Berikut ini Susunan Sistem Saraf – dijelaskan lengkap

Di dalam tubuh manusia ada miliaran sel saraf yang membentuk sistem saraf. Sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan juga sistem saraf otonom.

 Sistem saraf pusat

a . Otak

otak
Otak adalah alat tubuh yang sangat penting dan sebagai pusat pengatur dari segala kegiatan. Otak ada dalam rongga tengkorak, beratnya sekitar 1/50 dari berat badan. Bagian utama otak yaitu otak besar (Cerebrum), otak kecil (Cerebellum), dan batang otak.

  • Otak besar adalah pusat pengendali tubuh yang disadari. Otak besar dibagi menjadi dua belahan yaitu kanan dan kiri. Masing-masing belahan otak disebut hemister. Otak besar kanan mengatur dan mengendalikan kegiatan tubuh sebelah kiri, sedangkan otak belahan kiri mengatur dan mengendalikan bagian tubuh yang sebelah kanan.
  • Otak kecil ada di bagian belakang otak besar, tepatnya di bawah otak besar. Otak kecil terdiri dari dua lapisan yaitu lapisan luar yang berwarna kelabu dan lapisan dalam yang berwarna putih. Otak kecil dibagi menjadi dua bagian, yaitu kiri dan kanan dan dihubungkan oleh jembatan varol. Otak kecil memiliki fungsi sebagai pengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan kerja otot saatr akan melakukan kegiatan.
  • Batang otak tersusun atas medula oblangata, pons, dan otak tengah. Batang otak ada di depan otak kecil, di bawah otak besar, dan batang otak menjadi penghubung antara otak besar dan otak kecil. Batang otak disebut juga dengan sumsum lanjutan atau sumsum penghubung. Batang otak dibagi menjadi dua lapisan yaitu lapisan dalam dan luar. Fungsi dari batang otak untuk mengatur refleks fisiologis

b . Sumsum tulang belakang Sumsum tulang belakang ada dan memanjang dalam rongga tulang belakang, mulai dari ruas-ruas tulang leher hingga ruas-ruas tulang pinggang yang kedua. Sumsum tulang belakang terbagi menjadi dua lapisan, yaitu lapisan luar yang memiliki rwana putih dan lapisan dalam berwarna kelabu. Lapisan luar mengandung serabut saraf serta lapisan dalam mengandung badan saraf.
Dalam sumsum tulang belakang ada saraf sensorik, saraf motorik, dan saraf penghubung. Fungsinya yaitu sebagai penghantar impuls dari otak dan ke otak serta sebagai pusat pengatur gerak refleks.

Sistem Saraf Tepi

Sistem saraf tepi tersusun atas semua saraf yang membawa pesan dari dan ke sistem saraf pusat. Kerjasama sistem pusat dan sistem saraf tepi akan membentuk perubahan cepat pada tubuh dalam merespon rangsangan dari lingkungan. Sistem saraf ini dibedakan menjadi sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom. a. Sistem saraf somatis Sistem saraf somatis terdiri atas 12 pasang saraf kranial dan 31 pasang saraf sumsum tulang belakang. 12 pasang saraf otak akan menuju ke organ tertentu, misalnya mata, hidung, telinga, dan kulit. Saraf sumsum tulang belakang keluar dari sela ruas tulang belakang dan berhubungan dengan bagian-bagian tubuh. Saraf-saraf dari sistem somatis menghantarkan informasi antara kulit, sistem saraf pusat, dan otot-otot
rangka. Contoh dari sistem saraf somatis adalah sebagai berikut.

  • Saat mendengar bel rumah berbunyi, isyarat dari telinga sampai kepada otak. Otak menterjemahkan pesan itu dan mengirimkan ke kaki untuk melangkah mendekati pintu dan mengisyaratkan ke tangan untuk membukakan pintu.
  • Saat merasakan udara di sekitar panas, kulit menyampaikan informasi ke otak. lalu otak mengisyaratkan pada tangan untuk menghidupkan kipas angin.
  • Saat melihat kamar berantakan, mata menyampaikan informasi ke otak, otak akan menterjemahkan informasi dan mengisyaratkan tangan dan kaki untuk bergerak membersihkan kamar.

b. Sistem saraf otonom Reaksi yang membuat respon pada situasi ketakutan ini dikontrol pada sistem saraf otonom. Sistem saraf otonom mengatur kerja jaringan dan organ tubuh yang tak disadari. sistem saraf otonom merupakan pembuluh darah dan jantung. Sistem saraf otonom terdiri dari sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik.