Demam Berdarah, Gejala, dan Penanganannya

Demam berdarah adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus dengue. Virus ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Termasuk genum flavivirus dan famili flaviviridae.
  • Berukuran sangat kecil sekitar 35-45 nanometer.

Virus dengue masuk ke kulit manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Dalam waktu 4 hari, jumlah virus tersebut akan berlipatganda. Virus ini lalu menyerang pembuluh darah. Akibatnya, tubuh terinfeksi dan mengalami panas. Dengan adanya infeksi tersebut, tubuh melakukan reaksi. Reaksinya sebagai berikut:

  • Penetralan virus. Biasanya ditandai dengan gejala ruam.
  • Gangguan fungsi pembekuan darah. Ditandai dengan pendarahan di bawah kulit.
  • Kebocoran pembuluh darah. Reaksi tersebut ditandai dengan pendarahan yang biasanya terjadi di saluran cerna, ginjal dan paru-paru.

demam berdarah

Reaksi pertama dan kedua biasa disebut demam dengue. Bila telah mengalami reaksi ketiga, pasien dikatakan terkena demam berdarah dengue.

Gejala Demam Dengue

  1. Penderita mengalami panas di atas 390 C secara mendadak selama 2-7 hari.
  2. Penderita terlihat lemas, malas beraktivitas, rasanya ingin tidur terus.
  3. Penderita merasa nyeri di kepala, otot, sendi dan tulang.
  4. Penderita terserang batuk dan pilek padahal di sekitarnya tidak ada yang mengalaminya.
  5. Terdapat bercak kemerahan di leher, dada dan wajah penderita.

Gejala demam berdarah dengue

  1. Terjadi pendarahan di gusi, kulit, mulut, hidung dan tinja. Apabila gejala ini sudah terjadi, penderita telah mengalami demam berdarah. Gejala pendarahan ini biasanya terjadi pada hari ketiga atau keempat.
  2. Demam penderita tiba-tiba turun secara drastis yang disertai keluarnya keringat dingin dan kondisi tubuh loyo. Gejala ini biasanya terjadi pada hari keenam. Banyak yang beranggapan bahwa penderita sudah sembuh, padahal ini sudah memasuki fase kritis.

Pertolongan pertama pada demam berdarah

Pada saat penderita mengalami demam dengue, pertolongan pertama yang dapat dilakukan ialah sebagai berikut:

  1. Mengompres dengan air hangat. Tujuannya ialah menurunkan demam tinggi penderita.
  2. Memberi obat penurun panas yang tepat, yaitu parasetamol atau asetaminofen.
  3. Memberi minum yang banyak. Minumannya ialah yang mengandung glukosa dan elektrolit, misalnya: jus buah, oralit, air kaldu hangat, minuman manis, dan air putih.

Nyamuk Aedes aegypti penyebar demam berdarah

Aedes aegypti merupakan nyamuk penular penyakit demam berdarah.

nyamuk aedes aegypti

Ciri-ciri aedes aegypti ialah sebagai berikut:

  • Aedes aegypti berbada kecil dan berwarna hitam dengan garis-garis putih.
  • Waktu yang diperlukan untuk perkembangan dari telur sampai dewasa adalah 10-12 hari.
  • Hanya nyamuk betina yang menggigit dan mengisap darah, sedangkan nyamuk jantan mengisap sari bunga untuk mempertahankan hidup.
  • Nyamuk aedes aegypti mampu terbang sejauh 40-100 meter dari sarangnya.
  • Menyukai tempat penampungan air bersih.
  • Senang hidup di tempa gelap dan lembab, misalnya gordin, sela-sela ventlasi, pakaian yang menggantung, dan rak buku yang gelap.

Cara memberantas nyamuk aedes aegypti (demam berdarah)

  1. Menguras tempat penampungan air, minimal seminggu sekali.
  2. Menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air.
  3. Mengganti air di temat airyang ada di lingkungan sekitar secara teratur.
  4. Mengubur benda-benda yang dapat menampung air, misalnya ban bekas, kaleng bekas, dll.
  5. Menutup rapat tempat penampungan air.
  6. Melakukan pengasapan (fogging)
  7. Memelihara ikan pemakan jentik, misalnya ikan cupang.
  8. Memeriksa jentik secara berkala.
  9. Memasang kasa di ventilasi.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *