Berikut ini Hikmah & Firman Saat Perjanjian Hudaibiyah – dijelaskan lengkap

Akhirnya mereka pun berangkat menuju pulang. Sementara pada saat rombongan ini berada di tengah perjalanan antara Makkah dengan Madinah, turunlah firman dari Allah Subhana Wa Ta’al. Rasulullah SAW pun kemudian membacakannya kepada kaumnya : اِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُّبِيْنًاۙ لِّيَغْفِرَ لَكَ اللّٰهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْۢبِكَ وَمَا تَاَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَاطًا مُّسْتَقِيْمًاۙ وَّيَنْصُرَكَ اللّٰهُ نَصْرًا عَزِيْزًا “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus, dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).” (QS Al-Fath: 1-3) Menjadi jelas bahwa Perjanjian Hudaibiyah ini merupakan suatu kemenangan yang nyata sekali. Dan hal ini memang demikianlah adanya. Sejarah pun mencatat, bahwa isi perjanjian ini merupakan suatu hasil politik yang bijaksana dan pandangan jauh ke depan. Kelanjutan dari perjanjian Hudaibiyah inilah yang mempunyai peran besar sekali pengaruhnya terhadap masa depan Islam dan bangsa Arab. Inilah pertama kalinya kaum kafir Quraisy mengakui Rasulullah SAW bukan sebagai pemberontak, melainkan sebagai orang yang tegak sama tinggi dan duduk sama rendah dalam istilah meraka. Sekaligus, hal ini pun membuat kaum Quraisy mengakui pula berdirinya dan adanya kedaulatan Islam. Perjanjian Hudaibiyah juga adalah suatu pengakuan bahwa kaum Muslimin pun berhak berziarah ke Ka’bah dan melakukan runtutan ibadah haji. Dengan begitu mereka pun mengakui bahwa Islam merupakan agama yang sah di antara agama-agama lain di jazirah itu. Kemudian, gencatan senjata yang dilakukan selama 2tahun atau sepuluh tahun lamanya tersebut membuat pihak Muslimin merasa lebih aman. Terutama lebih aman dari jurusan selatan, mereka pun tidak khawatir akan mendapat serangan dari kaum Kafir Quraisy. Hal ini pun berarti membuka jalan bagi agama Islam untuk lebih tersebar lagi. Bukankah kaum Quraisy yang dulunya adalah musuh Islam yang paling gigih dan lawan perang paling keras, yang pada saat ini sudah tunduk. Padahal, sebelum itu kaum kafir Quraisy sama sekali tidak pernah tunduk kepada Islam.

Apa itu perjanjian hudaibiyah?

Perjanjian Hudaibiyyah merupakan perjanjian yang diadakan di wilayah Hudaibiyah Mekkah pada Maret, 628 M. Hudaibiyah terletak 22 Kilo meter arah Barat dari Mekkah menuju Jeddah, yang sekarang terdapat Masjid Ar-Ridhwân.

Apa hikmah dari perjanjian hudaibiyah?

Pengakuan kaum Quraisy terhadap kedudukan kaum muslimin. Dengan disepakatinya perjanjian ini menunjukkan bahwa kaum kafir Quraisy mengakui kedudukan kaum muslimin. Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Isi Perjanjian Hudaibiyah. Semoga bermanfaat. Artikel lainnya :