagai gelendong mitosis.

Selama interfase berlangsung yaitu pada suatu periode di mana sel yang sudah tidak aktif akan membelah, dan dari masing-masing sel terkandung di dalamnya satu sentrosom yang meliputi sepasang sentriol.

Maka dari tiap-tiap sentriol ini penyusunannya terdiri atas sembilan triplet mikrotubulus dalam pengaturan silindris, dalam istilah lain, dari satu sentriol dapat mencakup hingga mencapai 27 mikrotubulus yang berjalan dari ujung ke ujung.

Kemudian dari kedua sentriol tersebut akan berorientasi pada sudut yang tepat antara satu sama lainnya.

Dimanakah Letak Sentrosom?

Pada umumnya keberadaan sentrosom ini terletak di sebelah inti sel dan menempel padanya. Di dalam Sentrosom terkandung sepasang organel yang disebut sentriol. dari kedua sentriol tersebut terletak tegak lurus satu sama lain.

Dari masing-masing sentriol terdiri dari sembilan kelompok tiga mikrotubulus yang menjadi menyatu, dan disusun dalam formasi cincin.

Mikrotubulus juga ialah merupakan sebuah struktur silinder yang terlibat dalam banyak proses seluler dan juga terhadap gerakan dan transportasi dalam sel. Pada sentrosom ini dapat membantu serta mengatur mitosis, yakni proses dimana satu sel memisahkan menjadi dua salinan identik dari aslinya.

Jelaskan hubungan Sentrosom dan Pembelahan Sel!

Fungsi terhadap sentral dari centrosome dan centriol pada dasarnya didukung oleh mitosis selama proses pembelahan sel. Selama proses pembelahan sel mitosis, itu juga dikenal sebagai karyokinesis, di mana dalam sebuah jumlah sel kromosom yakni dapat dipertahankan.

Ini berarti bahwa jumlah sel kromosom di setiap sel anak atau sel yang terbentuk dari pembelahan sel induk sama dengan sel induk atau sel induk yang membelah terhadap sel anak.

Pembelahan sel ini terjadi terhadap semua jaringan pada sebuah sel-sel tubuh, dengan pengecualian sel-sel sistem reproduksi, yang hanya menghasilkan meiosis. Ketika mitosis mengarah ke sel diploid, meiosis terjadi dalam dua proses yang mengarah pada pembentukan sel gamel haploid.

Apa Perbedaan antara Gliserol dan Asam Lemak

Gliserol adalah yang dapat mengatasi konstipasi dan bekerja dengan menarik air menuju usus sehingga dapat membuat tinja lebih lunak. Sedangkan dalam bentuk sirup berfungsi untuk mengobati batuk, dan sediaan topikal untuk mengobati pruritus, kulit kering, kulit kasar, kulit bersisik, dan kulit iritasi.

Senyawa kimia murni disebut Gliserol, yang menunjukkan bahwa itu adalah alkohol. Gliserin mudah menyerap air dari udara sekitarnya, berarti gliserin bersifat higroskopis. Jika ada gliserin dibiarkan di tempat terbuka, gliserin tersebut akan menyerap air dari udara sekitarnya hingga cairan tersebut mengandung air.

Pengertian Gliserol

Gliserol adalah sebuah komponen utama dari semua lemak dan minyak, dalam bentuk ester yang disebut gliserida. Molekul trigliserida terdiri dari satu molekul gliserol dikombinasikan dengan tiga molekul asam lemak. Gliserol ditemukan untuk memiliki berbagai macam kegunaan dalam pembuatan berbagai produk dalam negeri, industri, dan farmasi. Saat .

Gliserol bahasa Inggris glycerol, glycerin, glycerine adalah senyawa gliserida yang paling sederhana, dengan hidroksil yang bersifat hidrofilik dan higroskopik.

Manfaat Gliserol

Gliserol atau gliserin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi konstipasi atau kesulitan buang air besar secara sementara. Obat ini diberikan melalui anus dan bekerja dengan menarik air ke dalam usus besar, sehingga menimbulkan rangsangan buang air besar

Fungsi Lemak

Lemak memiliki banyak fungsi, beberapa fungsi penting lemak bagi tubuh antara lain adalah sebagai berikut Menjadi cadangan energi dalam bentuk sel lemak. Apabila lemak yang kita konsumsi berlebihan, maka lemak tersebut akan disimpan di berbagai tempat contohnya di lapisan bawah kulit untuk dijadikan cadangan energi.

Apa itu asam lemak

Asam lemak adalah asam karboksilat yang memiliki rantai alifatik panjang, apakah jenuh atau tidak jenuh. Hampir semua asam lemak alami memiliki rantai bercabang dengan jumlah yang lebih dari atom karbon, biasanya diturunkan dalam kisaran 4-28 Asam lemak dari trigliserida atau fosfolipid.

Asam lemak adalah sumber energi yang penting gizi untuk hewan di sana ketika dimetabolisme, mereka menghasilkan sejumlah besar ATP. Banyak jenis sel, glukosa atau asam lemak yang digunakan untuk tujuan ini.

Asam lemak rantai panjang tidak dapat melintasi penghalang darah-otak (bahasa Inggris: penghalang darah-otak, BBB) dan karena itu tidak dapat digunakan sebagai bahan bakar oleh sel-sel dari sistem saraf pusat; Namun, rantai pendek asam lemak bebas dan lemak rantai asam adalah mampu melintasi BBB, selain glukosa dan badan keton.

Perbedaan asam lemak jenuh dan tak jenuh

Bila asam lemak jenuh memiliki sifat non essensial, lalu dapat disintesis oleh tubuh, padat pada suhu kamar, diperoleh dari sumber zat hewani. Sedangkan asam lemak tidak jenuh memiliki sifat essensial, tidak dapat diproduksi tubuh, cair pada suhu kamar, diperoleh dari sumber zat nabati.

Jelaskan Perbedaan gliserol dan asam lemak

Sebuah molekul lemak terdiri dari dua komponen utama terdiri, yaitu gliserol dan asam lemak. Gliserol adalah alkohol tiga karbon, lima hidrogen, dan tiga kelompok hidroksil (OH). asam lemak rantai panjang memiliki hidrokarbon terikat dengan gugus karboksil dan mungkin 4-36 karbon; kebanyakan dari mereka, bagaimanapun, hanya 12-18.

Dalam molekul lemak, asam lemak untuk setiap molekul gliserol dengan Esterbindungen melalui atom oksigen terikat tiga karbon. dilepaskan selama pembentukan Esterbindungen, tiga molekul. Karena lemak terdiri dari tiga asam lemak dan gliserol, mereka juga disebut trigliserida atau trigliserida.

Apa Fungsi asam lemak jenuh dan tak jenuh untuk tubuh?

Lemak membantu tubuh menyerap vitamin A, D dan E. Jenis-jenis vitamin ini adalah vitamin yang larut dalam lemak. Ini berarti bahwa vitamin ini hanya dapat diserap oleh tubuh ketika tidak ada lemak.

Terpakai lemak untuk energi dihasilkan oleh sel-sel tubuh diubah menjadi lemak tubuh. Juga dengan karbohidrat.

Semua jenis lemak penghasil energi tinggi. 1 gram lemak, baik lemak jenuh dan tak jenuh asam untuk memberikan 9 kilokalori atau 37 kilojoule energi.

Jenis lemak ini paling sering ditemukan dalam makanan sehari-hari kita jenuh dan lemak tak jenuh. baik sebagian besar lemak dan minyak dalam proporsi yang berbeda.

Contoh makanan yang mengandung lemak jenuh

  • daging ayam dan dagins sapi
  • Beberapa minyak nabati, seperti minyak sawit dan minyak kelapa.
  • Produk-produk susu, seperti keju, susu, dan mentega.
  • Daging olahan, seperti sosis, bacon, kornet.
  • Camilan dalam kemasan, seperti biskuit, kukis, dan cokelat.

Pengertian lemak tak jenuh

Lemak tak jenuh adalah asam lemak yang baik untuk tubuh. Jenis lemak yang juga dikenal dengan istilah unsaturated fat ini lebih sehat dari lemak jenuh dan banyak ditemukan pada sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan juga beberapa jenis ikan. Lemak ini dapat ditemukan dalam bentuk cair seperti minyak zaitun, minyak kacang, dan minyak jagung. Minyak ini menjadi rekomendasi para ahli karena khasiatnya yang baik untuk jantung dan juga bagian tubuh lainnya.

Apakah Fungsi Dari Sel Sertoli Dan Sel Leydig Pada Proses Spermatogenesis

Fungsi Sel Sertoli pada Spermatogenesis Dalam organisme yang paling diploid, gamet jantan dan betina melebur untuk membentuk genetik unik, individu bersel tunggal yang disebut zigot. Zigot ini dapat membagi dan membedakan menimbulkan individu baru.

Apa fungsi utama sel sertoli?

Sel Sertoli Fungsi utama yaitu memberikan nutrisi terhadap perkembangan sperma melalui tahap yang disebut spermatogenesis, bertindak sebagai phagocytosis dengan memakan sisa sisa dari sitoplasma selama proses spermatogenesis.

Fungsi Sel Setroli Sel Sertoli adalah sel somatik dari testis yang penting untuk pembentukan testis dan spermatogenesis. Sel Sertoli memfasilitasi perkembangan sel germinal untuk spermatozoa melalui kontak langsung dan dengan mengendalikan lingkungan dalam tubulus seminiferus.

proses pembentukan sperma (Spermatogenesis)

Proses Pembentukan Sperma (Spermatogenesis)

Spermatogenesis adalah proses pembentukan spermatozoa pada sel spermatogonia melalui tahap mitosis dan meiosis. Sel tersebut terdapat pada dinding tubulus seminiferus yang terdapat pada testis. Selain sel spermatogonia, pada tubulus seminiferus juga terhadap sel sertoli dan sel leydig. Fungsi sel sertoli adalah untuk memberi makan spermatozoa .

Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma yang terjadi di epitelum Fungsi dari muco polysaccharide yang terikat pada molekul protein dalam metabolisme sperma tidak diketahui. . Plasmogen atau lemak aldehydrogen yang terdapat di bagian leher, badan dan ekor dari sperma, merupakan bahan yang dipergunakan oleh sperma itu untuk respirasi endogen.

Apa itu Spermatogenesis?

Spermatogenesis adalah proses pembentukan dan pematangan spermatozoa (sel benih pria). Spermatogenesis dimulai dengan pertumbuhan spermatogonium menjadi sel yang lebih besar disebut spermatosit primer.

Sel-sel ini membelah secara mitosis menjadi dua spermatosit sekunder yang sama besar, kemudian mengalami pembelahan meiosis menjadi empat spermatid yang sama besar. Spermatid adalah sebuah sel bundar dengan sejumlah besar protoplasma dan merupakan gamet dewasa dengan sejumlah kromosom haploid. Proses ini berlangsung dalam testis (buah zakar) dan lamanya sekitar 72 hari. Proses spermatogenesis sangat bergantung pada mekanisme hormonal tubuh.

Spermatozoa ( sperma) yang normal memiliki kepala dan ekor, di mana kepala mengandung materi genetik DNA, dan ekor yang merupakan alat pergerakan sperma. Sperma yang matang memiliki kepala dengan bentuk lonjong dan datar serta memiliki ekor bergelombang yang berguna mendorong sperma memasuki air mani.

Kepala sperma mengandung inti yang memiliki kromosom dan juga memiliki struktur yang disebut akrosom. Akrosom mampu menembus lapisan jelly yang mengelilingi telur dan membuahinya bila perlu. Sperma diproduksi oleh organ yang bernama testis dalam kantung zakar. Hal ini menyebabkan testis terasa lebih dingin dibandingkan anggota tubuh lainnya. Pembentukan sperma berjalan lambat pada suhu normal, tapi terus-menerus terjadi pada suhu yang lebih rendah dalam kantung zakar.

Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. Selain itu juga terdapat sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang terdapat di antara tubulus seminiferus. Sel Leydig berfungsi menghasilkan testosteron.

Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. Spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. Spermatid berdeferensiasi menjadi spermatozoa masak.

Bila spermatogenesis sudah selesai, maka ABP (Androgen Binding Protein) testosteron tidak diperlukan lagi, sel Sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hiposis agar menghentikan sekresi FSH dan LH.

Kemudian spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar Cowper. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Pada waktu ejakulasi, seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 – 400 juta sel spermatozoa. Pada laki-laki, spermatogenesis terjadi seumur hidup dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat.

Pada akhir proses, terjadi pertumbuhan dan perkembangan atau diferensiasi yang rumit, tetapi bukan pembelahan sel, yaitu mengubah spermatid menjadi sperma yang fungsional. Nukleus mengecil dan menjadi kepala sperma, sedangkan sebagian besar sitoplasma dibuang. Sperma ini mengandung enzim yang memegang peranan dalam menembus membran sel telur.

Spermatogenesis terjadi secara diklik di semua bagian tubulus seminiferus. Di setiap satu bagian tubulus, berbagai tahapan tersebut berlangsung secara berurutan. Pada bagian tubulus yang berdekatan, sel cenderung berada dalam satu tahapan lebih maju atau lebih dini. Pada manusia, perkembangan spermatogonium menjadi sperma matang membutuhkan waktu 16 hari. Spermatogenesis dipengaruhi oleh hormon gonadotropin, Follicle Stimulating Hormone (FSH), Luteinizing hormone (LH), dan hormon testosteron.

Sperma diproduksi oleh tubulus seminiferus. Hal yang mengagumkan dari kerja tubulus seminiferus ini adalah mampu memproduksi sperma setiap hari sekitar 100 juta spermatozoa. Jumlah yang normal spermatozoa berkisar antara 35 – 200 juta, tetapi mungkin pada seseorang hanya memproduksi kurang dari 20 juta, maka orang tersebut dapat dikatakan kurang subur. B

iasanya faktor usia sangat berpengaruh terhadap produksi sperma. Seorang laki-laki yang berusia lebih dari 55 tahun produksi spermanya berangsur-angsur menurun. Pada usia di atas 90 tahun, seseorang akan kehilangan tingkat kesuburan.

Selain usia, faktor lain yang mengurangi kesuburan adalah frekuensi melakukan hubungan kelamin. Seseorang yang sering melakukan hubungan kelamin akan berkurang kesuburannya. Hal ini disebabkan karena sperma belum sempat dewasa sehingga tidak dapat membuahi sel telur. Berkebalikan dengan hal itu, apabila sperma tidak pernah dikeluarkan maka spermatozoa yang telah tua akan mati lalu diserap oleh tubuh.

Urutan Proses spermatogenesis

  • Spermatogonium
  • Spermatosit primer
  • Spermatosit sekunder
  • Spermatid
  • Spermatozoa