Berikut ini Sejarah Sumpah Pemuda – dijelaskan lengkap

Sumpah pemuda terjadi dikarenakan pertimbangan dari para muda mudi Indonesia agar turut bangkit bersatu untuk melawan bangsa portugis yang sedang menjajah Indonesia. Disaat itu, Indonesia sudah berjuang melawan penjajah yang akan datang untuk mencuri serta menguasai rempah-rempah khas di Indonesia. Kemudian di tahun 1908 hadir Dr Sutomo, Dr Cipto Mangunkusumo, serta EFE Douwes Dekker yang sudah memprakarsai berdirinya organisasi Budi Utomo. Gerakan itu bertujuan agar memajukan pendidikan, peternakan, pertanian, serta budaya. Gerakan Budi Utomo itu sendiri yakni penyebab dari terjadinya sebuah pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia serta organisasi-organisasi kepemudaan seperti halnya Jong Betawi, Jong Minahasa, Jong Ambon, Pemuda Timor, Jong Java, serta Sekar Rukun. Dan salah satu dari organisasi pemuda yang selalu bersemangat berjuang menggerakkan sebuah persatuan Indonesia ialah perhimpunan Indonesia PI. Organisasi itu terdiri dari para pemuda-pemudi bangsa Indonesia dari berbagai suku yang ada di Belanda agar bisa menuntut ilmu. Saat itu, tak terdapat lagi perbedaan kedaerahan ataupun suku antar pemuda dikarenakan mereka sadar itu semua hanya akan menghambat keinginan serta cita-cita mereka. Hal itulah kemudian yang melatar belakangi terjadinya sebuah kongres pemuda serta rumusan sumpah pemuda. Lalu pada tahun 1920-an sudah terjadi pertemuan-pertemuan agar bisa mencapai kata sepakat serta persamaan visi dan juga misi, tetapi belum pula berhasil. Selanjutnya ditanggal 15 November 1925 terjadilah sebuah peristiwa kongres pemuda, yang sudah diselenggarakan agar bisa membentuk susunan dari kepanitiaan pelaksanaan kesepakatan. 30 Oktober 1926 seluruh dari organisasi pemuda itu berkumpul untuk melaksanakan rapat yang dikenal dengan nama dengan peristiwa kongres pemuda yang sudah menjadi permulaan dari persatuan seluruh pemuda Indonesia agar bisa memerdekakan Indonesia. Atas kejadian itulah munculah ide agar melakukan kongres pemuda yang ke II yang dilakukan oleh perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) yang sebuah organisasi persatuan pelajar dari seluruh Indonesia. Pada tanggal 26 sampai 28 Oktober 1928 kongres pemuda II dilaksanakan di Jakarta dengan kegiatan tiga kali rapat pada tiga tempat rapat ataupun gedung yang juga berbeda-beda. Saat berlangsungnya kongres pemuda II terjadi juga suatu insiden yang tidak lah menyenangkan. Belanda dengan terang-terangan menegur pimpinan dari rapat kongres pemuda II agar tak menyebut kemerdekaan Indonesia. Kemudian para pemuda-pemuda Indonesia justru semakin bersemangat serta kuat untuk melawan penjajah serta kolonialisme. Hingga pada akhir kongres pemuda II ditanggal 28 Oktober 1928 sumpah pemuda lahir yang isinya di buat Mohamad Yamin yang mendapat persetujuan dari seluruh peserta kongres.