Apa Manfaat dan Kegunaan Radioaktif sebagai Perunut (Pelacak)

Sebagai sebuah pelacak, radioisotop ditambahkan ke sistem untuk belajar sistem, apakah sistem sistem fisik, kimia dan biologi. Oleh karena itu radioisotop memiliki sifat kimia yang sama seperti isotop stabil, radioisotop dapat digunakan untuk mengkarakterisasi senyawa sehingga perpindahan perubahan senyawa tersebut dapat dipantau.

Peranan dan Manfaat Radioaktif dalam bidang kedokteran

Berbagai jenis radio isotop digunakan sebagai perunut untuk mendeteksi (diagnosa) berbagai jenis penyakit antara lain: teknesium (Tc-99), talium-201 (Ti-201), iodin 131(1-131), natrium-24 (Na-24), senon-133 (xe-133) dan besi (Fe-59). Tc-99 yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah akan diserap terutama oleh  jaringan yang rusak pada organ tertentu, seperti jantung, hati dan paru-paru.

Sebaliknya Ti-201 terutama akan diserap oleh jaringan yang sehat pada organ jantung. Oleh karena itu, kedua isotop itu digunakan secara bersama-sama untuk mendeteksi kerusakan jantung.

I-131 akan diserap oleh kelenjar gondok, hati dan bagian-bagian tertentu dari otak. Oleh karena itu, I-131 dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan pada kelenjar gondok, hati dan untuk mendeteksi tumor otak. Larutan garam yang mengandung Na-24 disuntikkan ke dalam pembuluh darah untuk mendeteksi adanya gangguan peredaran darah misalnya apakah ada penyumbatan dengan mendeteksi sinar gamma yang dipancarkan isotop Natrium tsb.

Xe-133 digunakan untuk mendeteksi penyakit paru-paru. P-32 untuk penyakit mata, tumor dan hati. Fe-59 untuk mempelajari pembentukan sel darah merah. Kadang-kadang, radioisotop yang digunakan untuk diagnosa, juga digunakan untuk terapi yaitu dengan dosis yang lebih kuat misalnya, 1-131 juga digunakan untuk terapi kanker kelenjar tiroid.

Peranan dan Manfaat Radioaktif dalam bidang industri

Untuk mempelajari pengaruh oli dan aditif pada mesin selama mesin bekerja digunakan suatu isotop sebagai perunut, Dalam hal ini, piston, ring dan komponen lain dari mesin ditandai dengan isotop radioaktif dari bahan yang sama.

Peranan dan Manfaat Radioaktif dalam Bidang hidrologi

  • Mempelajari kecepatan aliran sungai.
  • Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah.

Peranan dan Manfaat Radioaktif dalam Bidang biologis

  • Mempelajari kesetimbangan dinamis.
  • Mempelajari reaksi pengesteran.
  • Mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis

Kegunaan radioisotop sebagai perunut

Radioisotop dibuat didalam suatu reaktor nuklir yang mempunyai kerapatan neutron yang tinggi yang mereaksikan antara inti atom tertentu dengan neutron. Biasa digunakan dalam kesehatan yaitu sebagai radioterapi atau radiodiagnosis (mendiagnosis organ tubuh manusia), sebagai perunut penelitian efisiensi pemupukan tanaman, serta mengukur kecepatan/laju dan debit air sungai.

Isotop radioaktif, atau radioisotop, adalah unsur kimia radioaktif yang dihasilkan melalui peluruhan atom secara alami. Paparan radiasi umumnya dianggap berbahaya bagi tubuh manusia, tetapi radioisotop sangat penting dalam pengobatan, terutama dalam diagnosis dan terapi pengobatan penyakit.

Kedokteran nuklir menggunakan isotop radioaktif dalam berbagai cara. Salah satu kegunaan yang lebih umum adalah sebagai pelacak di mana radioisotop diberikan secara oral atau disuntikkan atau dihirup ke dalam tubuh.

Radioisotop kemudian bersirkulasi melalui tubuh atau diambil hanya oleh jaringan tertentu. Distribusinya dapat dilacak sesuai dengan radiasi yang dihasilkannya. Radiasi yang dipancarkan dapat ditangkap dengan berbagai teknik pencitraan. Radioisotop biasanya memiliki waktu paruh pendek dan biasanya meluruh sebelum pancaran radioaktivitasnya dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *