Apakah 4 faktor yang mempengaruhi laju reaksi

Pengertian laju reaksi adalah merupakan suatu perubahan saat konsentrasi dari reaktan ataupun produk per satu satuan waktu. Untuk reaksi dengan reaktan A dan B menghasilkan produk C dan D, seiring waktu dengan jumlah molekul reaktan A dan B akan berkurang dan jumlah molekul suatu produk C dan D akan bertambah.

Laju reaksi atau kecepatan reaksi adalah menyatakan banyaknya reaksi kimia yang berlangsung per satuan waktu. Laju reaksi menyatakan molaritas zat terlarut dalam reaksi yang dihasilkan tiap detik reaksi. Perkaratan besi merupakan contoh reaksi kimia yang berlangsung lambat, sedangkan peledakan mesiu atau kembang api adalah contoh reaksi yang cepat.

Yang dimaksud dengan laju reaksi adalah merupakan besaran yang dipakai untuk menyatakan cepat atau lambatnya suatu reaksi yang sedang berlangsung. Besar laju reaksi menunjukkan bahwa perubahan konsentrasi setiap satuan waktu sampai terbentuk senyawa baru atau produk reaksi.

Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Kimia adalah:

  • Luas Permukaan
  • Tekanan
  • Katalis
  • Sifat Zat yang Bereaksi
  • Konsentrasi Zat Pereaksi (Reaktan)
  • Suhu

Sifat Zat yang Bereaksi

Reaktan yang memiliki sifat yang berbeda akan bereaksi dengan laju yang berbeda pula. Hal ini disebabkan karena masing-masing zat memiliki afinitas yang berbeda-beda. Umumnya, reaksi yang terjadi antara senyawa ion dapat berlangsung cepat. Penyebabnya adalah gaya tarik-menarik yang kuat antara ion-ion dengan muatan yang berlawanan.

Sedangkan untuk reaksi yang terjadi antara senyawa kovalen pada umumnya memiliki laju reaksi yang lambat. Hal ini dikarenakan untuk memutus ikatan kovalen dibutuhkan energi yang besar. Sebagai contoh, metana yang direaksikan dengan gas klor di ruangan gelap akan menghasilkan gas trikloro metana dan gas asam klorida namun sangat lambat.

Konsentrasi Zat Pereaksi (Reaktan)

Jika kita ingin suatu reaksi kimia berjalan lebih cepat, kita dapat menambahkan konsentrasi zat pereaksi atau reaktan. Namun jika konsentrasi reaktan diperkecil, maka laju akan berubah menjadi lambat.

Luas Permukaan

Dalam eksperimen kimia telah dibuktikan bahwa luas permukaan zat dapat mempengaruhi laju reaksi. Zat yang berbentuk serbuk memiliki laju yang lebih cepat daripada zat yang berbentuk bongkahan apabila direaksikan dengan pereaksi yang sama.

Suhu

Suhu juga menjadi pengaruh penting dalam reaksi kimia. Jika kita meningkatkan suhu, maka reaksi kimia akan berjalan lebih cepat. Contoh sederhana dapat kita lihat sehari-hari yaitu saat menyimpan makanan di dalam lemari es, makanan tersebut akan bertahan lebih lama daripada makanan yang diletakkan di suhu ruangan. Hal ini karena suhu ruangan lebih tinggi daripada suhu di dalam lemari pendingin.

Suhu laju suatu reaksi kimia bertambah dengan naiknya temperatur. dengan naiknya temperatur, bukan hanya molekul molekul lebih sering bertabrakan , tetapi mereka juga bertabrakan dengan dampak (benturan) yang lebih besar , karena merka bergerak lebih cepat.pada temperatur yang tinggikan, persentasi tabrakan yang mengakibatkan reaksi kimia akan lebih besar, karena makin banyak molkekul yang memiliki kecepatan lebih besar dan karenanya memiliki energi cukup untuk beraksi.

Tekanan

Faktor tekanan dapat mempengaruhi laju reaksi pada zat yang berwujud gas. Hal ini dikarenakan apabila tekanan dinaikkan, maka volume akan diperkecil sehingga menaikkan konsentrasi. Itu artinya, laju reaksi akan meningkat.

Katalis

Cara lain untuk mempercepat reaksi adalah dengan menambahkan katalis pada reaksi kimia. Katalis adalah zat yang fungsinya hanya mempercepat laju reaksi namun tidak bereaksi dengan reaktan. Dengan kata lain, katalis tidak merubah hasil reaksi, namun hanya mempercepat proses pembentukan zat produk atau hasil.

Katalis adalah zat yang ditambahkan ke dalam suatu reaksi dengan maksud memperbesar kecepatan reaksi. katalis kadang ikut terlibat dalam reaksi tetapi tidak mengalami perubahan kimia yang permanen. karena itu kehadirannya biasa ditandai dengan notasi diatas tanda panah reaksi.

Dengan kata lain pada akhir reaksi, katalis akan dijumpai kembali dlam bentuk da jumlah yang sama seperti sebelum reaksi. berhasil atau gagalnya suatu proses komersial untuk menghasilkan suatu senyawa sering tergantung pada penggunaan katalis yang cocok.

Peningkatan suhu adalah salah satu cara untuk meningkatkan fraksi molekul yang memiliki energi melebihi energi aktivasi. cara lain yang tidak memerlukan peningkatan suhu adalah mendapatkan jalan reaksi dengan energi aktivasi yag lebih rendah.

Hukum Laju Reaksi

Hukum laju (persamaan laju) bisa dinyatakan hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi dari reaktan yang dipangkatkan suatu bilangan tertentu. Untuk reaksinya :

aA + bB → cC + dD

Maka hukumya adalah :

v = k [A]x [B]y

Di mana nilai konstanta laju, k dan nilai x dan y yang ditentukan berdasarkan eksperimen, bukan karena berdasarkan koefisien stoikiometrinya persamaan reaksi setara. Untuk reaksi tersebut, dikatakan reaksi orde karena saat ke-x terhadap A, orde ke-y terhadap B, dan orde reaksi total sama dengan x + y.

Rumus Laju Reaksi

Rumus Laju Reaksi

Tanda negatif pada laju perubahan konsentrasi reaktan A dan B (reaktan) ditujukan agar nilainya positif, sebagaimana laju reaksi adalah besaran yang nilainya harus selalu positif. Satuannya adalah M s-1 atau mol L-1 s-1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *