Apakah polimer tanah liat

Pengertian atau yang dimaksud dengan Polimer tanah liat adalah jenis tanah liat pemodelan yang keras berdasarkan polimer polivinil klorida (PVC). Ini biasanya tidak mengandung mineral tanah liat, tetapi seperti tanah liat mineral, cairan ditambahkan ke partikel kering sampai mencapai sifat kerja seperti gel, dan demikian pula, bagian tersebut dimasukkan ke dalam oven untuk mengeras, karenanya penandaan sehari-harinya sebagai tanah liat.

Tanah liat polimer biasanya digunakan untuk membuat barang seni dan kerajinan, dan juga digunakan dalam aplikasi komersial untuk membuat bagian dekoratif. Seni yang terbuat dari tanah liat polimer sekarang dapat ditemukan di museum-museum besar.

Komposisi polimer tanah liat

Tanah liat polimer mengandung bahan dasar resin PVC dan plasticizer cair, membuatnya menjadi plastisol . Polimer tanah liat plastisol juga dikategorikan sebagai plastigel karena sifat reologisnya . Ini adalah bahan thixotropic dengan hasil tinggi: ketika gaya yang cukup diterapkan, bahan menghasilkan, mengalir seperti cairan kental sampai kekuatan itu dihilangkan, dimana itu kembali menjadi padatan.

Plastisitas inilah yang membuatnya berguna sebagai model tanah liat dibandingkan dengan dempul atau tempel. Plastigel mempertahankan bentuknya bahkan ketika panas diterapkan, itulah sebabnya tanah liat polimer tidak meleleh atau terkulai ketika oven disembuhkan.  Berbagai zat pembentuk gel ditambahkan untuk memberikan sifat ini, seperti bentonit amina, sabun logam, atau silika berasap.

Resin dasar dapat dimodifikasi dengan berbagai cara. Minyak mineral, lesitin , dan arwah mineral tidak berbau dapat ditambahkan untuk mengurangi viskositasnya atau mengubah sifat kerjanya. Sejumlah kecil seng oksida, kaolin , atau pengisi lain terkadang ditambahkan untuk meningkatkan opacity, modulus elastis , atau kekuatan kompresi.

Polimer tanah liat tersedia dalam banyak warna, yang dapat dicampur untuk menciptakan berbagai warna atau campuran gradien. Warna dan komposit dengan efek khusus meliputi “mutiara” tembus cahaya, berpendar, berpendar, dan palsu, “logam”, dan “batu.”

Cara membuat polimer tanah liat

  1. Tuangkan cangkir lem dan 1 cangkir tepung maizena (kanji dari tepung jagung) ke dalam panci. Letakkan panji diatas permukaan yang datar, atau kalaupun ditempatkan di atas kompor, pastikan api tidak menyala. Aduk sampai adonan merata.
  2. Tambahkan 2 sendok makan minyak mineral dan 1 sendok makan jus lemon dengan lem dan campuran tepung maizena. Aduk sampai benar benar terintegrasi.
  3. Pindahkan panci ke atas kompor, didihkan dengan menggunakan api kecil. Aduk terus adonan untuk menjaga bahan cair bergerak. Jangan biarkan adonan tetap diam, karena akan membahayakan integritas tekstur tanah liat itu.
  4. Lanjutkan mengaduk adonan sampai menyerupai kentang tumbuk, setelah itu matikan kompor, lalu pindahkan panci ke atas permukaan datar (meja).
    Semprotkan sedikit minyak mineral ke tanah liat yang lembek. Minyak akan melapisi dan melumasi tangan anda saat menguleni adonnan.
  5. Pindahkan tanah liat dari panci ke tas meja. Lalu uleni adonan sampai halus, gulung adonan seperti bentuk bola.
  6. Simpan adonan ke dalam kantong lalu masukkan ke dalam mesin pendingin (frezeer), untuk menghindari adonan mengeras. Keluarkan udara sebanyak banyaknya sebelum kantong di rekatkan dan di simpan.
  7. Jika adonan masih panas, tempatkan ke dalam kantong yang masih terbuka. Setelah dingin sepenuhnya, maka adonan dapat di simpan ke dalam frezeer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *