Perbedaan ekosistem darat dan air

6 perbedaan ekosistem darat dan air adalah:

  • Organisme air jarang terkena kekeringan sementara organisme terestrial sering terkena kekeringan dan biasanya relatif tahan terhadap kekeringan,
  • Oksigen kadang-kadang merupakan faktor pembatas sebuah habitat perairan tapi ini jarang terjadi di habitat darat
  • Karena lingkungan perairan yang begitu kaya nutrisi mereka lebih mendukung kehidupan daripada ekosistem darat.
  • Lingkungan perairan jauh lebih stabil daripada lingkungan darat, dengan fluktuasi kecil di suhu dan variabel lainnya.
  • Cahaya dapat menjadi faktor pembatas dalam beberapa habitat perairan, tetapi dalam banyak lingkungan darat hampir tidak pernah ada kekurangan cahaya
  • Hewan darat dipengaruhi jauh lebih oleh gravitasi, sementara air mendukung organisme air.

Apa itu ekosistem darat?

Ekosistem darat adalah ekosistem (yakni interaksi antara makhluk hidup dan juga lingkungannya) yang berada di wilayah daratan. Sehingga ekosistem darat ini merupakan kehidupan makhluk hidup dan lingkungannya yang ada di wilayah daratan.

Ekosistem darat adalah ekosistem yang terbentuk karena interaksi antara organisme hidup dengan benda yang tidak hidup di daratan. Contoh ekosistem darat: bioma hutan gugur, bioma sabana, bioma tundra, dll. Komponen tidak hidup contohnya: udara, sinar matahari, iklim, tanah.

Produsen utama pada ekosistem darat adalah tumbuhan berklorofil. Tumbuhan berklorofil adalah tumbahan yang memiliki klorofil guna melakukan fotosintesis, hasil dari fotosintesis tersebut akan digunakan sebagai makanan. Contoh produsen utama ekosistem darat: padi, rumput, manga, jeruk, dll.

Contoh rantai makanan pada ekosistem darat: pada sawah, padi disebut sebagai produsen pertama, produsen pertama kemudian dimakan oleh tikus, saat tikus mati akan terjadi proses penguraian oleh bakteri.

Ciri-ciri ekosistem darat adalah:

  1. Ekosistem yang memiliki lingkungan fisik berupa daratan. Lingkungan fisik dari ekosistem daratan memang ada di wilayah daratan, namun bukan berarti tidak ada perairan sama sekali. Di ekosistem daratan pun kita juga bisa menemukan perairan, namun yang disoroti secara umum adalah wilayah daratannya, sedangkan perairan hanya sebagai tambahan saja.
  2. Memiliki tipe struktur vegetasi dominan dalam skala luas. Ekosistem daratan merupakan gambaran interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya secara umum. Sehingga ekosistem daratan tidak hanya mencakup wilayah yang sempit saja, namun meliputi wilayah yang luas. Maka dari itulah ekosistem daratan ini juga dikenal sebagai bioma.
  3. Jenis tumbuhan dan juga hewan beradaptasi pada lingkungan atau wilayah daratan. Karena ekosistem darat, maka dari itulah binatang dan tumbuhan atau flora dan fauna juga beradaptasinya dalam wilayah daratan. Hal ini karena daratan menjadi habitat dari flora dan fauna tersebut. Oleh karena ekosistem daratan ini terdiri dari beberpa jenis dan setiap jenis mempunyai karakteristiknya masing- masing, maka dari itulah setiap jenis ekosistem daratan ini mempunyai flora dan fauna yang khas dari masing- masing.

3 jenis ekosistem darat adalah:

  1. Hutan Tropis, adalah terdapat di daerah Asia Tenggara, Lembah Amazon, dan Amerika Selatan. Hal ini karena daerah tersebut tepat berada pada garis katulistiwa.
  2. Padang Rumput, adalah bisa ditemukan pada daerah tropis yang beriklim sedang. Padang rumput dapat ditemukan di Amerika Selatan, Australia, Hungaria, dan Rusia Selatan. Untuk di Negara kita Indonesia, padang rumput bisa ditemukan di Nusa Tenggara. Jenis hewan yang hidup di daerah padang rumput biasanya seperti singa, kijang, burung, reptil, dan kanguru.
  3. Savana, adalah padang rumput yang berada diantara pepohonan atau dikelilingi oleh pepohonan. Savana juga bisa ditemukan di daerah tropis seperti Aprika, Kenya, dan Australia Barat dan untuk di Indonesia, kita bisa menemukannya di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Ekosistem Darat

Manfaat Ekosistem Darat

1. Sebagai tempat hidup atau habitat beragam makhluk hidup

Ekosistem daratan yang berupa bioma ini merupakan suatu tempat yang bermanfaat sebagai rumah dari berbagai jenis tumbuhnan maupun hewan atau flora atau fauna yang berada di wilayah bioma tersebut. Di tempat inilah tumbuhan dan binatang tersebut menjalani kehidupan, siklus hidup maupun rantai makanan yang mereka punyai. Karena bioma inilah flora dan fauna tersebut dapat lestari dan menjadi kekayaan alam.

2. Mencerminakan bahwa kehidupan darat itu ada

Ekosistem yang merupakan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya ini merupakan suatu pertanda bahwasannya kehidupan di Bumi, khususnya kehidupan di daratan itu ada. Ekosistem ini merupakan hubungan yang saling terkait antara satu sama lain dari berbagai komponen. Hal ini juga mengindikasikan bahwasannya setiap makhluk hidup saling membutuhkan satu sama lainnya.

3. Sebagai sarana edukasi

Ekosistem darat juga mempunyai fungsi sebagai saraa edukasi tentang ketergantungan makhluk hidup terhadap lingkungannya. Bioma- bioma yang merupakan bentuk ekosistem darat bisa dijadikan sebagai objek penelitian sehingga manusia bisa meneliti tentang seperapa besar pengaruh lingkungan terhadap makhluk hidup dan juga komponen mana saja kan yang paling mempengaruhi bagi makhuk hidup.

Ekosistem Air

Apa itu ekosistem air?

Ekosistem air atau ekosistem akuatik adalah salah satu ekosistem besar yang ada di bumi. Ekosistem ini sebagian besar terdiri dari air. Selain itu ekosistem ini juga di pengaruhi oleh cahaya matahari yang masuk, temperatur udara, dan jumlah sedimen. Jumlah sedimen garam adalah yang paling membedakan antara ekosistem di dalam ekosistem air.

 

10 Contoh Evolusi di Alam

Yang dimaksud dengan Evolusi adalah perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya, berikut ini akan diberikan 10 contoh mengenai evolusi di alam. Semoga saja uraian mengenai 10 contoh evolusi di alam ini bermanfaat untuk kita semua.

Sebutkan 10 contoh Evolusi di Alam!

  1. Intoleransi laktosa pada manusia – Para ilmuwan mengatakan bahwa sembilan persen dari gen kita sedang menjalani evolusi pada saat ini. Ini akan menjadi gen dalam sistem kekebalan tubuh, persepsi sensorik, dan reproduksi seksual. Salah satu contoh seleksi alam adalah kenyataan bahwa manusia adalah satu-satunya spesies yang tidak menjadi toleran laktosa seperti yang kita dewasa.
  2. Guppy – Ketika variasi warna guppy liar telah disesuaikan, ditemukan bahwa tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi bagi mereka dengan varian yang tidak biasa. Jadi pilihan disukai pewarnaan langka.
  3. Burung Finch Darwin di Kepulauan Galapagos.
  4. Pestisida tahan Serangga – Setiap kali pestisida yang digunakan, serangga tertentu akan mengembangkan kekebalan untuk itu dan serangga akan mereproduksi. Hal ini terjadi sangat cepat, dalam beberapa generasi, karena panjang generasi serangga pendek.
  5. Interaksi antara Kepiting dan kerang – kerang biru di New England telah diamati penebalan kulit mereka ketika mereka melihat kepiting pantai Asia. Perilaku ini hanya terjadi di kerang dari daerah mana kepiting pantai Asia adalah endemik.
  6. Merak – betina selalu memilih jantan dengan bulu berwarna terang. Beberapa ribu tahun yang lalu, tidak semua jantan yang berwarna cerah, dan sekarang ini jarang.
  7. Rusa Mouse – Ini adalah biasanya berwarna gelap dan ditemukan hidup di hutan. Yang ditemukan di bukit-bukit pasir lebih terang, setelah berevolusi selama sekitar 8000 tahun.
  8. Pasukan Semut – semut ini memiliki sinyal kimia yang mengidentifikasi koloni mereka. Beberapa semut belajar untuk meniru sinyal ini dari koloni lain, sehingga mereka dapat menyerang koloni dan mengambil alih. Semut pekerja bahkan tidak akan menyadari telah terjadi invasi dan terus bekerja.
  9. Bakteri makan Nylon – Bakteri Pseudomonas memiliki enzim yang memungkinkan untuk makan nilon. Percobaan mengambil bakteri lainnya dan menempatkan mereka di mana satu-satunya makanan nilon. Setiap kali, bakteri berubah dan mampu mengkonsumsi nilon.
  10. Kadal – Sebuah percobaan mengambil predator alami dari lingkungan. Kadal besar berkembang karena mereka memiliki akses yang lebih baik untuk makanan, bukan karena predator alami telah dihapus.

 

Pengertian Hibrida Intergenerik

Pengertian hibrida intergenerik adalah sesuatu yang merujuk kepada persilangan antara tanaman dalam dua genus yang berbeda dalam keluarga yang sama. Mereka terkait erat cukup penyerbukan yang akan menghasilkan hibrida, meskipun benih hibrida ini biasanya steril.

Contoh Hibrida Intergenerik

Cemara Leyland ( Cupressocyparis leylandii) adalah hasil dari persimpangan saru Monterey (Cupressus macrocarpa) dengan cemara Nootka (Chamaecyparis nootkatensis).

Contoh aplikasi eugenetika

Eugenetika adalah sebagai pembawa sifat atau faktor sifat keturunan yang terdapat pada kromosom. Dalam kaitannya dengan ilmu pengetahuan, orang sering menyebut eugenetika sebagai Social Biology, yaitu studi tentang kemajuan manusia (peningkatan kualitas manusia) melalui pengertian-pengertian genetika.

Eugenetika adalah salah satu cabang ilmu genetika yang memusatkan perhatian pada pertanyaan: “Bagaimana menciptakan manusia yang memiliki ciri-ciri unggul tanpa cacat” atau dengan kata lain, menciptakan manusia super.

Eugenetika adalah ilmu yang mempelajari perbaikan keturunan lewat pembiakan selektif. Secara ilmu memang Eugenetika hadir pada abad 19 namun secara konsep, sudah lama hadir di dalam aneka ragam budaya, contohnya perkawinan sesama kasta di India untuk memelihara sistem kasta.

Kemudian suku-suku Amerika dan Afrika juga memilih mempelai perempuan berdasarkan fisik yang dianggap bagus oleh sang pria. Ini semua bertujuan agar anaknya mempunyai fisik yang juga bagus dan tidak cacat. Dan Eugenetika merupakan ilmu yang mempelajari genetika makhluk hidup dan tidak ada hubungannya dengan proses evolusi.

Apa itu eugenetika?

Konsep eugenetika mengarah pada sebuah pemikiran yang berpijak pada konsep evolusi dan genetika di mana menganggap suatu ras, suku, agama, atau kelompok tertentu lebih pantas unggul dan dihormati dibandingkan kelompok lainnya.

Sedangkan para pengangguran, orang-orang cacat, penjahat, idiot dianggap sebagai pembawa masalah dan harus dimusnahkan. Dalam teori eugenetika, faktor gen sangatlah penting, sakral dan menjadi penentu keunggulan suatu bangsa. Menurut mereka, orang cerdas akan melahirkan anak yang cerdas.

Bertitik tolak dari pemahaman konsep tentang eugenetika, maka Eugenetika meletakkan perhatiannya pada ‘perbaikan’ ras manusia dengan membuang orang-orang berpenyakit dan cacat serta memperbanyak individu sehat. Menurut teori eugenetika, ras manusia bisa diperbaiki dengan meniru cara bagaimana hewan berkualitas baik dihasilkan melalui perkawinan hewan yang sehat, sedangkan hewan cacat dan berpenyakit dimusnahkan

Contoh aplikasi eugenetika adalah:

  • Memahami hukum-hukum hereditas bagi generasi muda.
  • Menghindari perkawinan dengan keluarga dekat.
  • Tidak menikahkan orang-orang yang mengalami gangguan mental seperti idiot, imbisil, dan debil.
  • Dilakukan pemeriksaan kesehatan dan asal usul calon pasangan suami istri.
  • Memeriksa kesehatan fisik dan mental.

Pengertian dan Karakteristik Bakteriofag

Pengertian bakteriofag adalah virus yang menyerang bakteri, Bakteriofag ditemukan oleh Twort (1916) dan d’herlle (1917).

Bakteriofag sendiri ditemukan pada 1915 oleh ilmuwan Inggris bernama Frederick Twort, lalu seorang peneliti mikrobiologis dari Perancis yang bernama Felix d’Herelle menemukan sebuah virus yang berfungsi untuk membunuh virus atau bakteri penyebab penyakit Disentri tahun 1917. Kemudian dua nama tersebut menjadi pelopor ditemukannya virus bakteriofag.

Kinerja dari Bakteriofag sendiri seperti bakteri baik, yaitu melindungi organ tubuh kita dari ancaman virus atau bakteri jahat. Sejauh ini beberapa bakteriofag terdapat di lapisan selaput lendir organ pencernaan, pernafasan hingga reproduksi. Menurut penelitian, virus baik yang ada di bagian lendir tersebut adalah bagian dari sistem kekebalan alami tubuh yang melindungi dari bakteri penyakit.

Sumber dari bakteriofag untuk terapi diambil dari air, kotoran, udara, limbah dan bahkan cairan tubuh dari pasien yang terinfeksi. Virus yang terdapat disana kemudian diisolasi dari sumber-sumber ini, kemudian dimurnikan dan hasilnya digunakan untuk pengobatan. Lalu penggunaan bakteriofag sendiri dalam pengobatan sekarang mampu menarik minat tersendiri karena mampu sembuhkan infeksi yang kebal terhadap obat biasa.

Beberapa virus yang termasuk bakteriofag terbukti mampu membantu memerangi virus atau bakteri jahat yang menjadi penyebab penyakit. Salah satunya adalah Pegivirus C atau GBV-C yang diinfeksikan ke tubuh manusia tapi tak menimbulkan dampak apa-apa terhadap tubuh. Konon menurut penelitian, pengidap HIV ketika terinfeksi virus GBV-C mampu bertahan hidup lebih lama dibanding yang tidak terinfeksi.

Virus tersebut memperlambat perkembangan penyakit dengan memblokir reseptor inang yang diperlukan untuk masuknya virus ke dalam sel, dan mendorong pelepasan interferon dan sitokin pendeteksi virus (protein yang diproduksi oleh sel darah putih yang mengaktifkan peradangan dan pengangkatan sel atau patogen yang terinfeksi).

Dalam contoh lain, norovirus diperlihatkan untuk melindungi usus tikus ketika mereka diberi antibiotik. Bakteri pelindung usus yang terbunuh oleh antibiotik membuat tikus rentan terhadap infeksi usus. Tetapi dengan tidak adanya bakteri baik, norovirus ini mampu melindungi inang mereka.

Sekarang bakteriofag dikembangkan dengan rekayasa genetis yang mana masing-masing virus diuji kepada bakteri yang menjadi targetnya. Kemudian virus yang efektif dalam membunuh bakteri dimurnikan menjadi konsentrat yang kemudian disimpan sebagai stok bakteriofag.

Teknologi modern telah memungkinkan kita untuk lebih memahami tentang kompleksitas komunitas mikroba yang merupakan bagian dari tubuh manusia. Selain bakteri baik, kita sekarang tahu ada virus menguntungkan yang ada di usus, kulit dan bahkan darah lewat hadirnya bakteriofag.

Perbedaan Bakteriofag dengan virus

Perbedaan dengan virus ialah bahwa virus hidup dan berkembang biak dalam organisme yang multiseluler, sedangkan bakteriofag hidup dan berkembang biak dalam organisme yang uniseluler.

Jelaskan ciri dan karakteristik Bakteriofag!

Bakteriofag sama seperti virus pada umumnya yang dapat hidup luas di alam. Bentuknya juga hampir sama, yaitu terdiri atas sebuah inti asam nukleat yang dikelilingi olehselubung protein. Virus ini mempunyai ekor yang digunakan untuk melewatkan asam nukleatnya ketika menginokulasi sel inang.

Bakteriofag Kenyataannya virus ada di mana-mana, terbukti sering terjadi mewabahnya suatu penyakit yang tidak mengenal daerah tertentu. Dengan demikian, virus ini sama seperti virus pada umumnya yang dapat hidup luas di alam. Bentuknya juga hampir sama seperti virus, yaitu terdiri atas sebuah inti asam nukleat yang dikelilingi oleh selubung protein. Virus ini mempunyai ekor yang digunakan untuk melewatkan asam nukleatnya ketika menginokulasi sel inang.

6 ciri umum dan karakteristik bakteriofag adalah:

  1. Bakteriofag memiliki ukuran yang sangat kecil berkisar antara 0,05 mm – 0,2 nm saja, sehingga untuk melihatnya memerlukan alat bantuan seperti mikroskop.
  2. Memiliki bentuk yang bervariasi seperti bulat, bola, batang, berserabut, panjang, dan lain sebagainya.
  3. Tubuh bakteriofag tersusun atas selubung dan bahan inti. Bahan inti dapat berupa Ribonucleic acid (RNA) atau Deoxiri bonucleic acid (DNA).
  4. Bakteriofag tidak memiliki membrane dan organel-organel lainnya yang bertugas untuk kelangsungan hidup.
  5. Hanya dapat bereproduksi ketika berada didalam sel tubuh atau organisme lain.
  6. Dapat di kristalkan

Jelaskan Struktur Bakteriofag!

Bakteriofag adalah organisme kecil seperti virus yang menginfeksi bakteri. Mereka terdiri dari kapsul protein di sekitar gen RNA atau DNA.

Struktur bakteriofag dapat mencakup berbagai karakteristik untuk menginfeksi sel inang. Banyak bakteriofag memiliki pohon sentral dan aksesori mirip kaki. Fiksasi bagian ke bakteri, dan bahan genetik disuntikkan melalui pohon ke dalam sitoplasma sel inang, di mana ia melipat dan menyusun kembali keturunan.

bakteriofag

Anteseden pertama dari pendeteksiannya terjadi pada tahun 1913 dan itu adalah ahli bakteriologi kelahiran Inggris, Frederick William Twort, yang akan berbicara untuk pertama kalinya dari agen-agen ini yang mampu menginfeksi bakteri, namun, ia tidak dapat memastikannya secara pasti meskipun jika itu adalah mendekati kemungkinan virus.

Sementara itu, pada tahun 1917, Félix d’Herelle, seorang ahli mikrobiologi Kanada, memeriksa virus yang menyerang dan melepaskan parasit pada bakteri dan menamainya seperti yang kita sebut hari ini: bacteriophage.

Perlu disebutkan bahwa bakteriofag mampu menyebabkan apa yang dikenal sebagai siklus reproduksi virus atau siklus lisogenik dan sangat sedikit yang dapat menghasilkan kedua siklus pada saat yang sama.

Yang pertama terdiri dari fase-fase berikut: fiksasi, penetrasi, pengembangan, sintesis, perakitan dan rilis. Sementara di yang lain, virus menempel pada dinding bakteri dengan serangkaian proses penetrasi dan penahan dan akhirnya memperkenalkan asam nukleatnya di dalam bakteri.

Terapi fag telah digunakan sejak pertengahan abad terakhir untuk mengobati beberapa infeksi bakteri.

Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal yang sangat kecil yang memiliki berbagai bentuk. Mereka tidak memiliki inti atau organel membran di dalam dan mereka bergerak. Perlu dicatat bahwa bakteri adalah organisme tertua dan paling masif di planet ini dan dapat ditemukan hampir di mana-mana, hangat, dingin, air dingin, habitat air panas dan bahkan di luar angkasa itu sendiri.