Berikut ini Proses Pembentukan Eritrosit – dijelaskan lengkap

Proses pembentukan eritrosit disebut bersifat erythropoiesis dengan pembentukan yang dapat diatur oleh hormon glikoprotein sehingga dapat dikenali sebagai hasil pembentukan sel darah merah pada sel induk CFU-E. Setelah sel proereblast terbentuk dengan membelah beberapa kali kepada sel yang baru dari generasi divisi disebut sebagai erythroblast basofil sehingga dapat dicat pada warna dasar dengan mengandung sedikit hemoglobin. Di divisi berikutnya terbentuk lebih besar dari sel yang sebelumnya disebut polikromatofil erythroblast dengan jumlah Hb yang terbentuk lebih banyak setelah memberi sel warna merah. Sel ini juga akan dikena sebagai erythroblast orthochromats sebagai generasi yang berikutnya dalam konsentrasi 34% inti menjadi lebih kecil dan akan diserap dari sel retikulum endoplasma diserap. Sel disebut sebagai retikulosit karena masih mengandung sejumlahyang lebih kecil pada basofil yang memiliki sisa-sisa aparatus Golgi sebagai organel sitoplasmik yang lainnya. Selama tahap retikulosit sumsum tulang ke kapiler melalui melalui proses dari pori-pori penyebaran kapiler maka basofilik yang tersisa akan menghilang. Jika eritrosit sudah beredar pada sel darah merah dengan keadaan yang normal sekitar 120 hari maka sel darah merah menjadi lebih rapuh dan mudah pecah melalui pembuluh darah yang sangat sempit. Beberapa eritrosit akan meledak karena akan terperangkap ketika melewati pulpa limpa merah yang dilepaskan dari eritrosit difagositosis dan dicerna oleh sel makrofag. Struktur Eritrosit mengandung zat besi yang terkandung dalam HB yang diangkut kemudian dilepaskan ke dalam sumsum tulang untuk digunakan sebagai pembentukan sel darah merah yang baru atau dapat disimpan dalam ferritin pada jaringan yang lain. Pada tahap pembentukan eritrosit dengan kadar O2 pada udara maka protein (Co) mendapatkan kandungan vitamin B12 yang sangat penting karena sebagai faktor dalam memengaruhi proses pembentukan sel darah merah. Nah demikian lah yang dapat kami sampaikan mengenai pembahasan tentang Fungsi Eritrosit dan beberapa strukturnya, semoga dengan adanya artikel ini dapat berguna dan bermanfaat untuk kita semua, sekian dan terima kasih. Baca Juga: