Berikut ini Tugas Komisi Yudisial – dijelaskan lengkap

Berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang No.18 Tahun 2011, dalam melaksanakan wewenangnya dalam pasal 13 point a yaitu mengusulkan pengangkatan hakim agung dan hakim ad hoc untuk Mahkamah Agung pada DPR untuk mengusulkan hal tersebut, KY memiliki tugas seperti:

  • Melakukan pendaftaran calon hakim agung
  • Melakukan seleksi pada calon hakim agung
  • Menetapkan calon hakim agung
  • Mangajukan calon hakim agung kepada DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).

Berlandaskan Pasal 20 Undang-Undang No.18 Tahun 2011, dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim, Komisi Yudisial memiliki tugas:

  • Melakukan pemantauan dan pengawasan pada perilaku hakim
  • Menerima laporan dari masyarakat yang berkaitan dengan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim
  • Melakukan verifikasi, klarifikasi, dan investigasi pada laopran dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim secara tertutup.
  • Memutuskan benar tidaknya laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim
  • Mengambil langkah hukum dan atau langkah lain pada perorangan, kelompok orang atau badan hukum yang merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim

Selain tugas diatas, KY memiliki tugas untuk mengupayakan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan hakim. Dalam rangka menegakkan dan menjaga kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim, KY dapat meminta bantuan pada aparat penegak hukum untuk melakukan penyadapan dan merekam pembicaraan dalam hal adanya dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim oleh hakim.