Apa pengertian konjungsi intrakalimat beserta contohnya

Pengertian konjungsi Intrakalimat adalah kata yang menghubungkan satuan-satuan kata dengan kata, klausa dengan klausa dan frasa dengan frasa. Konjungsi intrakalimat adalah di bagi menjadi dua yaitu konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif.

8 Contoh Konjungsi Intrakalimat

  1. Melainkan : Siswa itu bukannya belajar di kelas, melainkan bermain game di warnet pada saat jam pelajaran
  2. Atau : Adik bingung memakai kaos kaki berwarna merah atau biru
  3. Dan : Hobiku adalah bermain catur dan berenang
  4. Tetapi : Dia sangat suka makan ikan, tetapi dia alergi dengan ikan laut
  5. Padahal : Dia masih malu untuk bernyanyi, padahal dia memiliki suara yang bagus
  6. Lalu : Ibu bangun lebih pagi untuk memasak, lalu bersiap – siap untuk mengantarkan pergi anaknya ke sekolah
  7. Kemudian : Kakak baru saja pulang dari sekolah, kemudian dia pergi lagi untuk bermain
  8. Sedangkan : Adikku buru – buru pergi ke sekolah, sedangkan aku masih ada di tempat tidur

Sebutkan 2 jenis dan macam konjungsi intrakalimat!

1. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi Subordinatif adalah (kebalikan dari konjungsi koordinatif), yaitu konjungsi yang menyambungkan  antara dua klausa atau beberapa klausa lain tetapi memiliki sintaksis yang tidak sama. Diantaranya yaitu : bahwa, sampai – sampai, sebab, seolah -olah, walaupun, agar, seandainya, jika, ketika.

2. Konjungsi Koordinatif

Merupakan jenis konjungsi intrakalimat yang menghubungkan dua klausa yang mempunyai makna yang sama. Kata-kata yang termasuk ke dalam konjungsi ini yaitu padahal, lalu, kemudian, sedangkan, melainkan, atau, dan, serta tetapi.

Contoh Konjungsi Subordinatif

  • Bahwa : Kepala sekolah menyatakan bahwa tahun ini sekolah kami tingkat kelulusannya mencapai seratus persen
  • Sampai – sampai : Dia selalu diejek oleh temannya sampai – sampai ia tidak mau pergi ke sekolah
  • Sebab : Dia mengalami cidera, sebab ia kurang pemanasan
  • Seolah – olah : Anak itu bermain seolah – olah menjadi tentara sungguhan
  • Walaupun : Ayah tetap bermain bersamaku walaupun masih lelah sepulang dari bekerja
  • Agar : Kita harus berusaha dan berdoa agar dapat mencapai kesuksesan
  • Seandainya : Dia bisa naik kelas seandainya dia tidak malas belajar
  • Jika : Sungai ini akan bersih jika masyarakat membuang sampah pada tempatnya
  • Ketika : Kakek sangat berprestasi ketika masih muda

Contoh konjungsi koordinatif

  • Rahmi masih bingung apakah dirinya akan melanjutkan ke SMA atau ke SMK.
  • Nikki menyukai musik pop dan musik jazz.
  • Aku memang suka makan ikan, tetapi aku tidak suka akan durinya.
  • Dia masih saja tidak mau mengakui kesalahannya, padahal sedari tadi dia terus dipaksa untuk mengakui kesalahannya.
  • Dia masih ragu akan kemampuan berbicaranya, padahal dia mempunyai bakat sebagai seorang pembicara.
  • Ibu pergi ke pasar setelah salat subuh lalu memasak sarapan untuk aku dan adik.
  • Ibu memasak sarapan, kemudian mengantar adik berangkat ke sekolah.
  • Adi diam bukan karena ada masalah, melainkan karena Adi memang seorang pendiam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *