Bagaimana bunyi hukum Coulomb

Bunyi Hukum Coulomb adalah:

Besarnya gaya tarik-menarik dan tolak-menolak oleh dua benda yang mempunyai muatan listrik sejenis akan berbanding lurus pada muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik pada kuadrat jarak pada dua benda tersebut.

Hukum Coulomb menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya.

Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi. Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut.

Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik.

Contoh soal Hukum Coulomb

Sebuah Baterai Rechargeable (Baterai isi ulang) diisi dengan arus listrik sebesar 0,5A selama 8 Jam, berapakah muatan listrik setelah waktu pengisian tersebut?

Jawaban:

I = 0,5A
t = 8 jam atau 28.800 detik
Q = ?

Q = I . t
Q = 0,5 . 28.800
Q = 14.400 Coulomb

Jadi Muatan listriknya adalah sebesar 14.400 Coulomb.

Bagaimana Rumus Hukum Coulomb?

Pertanyaan Charles Augustin de Coulomb kemudian dikenal dengan Hukum Coulomb dengan persamaan:
rumus hukum coulomb
Keterangan:
  • Fc = gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak dengan satuan Newton (N)
  • Q1 = besar muatan pertama dengan satuan Coulomb (C)
  • Q2 = besar muatan kedua dengan satuan Coulomb (C)
  • r = jarak antara 2 benda bermuatan dengan satuan meter (m)
  • k = konstanta pembanding besarnya 9 × 10 pangkat 9 Nm2/C2

Penerapan Hukum Coulomb dalam kehidupan sehari-hari

  • Halilintar, adalah terjadi saat belum terjadinya hujan. Dimana awan dalam keadaan netral dengan jumlah elektron dan proton yang relatif sama. Kemudian, disaat itu hujan turun dan terjadilah pergesekan diantara partikel diawan dengan udara yang menyebabkan awan bermuatan listrik statis. Lalu, ketika proses pelepasan dari muatan listrik dari awan dimulai maka menghasilkan bunga api listrik yang dikenal dengan nama halilintar.
  • Mesin Fotocopy Elektrostastik. Sebuah mesin fotocopy bekerja berdasarkan dari prinsip gaya tarik menarik antar muatan yang tidak sejenis. Dengan muatan positif yang diberikan pada silinder aluminium berlapiskan selenium, kemudian silinder di sinari dengan proyeksi gambar yang akan dicopy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *