Bagaimana Rumus-rumus Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit

Mempelajari rumus-rumus sifat koligatif larutan non elektrolit merupakan sebuah hal yang terkadang menjemukan. Untuk itu admin akan memberikan gambaran mengenai rumus Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit, agar kita semakin semangat mempelajarinya.

Apa itu sifat koligatif?

Sifat koligatif adalah merupakan sifat-sifat fisik larutan yang bergantung kepada konsentrasi partikel zat terlarut, akan tetapi tidak pada jenisnya. Larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang lebih besar dari pada larutan non elektrolit berkonsentrasi sama dikarenakan larutan elektrolit memiliki jumlah partikel terlarut yang lebih banyak.

Sifat koligatif tidak bergantung pada interaksi antara molekul pelarut dan zat terlarut, tetapi bergatung pada jumlah zat terlarut yang larut pada suatu larutan. Sifat koligatif terdiri dari penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmotik.

Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak tergantung pada macamnya zat terlarut tetapi semata-mata hanya ditentukan oleh banyaknya zat terlarut (konsentrasi zat terlarut).

Bagaimana Rumus Sifat Koligatif Larutan Non Elektrolit?

a. Penurunan Tekanan Uap Jenuh

keterangan ;

  • ΔP = penurunan tekanan uap jenuh
  • P° = tekanan uap pelarut murni
  • XA = fraksi mol zat pelarut
  • XB = fraksi mol pelarut

Pada setiap suhu, zat cair selalu mempunyai tekanan tertentu. Tekanan ini adalah tekanan uap jenuhnya pada suhu tertentu. Penambahan suatu zat ke dalam zat cair menyebabkan penurunan tekanan uapnya. Hal ini disebabkan karena zat terlarut itu mengurangi bagian atau fraksi dari pelarut, sehingga kecepatan penguapan berkurang.

b. Kenaikan Titik Didih

 

keterangan :

  • ΔTb =  kenaikan titik didih
  • Kb = ketetapan kenaikan titik didih
  • m = molalitas larutan

c. Penurunan Titik Beku

 

keterangan :

  • ΔTf = penurunan titik beku
  • Kf = tetapan penurunan titik beku
  • m = molalitas

d. Tekanan Osmosis

 

keterangan :

  • ∏ =  tekanan osmosis larutan
  • M = molaritas
  • R =  tetapan gas
  • T = suhu mutlak

Tekanan osmosis adalah tekanan yang diberikan pada larutan yang dapat menghentikan perpindahan molekul-molekul pelarut ke dalam larutan melalui membran semi permeabel (proses osmosis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *