Berikut ini Penjelasan Makna 6 Rukun Iman – dijelaskan lengkap

Berikut ini adalah penjelasan mengenai Rukun Iman, yaitu ialah : 1. Iman Kepada Allah Terdapat empat hal yang harus diimani oleh seseorang agar seseorang tersebut dikatakan beriman kepada Allah, yaitu:

  • Mengimani bahwa Allah SWT bersifat Wujud atau mengimani adanya Allah.
  • Mengimani rububiah Allah, artinya mengimani bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah SWT semata.
  • Mengimani uluhiah Allah, artinya meyakini bahwa tidak ada sembahan yang berhak untuk disembah selain Allah SWT.
  • Allah Swt memiliki 99 Nama yang baik artinya kita harus mengimani (al-Asma’ul Husna) semua nama dan sifat Allah yang Allah telah tetapkan untuk diri-Nya, serta menjauhi sikap menghilangkan makna, mempertanyakan, memalingkan makna, dan menyerupakan Allah SWT.

2. Iman kepada para malaikat Allah Selain manusia dan jin Allah  SWT juga menciptakan Malaikat yang mana malaikat tersebut harus kita imani artinya kita wajib beriman tentang adanya malaikat. 3. Iman kepada kitab-kitab Allah
Yaitu maksudnya kita harus yakin bahwa seluruh kitab Allah adalah ucapan-Nya (Firman-Nya), bukan ciptaan-Nya. Karena ucapan (kalam) merupakan sifat Allah dan maka sifat Allah bukanlah makhluk. Adapun kitab-kitab Allah SWT yang telah diturunkan kepada Nabi-Nabi pilihan-Nya yaitu Kitab Taurat, Injil, Zabur, dan yang terakhir yaitu kitab Al-Qur’an diturunkan kepada NAbi Terakhir yakni Nabi Muhammad SAW. 4. Iman kepada para rasul Allah
Artinya kita wajib mengimani bahwa ada laki-laki dari kalangan manusia yang Allah SWT pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan makhluk-Nya. Kita wajib mengetahui 25 nabi dan rasul, pembuka para nabi adalah nabi adam dan penutup para Nabi adalah Nabi Muhammad SAW. 5. Iman kepada hari kiamat (hari akhir)
Artinya kita wajib mengimani segala sesuatu yang terjadi di alam barzakh atau alam antara dunia dan akhirat berupa fitnah kubur (nikmat atau siksa). Mengimani tanda-tanda kiamat, hari kebangkitan di padang mahsyar, adanya hisab, misan, hingga berakhir di Surga atau Neraka yang tentunya atas kehendak Allah SWT. 6. Iman kepada Qada dan Qadar
Mengimani segala sesuatu yang terjadi yang baik maupun yang buruk kesemuaannya itu berasal dari Allah SWT. Mengimani bahwa Allah SWT yang menghendaki segala sesuatu terjadi di alam semesta. Karena seluruh makhluk, zat dan sifat mereka dan juga perbuatan mereka merupakan ciptaan Allah SWT.