Jelaskan Biomolekul Penyusun Makhluk Hidup

Yang dimaksud dengan biomolekul adalah setiap molekul  organik dalam sel hidup yang meliputi karbohidrat, protein, lemak dll. Setiap biomolekul penting untuk fungsi tubuh dan diproduksi dalam tubuh. Dan berikut ini merupakan uraian tentang biomolekul sebagai penyusun makhluk hidup dan untuk lebih jelasnya silahkan simak paparan di bawah ini! Bioteknologi mencakup berbagai aktifitas dengan cara memanfaatkan kemampuan dasar dari organisme hidup.

Seperti diketahui sel merupakan unit dasar organisme biologis. Organisme sel banyak tersusun oleh berbagai kelompok sel yang masing-masing mempunyai peranan dan tugas tertentu, dan masing-masing kelompok tersebut akan menyokong fungsi keseluruhan untuk hidupnya.

Dalam hal lain pada mikroba terdiri dari satu sel, maka masing-masing sel merupakan satu kesatuan yang terpisah, yang dapat melangsungkan semua fungsi yang diperlukan untuk tertap hidup.

Ciri organisme hidup adalah bagaimana mengorganisasi biomolekul untuk saling berinteraksi dan melakukan proses reaksi biokimia, yang pada intinya adalah berupa reaksi metabolism pembentuk senyawa (anabolisme) atau penguraian (katabolisme).

Bahan dasar metabolism tersebut bias diperoleh dari lingkungannya dalam bentuk nutrient yang selanjutnya akan diubah menjadi ribuan jenis bahan kimia yang berbeda, masing-masing dengan peranan biologis khusus.evolusi telah memberikan kemampuan mikroorganisme yang luar biasa dimanfaatkan untuk proses bioteknologi. Mikroba yang paling banyak digunakan untuk tujuan bioteknologi adalah bakteri, ganggang dan kapang.

Prinsip dasar biomolekul yaitu molekul yang terlibat dan mengontrol reaksi biologis. Biomolekul terutama berupa makromolekul seperti lemak, karbohidrat, protein dan asam nukleat.

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan komponen pangan yang menjadi sumber energi utama dan sumber serat makanan. Komponen ini disusun oleh 3 unsur utama, yaitu karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O). Jenis-jenis karbohidrat sangat beragam dan mereka dibedakan satu dengan yang lain berdasarkan susunan atom-atomnya, panjang/pendeknya rantai serta jenis ikatan akan membedakan karbohidrat yang satu dengan lain.

Dari kompleksitas strukturnya dikenal kelompok karbohidrat sederhana (seperti monosakarida dan disakarida) dan karbohidrat dengan struktur yang kompleks atau polisakarida (seperti pati, glikogen, selulosa dan hemiselulosa).

2. Lemak

Lemak dan minyak adalah salah satu kelompok yang termasuk pada golongan lipid , yaitu senyawa organik yang terdapat di alam serta tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non-polar,misalnya dietil eter , Kloroform , benzena dan hidrokarbon lainnya, lemak dan minyak dapat larut dalam pelarut.

Lemak dan minyak merupakan senyawa organik yang penting bagi kehidupan makhluk hidup.adapun lemak dan minyak ini antara lain:

  • Memberikan rasa gurih dan aroma yang spesipek
  • Sebagai salah satu penyusun dinding sel dan penyusun bahan-bahan biomolekul
  • Sumber energi yang efektif dibandingkan dengan protein dan karbohidrat,karena lemak dan minyak jika dioksidasi secara sempurna akan menghasilkan 9 kalori/liter gram lemak atau minyak. Sedangkan protein dan karbohidrat hanya menghasilkan 4 kalori tiap 1 gram protein atau karbohidrat.
  • Karena titik didih minyak yang tinggi, maka minyak biasanya digunakan untuk menggoreng makanan di mana bahan yang digoreng akan kehilangan sebagian besar air yang dikandungnya atau menjadi kering.
  • Memberikan konsistensi empuk,halus dan berlapis-lapis dalam pembuatan roti.

3. Protein

Protein merupakan suatu zat makanan yang penting bagi tubuh, karena zat ini disamping berfungsi sebagai bahan bakar dalam tubuh juga berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur. Protein adalah sumber asam-asam amino yang mengandung unsure C, H, O dan yang tidak dimiliki oleh lemak dan karbohidrat. Protein disusun oleh 20 asam amino esiensial membentuk ikatan peptide.

4. Asam Nukleat

Asam nukleat adalah makromolekul terbesar dalam sel, berupa polimer linier sangat panjang disebut juga polinukletida yang terdiri dari 106 atau lebih nukletida. Nukleotida terdiri dari molekul gula dengan 5 atom C, satu atau lebih gugus fosfat, dan basa nitrogen.

Asam Deoksiribonukleat (DNA) merupakan aasam nukleat yang mengandung informassi genetic dan biasanya dalam bentuk kompleks nucleoprotein (DNA-protein) yang disebut kromosom. Tiap kromosom membawa infoermasi genetic yang dibutuhkan pada sintesis senyawa yang diperlukan untuk pemeliharaan, pertumbuhan dan replikasi sel.

DNA merupakan molekul yang sangat besar dengan struktur sederhana, berupa 4 sub unit nukleotida yang terikat dalam suatu rantai dengan urutan tertentu. Urutan nukleotida dalam DNA berfungsi sebagai sandi untuk menyampaikan semua informasi kepada sel guna membuat segala sesuatu untuk kebutuhan kehidupannya.

Kemampuan mikroorgaisme untuk hidup dan bereproduksi bergantung sepenuhnya kepada pembentukkan protein yang besar pada saat yang tepat. Bioteknologi masa kini dibagung diatas pengertian mendalam mengenai proses bagaimana organism, terutama mikroba dapat membentuk senyawa kimiawi yang diinginkan serta bagaimana cara pemanfaatan kemampuan tersebut.

Komposisi Biomolekul

Perbedaan antara biomolekul dan makromolekul

  • Biomolekul merupakan molekul yang digunakan dan dihasilkan oleh makhluk hidup.
  • Makromolekul merupakan molekul berukuran besar, dan dapat diamati baik secara kasatmata atau menggunakan mikroskop.
  • Biomolekul dapat berukuran kecil kecil atau besar dan juga menjadi makromolekul.
  • makromolekul dapat dihasilkan dari senyawa organik yang berasal dari makhluk hidup atau dari senyawa anorganik.

Perbedaan Aparatus Golgi dan Retikulum Endoplasma

Aparatus Golgi dan retikulum endoplasma (ER) keduanya merupakan organel yang ditemukan di sebagian besar sel eukariotik. Badan Golgi merupakan susunan beberapa cakram berisi cairan sedangkan Retikulum endoplasma adalah jaringan tubulus dan vesikel. Keduanya sangat erat terkait dan untuk menunjukkan perbedaan dianatara keduanya bisa dilihat dari dalam struktur dan fungsinya.

Perbedaan antara Aparatus Golgi dan Retikulum Endoplasma

  1. Badan Golgi merupakan susunan beberapa cakram berisi cairan sedangkan Retikulum endoplasma adalah jaringan tubulus dan vesikel.
  2. Aparatus Golgi mengurutkan, memodifikasi, dan memberikan komponen dalam sel, sedangkan Retikulum endoplasma adalah organel struktural yang membantu untuk kegiatan metabolisme.
  3. Struktur RE diperluas di dalam sel lebih dari aparatus Golgi.
  4. Lisosom terbentuk pada kompleks Golgi sedangkan enzim dalam lisosom disintesis di Retikulum Endoplasma Kasar.

Aparatus Golgi

Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal.

Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Badan Golgi atau Aparatus Golgi dijumpai pada hampir semua sel  tumbuhan dan hewan. Pada sel tumbuhan, Badan Golgi  disebut diktiosom.

Badan Golgi adalah tersebar dalam sitoplasma dan merupakan  salah satu komponen terbesar dalam sel. Antara badan Golgi  satu dengan yang lain berhubungan dan membentuk struktur  kompleks seperti jala. Badan Golgi sangat penting pada sel  sekresi.

Badan Golgi dan RE mempunyai hubungan erat  dalam sekresi protein sel. Di depan telah dikatakan bahwa  RE menampung dan menyalurkan protein ke Golgi. Golgi  mereaksikan protein itu dengan glioksilat sehingga terbentuk  glikoprotein untuk dibawa ke luar sel. Oleh karena hasilnya  disekresikan itulah maka Golgi disebut pula sebagai organel sekretori.

Kompleks (aparat) Golgi telah diketahui ahli mikroskop jauh sebelum penemuan mikroskop electron. Pada sajian mikroskop cahaya yang di dalam dengan garam perak, terlihat aparat Golgi sebagai bangunan kecil berbentuk tidak teratur biasanya dekat inti.

Dengan mikroskop electron terlihat aparat  ini terdiri atas membrane serupa yang terdapat pada reticulum endoplasma lain. Membrane-membran itu membentuk dinding sejumlah kantung gepeng yang bertumpuk. Di bagian tepi kantung ini menyatu dengan vesikel-vesikel bulat kecil.

Kompleks Golgi berkaitan erat dengan pembentukan beberapa produk sekresi, terutama yang mengandung karbohidrat. Unsure protein produk ini dibuat di reticulum endoplasma kasar. Pada kompleks Golgi ditambahkan karbohidrat pada protein, membentuk kompleks karbohidrat-protein. Komleks ini dibentuk di dalam sisterna aparat Golgi. Mereka bergerak ke tepi sisterna, memisahkan diri dari kompleks Golgi karena terkumpul dalam vakuol sekresi bermembran.

Membrane kompleks Golgi menjadi tempat melekatnya enzim yang berhubungan dengan pembuatan karbohidrat. Lisosom dapat juga dihasilkan di kompleks Golgi.

Struktur Badan Golgi

Struktur badan Golgi yaitu berupa berkas kantung yang memiliki bentuk seperti cakram yang bercabang dan menjadi serangkaian pembuluh yang kecil di ujungnya. Karena badan golgi memiliki hubungan dengan fungsi pengeluaran sel sangat erat, pembuluh mengumpulkan dan juga membungkus karbohidrat serta zat-zat lainnya untuk diangkut ke permukaan sel. Pembuluh tersebut juga menyumbang bahan-bahan guna pembentukan dinding sel.

Badan golgi dibangun oleh membran yang memiliki bentuk tubulus dan vesikula. Dari tubulus tersebut dilepaskan kantung-kantung yang berukuran kecil yang berisi berbagai bahan-bahan yang diperlukan seperti misalnya enzim–enzim pembentuk dinding sel.

Badan golgi ialah bagian sel yang hampir serupa dengan Retikulum Endoplasma. Hanya saja, badan golgi terdiri dari berlapis ruangan yang ditutupi membran. Badan golgi mempunyai 2 bagian, yaitu bagian cis serta bagian trans.

Bagian cis menerima vesikel yang biasanya berasal dari REK (Retikulum Endoplasma Kasar). Vesikel tersebut diserap ke ruangan-ruangan dalam badan golgi serta isi dari vesikel akan diproses untuk penyempurnaan dan sebagainya.

Ruangan tersebut bergerak dari bagian cis ke bagian trans. Di bagian tersebutlah ruangan-ruangan akan memecahkan dirinya dan juga akan membentuk vesikel, serta siap disalurkan ke berbagai bagian sel yang lain ataupun ke luar sel.

Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma adalah suatu kumpulan kantung seperti membran berbentuk pipa gelembung dan kantong pipih yang meluas dari sitoplasma sel eukariot. Membran retikulum endoplsasma (RE) menerus dan tidak terpisah, mengelilingi suatu lumen atau celah yang memisahkan dari sitoplasma yang mengelilingi suatu lumen atau yan memisahkan dari sitoplasma yang mengelilinginya.

Berdasarkan ada tidaknya ribosom, RE di bedakan menjadi dua yaitu RE kasar dan RER halus. RE kasar tampak kasar melalui mikroskop elektron karena ribosom menonjol di permukaan sitoplasmik membran. Memiliki ribosom yang menempel pada permukaan membran yang berhadapan dengan sitoplasma yang mengelilingi. Berfungsi Mensintesis lemak dan kolesterol. Fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein.

Retikulum Endoplasma halus, diberi nama demikian karena permukaan sitoplasmiknya tidak mempunyai ribosom. RE halus tidak memiliki ribosom. RE halus berfungsi dalam berbagai macam proses metabolisme, termasuk sintesis lipid, metabolisme karbohidrat, dan menawarkan obat dan racun dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel.

Perbedaan Homozigot dan Heterozigot

Sebagian besar gen memiliki minimal dua alel yang berbeda yang membantu untuk menentukan bentuk sifat tertentu, seperti rambut atau warna mata, dinyatakan dalam individu tertentu. Kita semua memiliki dua salinan dari setiap gen, satu dari ayah dan satu dari ibu kita. Bentuk-bentuk yang berbeda gen untuk sifat tertentu disebut alel.

Jika kedua salinan gen untuk suatu sifat tertentu yang sama, maka individu homozigot untuk sifat itu. Jika di sisi lain, seorang individu memiliki dua alel yang berbeda untuk suatu sifat tertentu, maka mereka heterozigot untuk sifat itu. Memiliki campuran yang berbeda dari alel dapat mengubah cara orang (atau binatang lainnya atau tanaman) mengungkapkan ciri-ciri yang berbeda.

Contohnya adalah warna mata (meskipun ini adalah deskripsi yang sangat sederhana dan itu sebenarnya lebih kompleks dari apa yang saya katakan di sini). Ada alel yang berbeda untuk warna mata pada manusia. Alel untuk mata cokelat adalah dominan terhadap alel untuk mata biru.

Itu berarti bahwa satu warna coklat alel mata akan memiliki lebih banyak pengaruh pada warna mata dari satu warna alel mata biru. Jadi jika seseorang memiliki mata biru maka mereka mewarisi warna mata alel biru dari kedua orang tua dan homozigot untuk warna mata.

Jika mereka memiliki mata coklat maka mereka bisa baik homozigot untuk mata cokelat dan telah mewarisi warna mata alel coklat dari kedua orang tua atau mereka bisa memiliki satu warna mata alel coklat dan satu warna alel mata biru, satu dari setiap orangtua, membuat mereka heterozigot untuk warna mata.

Homozigot

Homozigot ialah salah satu keadaan genotipe. Individu pada homozigot memiliki kromosom dengan alel yang sama pada setiap lokus gen-gennya. alel yang sama dimiliki oleh Lokus dengan genotipe homozigot.

Homozigot adalah salah satu keadaan genotipe dimana individu homozigot memiliki alel yang sama pada setiap lokus gen gennya.lokus dengan genotipe homozigot memiliki alel yang sama.

Ini biasa disebut “homozigot resesif” apabila keadaan homozigot terjadi karena alelnya bertindak resesif dan “homozigot dominan” apabila alelnya bertindak dominan. Lihat lebih jauh pada artikel alel.

Apa itu Mutasi Homozigot?

Mutasi dari sekuens DNA terjadi ketika kromosom memiliki perubahan genetik. Ini bisa menjadi kehilangan atau perolehan bagian-bagian DNA dan menyebabkan sel-sel tidak berfungsi atau tidak berfungsi sama sekali. Jika mutasi gen identik terjadi pada kedua alel kromosom homolog, maka mutasi ini disebut mutasi homozigot. Mutasi homozigot juga disebut mutasi resesif di mana setiap alel dari masing-masing organisme induk mengandung versi abnormal dari gen yang sama.

Apa itu Sel Homozigot

Sel homozigot dalam tubuh manusia, hewan, serangga dan beberapa bakteri memiliki dua set kromosom, dan sel tersebut disebut sebagai sel diploid. Sel-sel homozigot memiliki alel identik yang terletak pada area yang sama dari pasangan kromosom untuk menunjukkan sifat yang diberikan. Alel diterima dari kedua sel induk setelah fertilisasi ketika alel berpasangan sebagai kromosom homolog. Misalnya, sel manusia memiliki 23 pasang kromosom, dengan satu pasang dari masing-masing orangtua untuk total 46 kromosom. Alel pada kromosom memberikan sifat atau karakteristik organisme pada anak.

Apa pengertian Heterozigot

Heterozigot ialah satu dari bentuk genotipe yang mungkin terjadi pada setiap individu. Pada keadaan tertentu heterozigot, alel-alel yang menempati lokus berbeda-beda pada setiap kromosom. Kondisi heterozigot didalam pertanian ini dimanfaatkan dalam pembentukan varietas hibrida yang disebabkan karena berhubungan dengan gejala heterosis.

Contoh heterozigot

Mari kita ambil anjing sebagai contoh: sebut saja hewan kucing peliharaan Anda (sebut saja namanya Rover) memiliki bulu hitam, meskipun anggota kerabat keluarga kucingnya termasuk coklat-coklat serta yang hitam. Dalam banyak kasus, satu alel dominan atas yang lain.

Dalam hal ini, hitam adalah dominan atas cokelat. (Itu berarti cokelat resesif.) Ibu Rover memiliki dua alel hitam, sehingga ia memiliki bulu hitam. Ayahnya memiliki dua alel cokelat, jadi dia punya bulu cokelat. Rover mewarisi satu alel hitam dari ibunya, dan satu coklat alel dari ayahnya, jadi dia adalah heterozigot: ia memiliki salah satu dari masing-masing.

Karena warna coklat resesif, heterozigot seperti Rover memiliki bulu hitam. Tapi Rover adalah pembawa untuk alel cokelat. Jika ia memiliki anak kucing sendiri, ia bisa menyampaikan gen cokelat kepada mereka.

Perbedaan antara Homozigot dan Heterozigot

  1. Secara terminologi dari kata-kata berarti, genotipe homozigot berisi jenis yang sama dari gen yang bertanggung jawab untuk fenotipe tertentu, sedangkan genotipe heterozigot berisi satu gen dominan dengan satu gen resesif pada genetik diploid.
  2. Ada dua jenis genotipe homozigot dikenal sebagai dominan homozigot dan resesif homozigot dan. Di sisi lain, genotipe heterozigot memiliki hanya satu jenis.
  3. Dalam genotipe homozigot, ada dua jenis fenotipe dinyatakan sementara hanya satu jenis dinyatakan dalam genotipe heterozigot.
  4. Untuk gen resesif yang dinyatakan sebagai fenotipe, itu harus menjadi genotipe homozigot resesif, tapi tidak genotipe heterozigot.

Perbedaan Hydra dan Obelia

Selamat berjumpa kembali teman-teman, berikut ini akan dijelaskan mengenai perbedaan antara Hydra dan Obelia. Mudah-mudahan informasi ini akan bisa bermanfaat bagi yang membacanya. Sebelum mengetahui perbedaan diantara keduanya, tidak ada salahnya bila kita mengenal terlebih dahulu dengan apa yang disebut Hydra dan apa yang disebut Obelia, langsung saja simak uraiannya.

Hydra

Hydra hidup di perairan air tawar, hewan ini hidup soliter dan berbentuk polip dan berukuran antara 10 mm sampai 30 mm dan berwarna agak keputihan. Hydra menempelkan pangkal tubuhnya yang berbentuk cakram pada substrat misalnya pada batu atau batang tanaman air.

Pada ujung tunas hydra terdapat mulut yang dikelilingi oleh tentekel dan hipostom, tentekel berfungsi untuk menangkap mangsa yang berupa hewan kecil atau tumbuhan, mangsa selanjutnya dicerna dalam rongga gastrovaskular.

Hydra berkembang biak secara aseksual dan seksual. Perkembangbiakan secara aseksual dengan cara membentuk tunas, dimana tunas akan berkembang dan terbentuk epidermis, mesoglea, dan rongga gastrovaskular. Setelah tunas terus berkembang dan membesar maka akan melepaskan diri dan menjadi individu yang baru yang berbentuk polip.

Selain itu pada hydra juga terjadi perkembangbiakan secara seksual melalui peleburan sel telur (ovarium) dengan sperma (testis). Hasil peleburan akan membentuk zigot yang akan berkembang sampai stadium grastula.

Pada perkembangan selanjutnya embrio akan berkembang membentuk kista yang dapat berenang bebas dan akan tempat yang sesuai untuk melekat. Bila keadaan lingkungan membaik kista akan pecah dan embrio akan tumbuh menjadi hydra yang baru.

Obelia

Pada siklus hidupnya obelia berbentuk polip dan medusa. Pada fase polip obelia hidup berkoloni dan melekat di suatu substrat seperti batu karang. Sebagian besar waktu hidup obelia berada pada fase polip yang juga merupakan fase vegetatif.

Pada obelia terdapat dua jenis polip, yaitu polip hydrant yang bertugas mengambil dan mencerna makanan, dan polip gonangium yaitu polip yang bertugas melakukan perkembangbiakan aseksual yang akan menghasilkan obelia dalam bentuk medusa.

Obelia mengalami pergiiran keturunan (metagenesis) antara fase keturunan seksual dengan fase keturunan aseksual. Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan pada fase polip gonangium, dimana polip gonangium akan membentuk tunas yang dapat memisahkan diri dan berkembang menjadi bentuk medusa muda yang dapat berenang bebas.

Medusa muda kemudian berkembang menjadi medusa dewasa yang mempunyai dua alat kelamin (hermafrodit) yang akan menghasilkan sel telur dan sperma. Pembuahan terjadi secara eksternal di luar tubuh dan membentuk zigot.

Dalam perkembangannya zigot akan menjadi larva bersilia yang disebut planula. Planula kemudian akan melekatkan diri pada tempat yang sesuai dan akan berkembang menjadi bentuk polip muda yang kemudian tumbuh menjadi obelia baru.

Apa perbedaan antara Hydra dan Obelia?

  1. Hydra adalah spesies soliter dan hidup dengan melekat pada substrat, sedangkan Obelia adalah spesies kolonial dan hidup sebagai polip dalam jaringan bercabang yang saling berhubungan.
  2. Hydra hidup di habitat air tawar, sedangkan Obelia secara eksklusif hewan laut.
  3. Hydra tidak memiliki bentuk medusa dalam siklus hidup mereka, sedangkan Obelia memiliki kedua bentuk; polip dan medusa.
  4. Tidak seperti Obelia, Hydra memiliki kekuatan regeneratif yang besar.

Klasifikasi Hydra

  • Kingdom: Animalia – Hydra milik kingdom Animalia (metazoa). Dengan demikian, mereka adalah organisme eukariotik multiseluler yang bergantung pada organisme lain sebagai sumber makanan mereka.
  • Filum: Cnidaria – Hydra termasuk dalam filum Cnidaria. Filum ini juga terdiri dari polip seperti medusa anemon laut dan karang. Kelompok organisme ini memiliki karakteristik sebagai berikut: mereka akuatik, mereka memiliki tentakel, mereka memiliki bukaan tubuh tunggal, mereka memiliki dua lapisan tubuh dan, sebagian besar, simetris secara radial / biradial.
  • Kelas: Hydrozoa – Kelas hydrozoa terdiri dari organisme predator kecil yang dapat hidup di koloni atau sebagai hewan soliter. Mayoritas ditemukan di lingkungan laut sementara beberapa tinggal di air tawar. Hydrozoa ditandai oleh ruang pencernaan internal, keberadaan eksoskeleton, dua bentuk tubuh serta keberadaan knidosit
  • Ordo: Hidroida – Ordo Hydroida terdiri dari hidroid yang dicirikan oleh tiga tahap dasar kehidupan, tubuh tubular, dua lapisan tubuh yang sebagian besar menggunakan reproduksi aseksual.
  • Genus: Hydra – (di bawah ini adalah karakteristik dari genus Hydra)

Ciri-ciri hydra

Secara umum, tubuh hydra diatur seperti tabung (seperti polip) dengan tentakel yang disusun di sekitar kutub kepala organisme. Akan tetapi, jika dilihat lebih dekat, akan muncul celah mulut (di kutub atas organisme yang dikelilingi oleh tentakel), tangkai dan cakram basal tempat organisme menempel pada substrat.

Berkenaan dengan ketinggian, polip ini berkisar antara 1 dan 2 cm dengan tentakel lebih panjang tergantung pada spesies. Misalnya, tentakel Hydra hijau dapat berukuran sekitar 5 cm (saat rilek) dan hingga 20 cm saat diperpanjang.

* Tubuh hydra dapat menarik kembali membuat organisme tampak lebih pendek dan bulat.

Ujung aboral (pedal disc) hydra diratakan dan memainkan peran penting dalam perlekatan sementara. Bagian tubuhnya terdiri dari zona kelenjar yang terlibat dalam sekresi perekat yang memungkinkan organisme menempel pada substrat. Namun, itu juga dapat menghasilkan gelembung gas yang memungkinkan Hydra melayang.

Ujung lainnya (tiang kepala) terdiri dari hipostom yang berisi mulut terbuka dan tentakel (6-12) yang digunakan untuk menjebak makanan di lingkungan mereka.

Pada permukaan eksternal hydra, kuncup dapat diamati berkembang dari organisme induk. Secara internal, hydra memiliki rongga sentral yang dikenal sebagai coelenteron yang bertindak sebagai rongga gastrovaskuler.

* Struktur reproduksi hidra meliputi testis (terdiri dari sel sperma) dan ovarium (membawa telur) yang terletak di bawah ektoderm.

Dinding tubuh – Sebagai organisme diploblastik, Hydra memiliki dua jenis lapisan jaringan, yaitu; ektoderm dan endoderm yang masing-masing membentuk gastrodermis dalam dan epidermis luar yang dipisahkan oleh mesoglea.

Epidermis bertindak sebagai lapisan pelindung dan sensorik dan ditutupi oleh kutikula tipis. Ini terdiri dari sel-sel epitel-otot (memainkan peran dalam menutupi dan kontraksi), sel-sel kelenjar (mensekresi zat perekat lengket dan gelembung gas), sel-sel interstitial (terlibat dalam reproduksi dan regenerasi) dan Cnidoblasts (sel khusus bertindak sebagai sel penyengat)

Jelaskan Pengertian Momentum dan Berikan Contohnya

Pengertian momentum dalam ilmu fisika, momentum atau pusa adalah besaran yang berhubungan dengan kecepatan dan massa suatu benda.

Momentum merupakan salah satu istilah di dalam ilmu fisika yang mengacu pada kuantitas gerak suatu benda dan massa yang dimiliki objek. Definisi momentum itu sendiri diartikan sebagai besaran yang didapatkan dari perkalian antara besaran vektor kecepatan gerak dengan besaran skalar massa benda.

Ketika massa di kalikan dengan kecepatan suatu benda, munculah sebuah (kekuatan gerak). Artinya ialah benda yang memiliki kecepatan yang tinggi namun massa nya kecil akan memiliki kekuatan gerak yang sama dengan benda bermassa besar tapi kecepatan nya rendah.

Contoh Momentum

Sebuah truk yang massa nya seberat 20.000 kg bergerak dengan kecepatan sekitar 10 m/s. Nah, gaya yang besar di butuhkan untuk menghentikan laju truk tersebut. Ketika truk menabrak tembok, maka tembok akan rusak.

Tapi bagaimana jika kasus nya di ganti dengan mobil kecil bermassa seberat 2.000 kg dengan kecepatan nya sekitar 10 m/s ? Apa yang terjadi ketika mobil itu menabrak tembok ?

Kalian pasti sudah tahu bahwa bagian depan mobil dan tembok bisa rusak. Lalu, bagaimana jika mobil kecil bermassa seberat 2.000 kg dengan besar kecepatan nya ialah sekitar 120 m/s menabrak tembok? Mobil pasti hancur, begitu juga dengan tembok nya. Hal ini terjadi karena besar nya kekuatan gerak atau tumbukan mobil terhadap tembok, cukup kecil.

Gaya yang lebih besar dibutuhkan untuk menghentikan laju sebuah mobil kecil dengan kecepatan tinggi dari pada menghentikan truk yang bergerak dengan kecepatan rendah. Dan jika kalian ingin menghentikan sebuah kereta yang sedang bergerak, gaya yang lebih besar dibutuhkan dari pada menghentikan truk dan mobil kecil. Hal ini di sebabkan karena kereta memiliki massa dan kecepatan yang lebih besar.

Contoh lainnya, sebuah truk berat mempunyai momentum yang lebih besar dibandingkan mobil yang ringan yang bergerak dengan kelajuan yang sama. Gaya yang lebih besar dibutuhkan untuk menghentikan truk tersebut dibandingkan dengan mobil yang ringan dalam waktu tertentu. (Besaran mv kadang-kadang dinyatakan sebagai momentum linier partikel untuk membedakannya dari momentum angular).

Apa itu momentum

Momentum dimiliki oleh benda yang bergerak. Momentum adalah kecenderungan benda yang bergerak untuk melanjutkan gerakannya pada kelajuan yang konstan. Momentum merupakan besaran vektor yang searah dengan kecepatan benda. Momentum dapat dirumuskan sebagai hasil perkalian massa dengan kecepatan.

Rumus Momentum

p = m.v
dengan:
p = momentum (kgm/s)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)
Semakin besar massa suatu benda, maka semakin besar momentumnya, dan semakin cepat gerak suatu benda, maka semakin besar pula momentumnya. Misalnya, dengan kecepatan yang sama, jembatan yang tertabrak bus akan mengalami kerusakan lebih parah daripada jembatan yang tertabrak mobil.
Mobil dengan kecepatan tinggi akan lebih sulit dihentikan daripada mobil dengan kecepatan rendah. Dan apabila terjadi tumbukan, mobil dengan kecepatan tinggi akan mengalami kerusakan lebih parah. Semakin besar momentum sebuah benda yang sedang melaju, semakin sulit untuk menghentikannya dan semakin besar tumbukannya jika mengenai benda lain.
Untuk membuat suatu benda yang diam menjadi bergerak diperlukan sebuah gaya yang bekerja pada benda tersebut selama interval waktu tertentu. Gaya yang diperlukan untuk membuat sebuah benda tersebut bergerak dalam interval waktu tertentu disebut impuls.

Hubungan momentum dengan energi kinetik

Energi kinetik suatu benda yang bermassa m dan bergerak dengan kecepatan v, dirumuskan menjadi:

rumus impuls dan momentum

Besarnya ini dapat dinyatakan dengan besarnya momentum linear p, denga mengalikan persamaan energi kinetik dengan: m/m

rumus impuls dan momentum

Hubungan Impuls dan Momentum

Salah satu hukum newton mengatakan bahwa gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan perkalian massa dengan percepatannya.

F = m.a

Jika di masukkan ke rumus I = F. Δt

I = F. Δt
I = m.a (t2-t1)
I = m v/t (t2-t1)
I = m.v1 – mv2

Jadi dapat disimupulkan bahwa “Besarnya impuls yang bekerja/dikerjakan pada suatu benda sama dengan besarnya perubahan momentum pada benda tersebut.”

Tumbukan dan Hukum Kekekalan Momentum

Pada sebuah tumbukan selalu melibatkan paling sedikit dua buah benda. Misalkan bila biliar A dan B. waktu belum terjadi tumbukan bila A,bergerak mendatar ke kanan dengan momentum mAvA , dan bola B bergerak ke kiri dengan momentum mBvB.

Tumbukan dua buah benda

( tumbukan dua buah benda)

Momentum sebelum tumbukan, dirumuskan sebagai berikut:

P = mAv+ mBvB

Momentum sesudah tumbukan , dirumuskan sebagai berikut:

P’ = mAv’+ mBv’B

Sesuai dengan hukum kekelan energi maka pada momentum juga berlaku hukum kekekalan dimana momentum benda sebelum dan sesudah tumbukan sama.

Maka dari itu dapat diambil kesimpulan bahwa pada peristiwa tumbukan, jumlah momentum benda-benda sebelum dan sesudah tumbukan tetap asalkan tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda-benda tersebut.

Pernyataan ini yang dikenal sebagai hukum kekekalan momentum linier. Secara matematis untuk dua benda yang bertumbukan dapat ditulis seperti dibawah ini:

PA + P= P’A + P’B

Atau

mAv+ mBv= mAv’+ mBv’B

Momentum dalam Kehidupan Sehari-Hari

Semakin besar momentum, maka semakin dahsyat kekuatan yang dimiliki oleh suatu benda. Jika materi dalam keadaan diam, maka momentumnya sama dengan nol.

Sebaliknya semakin cepat pergerakannya, semakin besar juga momentumnya. (Filosofi: Jika manusia tidak mau bergerak / malas, maka hasil kerjanya sama dengan nol).

Dari persamaan di atas, tampak bahwa momentum (p) berbanding lurus dengan massa (m) dan kecepatan (v).

Semakin besar kecepatan benda, maka semakin besar juga momentum sebuah benda. Demikian juga, semakin besar massa sebuah benda, maka momentum benda tersebut juga bertambah besar.

Setiap benda yang bergerak pasti memiliki ‘kekuatan gerak’. Hal ini adalah contoh dari momentum atau yang kerap disebut dengan momentum.

Dapat kita tarik kesimpulan, bahwa pengertian momentum adalah kekuatan gerak yang ada pada benda dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu massa dan kecepatan si benda.
Ketika massa dikalikan kecepatan benda, munculah ‘kekuatan gerak’. Artinya, benda yang memiliki kecepatan tinggi tapi massanya kecil akan memiliki kekuatan gerak yang sama dengan benda bermassa besar tapi kecepatannya rendah.