Berikut ini Prinsip Etika Bisnis – dijelaskan lengkap

Prinsip etika bisnis ini sebenarnya perlu dipandang dari 3 sudut pandang seperti yang telah dikemukakan oleh Bertens (2013: 25):

  • Berdasarkan sudut pandang ekonomi, yakni bisnis yang baik adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan tanpa ada pihak yang dirugikan.
  • Berdasarkan sudut pandang hukum, bisnis yang baik yaitu bisnis yang tidak melanggar aturan-aturan hukum yang telah ditetapkan.
  • Berdasarkan sudut pandang moral, yakni bisnis yang baik ialah bisnis yang sesuai dengan ukuran-ukuran moralitas.

Sedangkan menurut Sonny Keraf (1998), Terdapat 5 prinsip yang bisa dijadikan pedoman perilaku dalam menjalankan praktik bisnis, yakni ;

  • Prinsip Otonomi

Prinsip ini menunjukkan sikap kemandirian, kebebasan, dan memiliki rasa tanggung jawab. Adapun orang yang mandiri berarti orang yang dapat mengambil suatu keputusan atau melakukan tindakan berdasarkan kemampuan sendiri.

  • Prinsip Kejujuran

Prinsip kejujuran yakni menanamkan sikap bahwa apa yang dikatakan sesuai dengan apa yang dipikirkan dan apa yang dikatakan itulah yang dikerjakan. Prinsip ini adalah wujud dari kepatuhan dalam melaksanakan berbagai komitmen atau perjanjian yang telah disepakati bersama.

  • Prinsip Keadilan

Prinsip keadilan yakni menanamkan sikap dalam memperlakukan semua pihak secara adil tanpa membeda-bedakan dari berbagai aspek baik dari aspek hukum, ekonomi maupun aspek-aspek lainnya.

  • Prinsip saling Menguntungkan

Prinsip ini menanamkan kesadaran bahwa dalam berbisnis harus menanamkan prinsip win-win solution, yang artinya dalam mengambil keputusan dan tindakan bisnis harus diusahakan agar pihak lain merasa diuntungkan.

  • Prinsip Integritas Moral

Prinsip ini adalah prinsip untuk tidak merugikan pihak lain dalam segala keputusan maupun tindakan bisnis yang diambil. Prinsip ini didasari kesadaran bahwa setiap orang harus dihormati harkat dan martabatnya.