Apa Perbedaan antara Disosiatif Amnesia dan Disosiatif Fugue

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan mencoba menjelaskan mengenai perbedaan antara disosiatif Amnesia dan disosiatif Fugue. Semoga saja penjelasan singkat perbedaan antara disosiatif Amnesia dan disosiatif Fugue ini bermanfaat untuk banyak orang.

Perbedaan disosiatif  Amnesia dan disosiatif Fugue adalah:

  • Disosiatif fugue adalah suatu kondisi dimana individu kehilangan identitasnya sementara. Seorang individu yang menderita disosiatif  fugue sering bingung mengenali identitasnya sendiri.
  • Individu yang mengalami disosiatif fugue membuat identitas barunya tidak seperti mereka yang menderita disosiatif amnesia
  • Disosiatif amnesia adalah suatu kondisi dimana individu gagal untuk mengingat informasi pribadinya yang penting. Hal ini biasanya berkaitan dengan pengalaman traumatis di mana orang tersebut merepresi informasi tertentu.

Apa itu disosiatif amnesia?

Amnesia disosiatif merupakan tipe paling umum dalam gangguan disosiatif. Dalam amnesia disosiatif, orang menjadi tidak mampu menyebutkan kembali informasi pribadi yang penting dalam bentuk yang tidak bisa dianggap sebagai lupa biasa.

Amnesia disosiatif atau yang dulu dikenal sebagai Amnesia Psikogenik merupakan salah satu bagian dari gangguan disosiatif dimana semua gangguan disosiatif ditandai dengan perubahan identitas, memori atau kesadaran pasien.

Para individu yang menderita gangguan ini tidak mampu mengingat berbagai peristiwa pribadi penting atau selama beberapa saat lupa akan identitasnya atau bahkan membentuk identitas baru. Mereka bahkan dapat pergi jauh dari lingkungan asal.

Apa Faktor Penyebab Disosiatif Amnesia?

Sangat sulit bagi klinisi untuk mendiagnosis amnesia disosiatif karena banyak kemungkinan lain yang menyebabkan hilangnya ingatan. Sebagai contoh, amnesia dapat disebabkan oleh disfungsi fisik yang menyebabkan kerusakan otak, penyalahgunaan zat psikoaktif atau epilepsy.

Pilihan lainnya berupa gangguan psikologis lain dengan gejala yang menyebabkan individu menjadi lupa. Misalnya seseorang yang mengalami katatonik tidak mengkomunikasikan sesuatu saat ditanya, mungkin lupa, mungkin kehilangan beberapa informasi mengenai masa lalunya.

Disosiatif amnesia

Amnesia psikogenik paling sering terjadi setelah peristiwa traumatis, seperti perang atau kekerasan seksual. Amnesia pada kejadian yang spesifik mungkin terjadi karena individa ada dalam stimulasi yang tinggi selama kejadian sehingga mereka tidak mensandikan (encode) dan menyimapan (store) informasi selama periode kejadian dan kemudian mereka tidak dapat memanggil/mendapatkan kembali informasi tersebut dikemudian hari.

Cara mengobati Amnesia Disosiatif

a. Terapi kognitif

Terapi kognitif mungkin memberi manfaat spesifik untuk individu dengan gangguan trauma. Identifikasi spesifik dari penyimpangan kognitif berdasar pada trauma mungkin memberikan jalan untuk mengingat riwayat hidupnya pada pasien dengan riwayat amnesia.

Pasien menjadi mampu untuk memperbaiki penyimpangan kognitif, khususnya arti trauma sebelumnya, mengingat kembali dengan lebih detail kejadian traumatik yang mungkin terjadi.

b. Hipnosis

Hipnosis dapat digunakan sebagai salah satu jalan terapi amnesia disosiatif. Intervensi hipnosis dapat digunakan untuk membatasi, mengatur intensitas gejala; memfasilitasi pengendalian recall; menyediakan dukungan pada pasien.

Gejala Amnesia Disosiatif

Gejala utama penyakit ini adalah ketidakmampuan secara tiba-tiba untuk mengingat kejadian masa lalu atau informasi personal. Penderita biasanya akan terlihat kebingungan dan mengalami depresi atau rasa cemas.

Apa itu Disosiatif Fugue

Fugue berasal dari bahasa latin fugere, yang berarti melarikan diri, fugue sama dengan amnesia ”dalam pelarian”. Dalam fugue disosiatif memori yang hilang lebih luas dari pada amnesia dissosiative, individu tidak hanya kehilangan seluruh ingatanya (misalnya nama, keluarga atau pekerjaanya), mereka secara mendadak meninggalkan rumah dan pekerjaanya serta memiliki identitas yang baru (parsial atau total) (APA, 1994).

Namun mereka mampu membentuk hubungan sosial yang baik dengan lingkungan yang baru. Fugue, seperti amnesia, relatif jarang dan diyakini mempengaruhi sekitar 2 orang di 1.000 di antara populasi umum (APA, 1994). Gangguan ini muncul sesudah individu mengalami stress atau konflik yang berat,misalnya pertengkaran rumah tangga, mengalami penolakan, kesulitan dalam pekerjaan dan keuangan, perang atau bencana alam .

Perilaku seseorang pasien dengan fugue disosiatif adalah lebih bertujuan dan terintegrasi dengan amnesianya dibandingkan pasien dengan amnesia disosiatif. Pasien dengan fugue disosiatif telah berjalan jalan secara fisik dari rumah dan situasi kerjanya dan tidak dapat mengingat aspek penting identitas mereka sebelumnya (nama,keluarga, pekerjaan).

Pasien tersebut seringkali, tetapi tidak selalu, mengambil identitas dan pekerjaan yang sepenuhnya baru, walaupun identitas baru biasanya kurang lengkap dibandingkan kepribadian ganda yang terlihat pada gangguan identitas disosiatif.

Faktor penyebab Disosiatif Fugue

Penyebab dissociative fugue serupa kepada dissociative amnesia. Dissociative fugue sering disalaharti sebagai malingering, karena kedua kondisi bisa terjadi dibawah keadaan bahwa seseorang mungkin tidak bisa memahami keinginan untuk menghindar.

Kebanyakan fugue tampak melambangkan pemenuhan keinginan yang disembunyikan (misal, lari dari tekanan yang berlebihan, seperti perceraian atau kegagalan keuangan). Fugues lainnya berhubungan dengan perasaan ditolak atau dipisahkan atau mereka bisa melindungi orang tersebut dari bunuh diri atau impul pembunuhan.

disosiatif fugue

Ketika dissociative fugue berulang labih dari beberapa waktu, orang tersebut biasanya memiliki gangguan identitas dissociative yang mendasari. Fugue bisa berlangsung dari hitungan jam sampai mingguan, atau kadangkala bahkan lebih lama.

Apa perbedaan antara Amnesia Disosiatif dan Fugue Disosiosiatif?

  • Dissociative Fugue mengacu pada suatu kondisi di mana individu kehilangan identitasnya untuk sementara dan bepergian jauh dari rumah.
  • Amnesia disosiatif adalah kondisi di mana individu gagal mengingat informasi pribadi yang penting. Ini biasanya berkaitan dengan pengalaman traumatis di mana orang tersebut menekan informasi tertentu.
  • Individu dengan Dissociative Fugue membuat identitas baru tidak seperti mereka yang menderita Amnesia Dissosiatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *