Berikut ini Contoh aksioma – dijelaskan lengkap

1. Dengan Melalui 2 titik sembarang hanya bisa dibuat suatu garis lurus.
2, Dengan melalui tiga buah titik sembarang hanya bisa dibuat sebuah bidang.

Pengertian Postulat

Postulat adalah suatu pernyataan yang dibuat untuk mendukung sebuah teori tanpa harus dibuktikan kebenarannya. Contohnya adalah postulat dari Einstein yang dalam relativitas khusus tentang kecepatan cahaya. Contoh Postulat pembuktian serta dapat digunakan ialah sebagai premis pada deduksi. Ada 8 prinsip dalam postulat : 1. Prinsip Kausalitas adalah keyakinan bahwa setiap kejadian mempunyai sebab dan dalam situasi yang sama.
2. Prinsip Prediktif Uniformatif mengatakan bahwa sekelompok kejadian akan menunjukkan derajat hubungan di antara mereka di kemudian hari sama dengan apa yang mereka perlihatkan pada masa yang lalu atau sekarang.
3. Prinsip Objektivitas mengharuskan si penyelidik untuk bersikap tidak memihak mengenai berbagai data di hadapannya.
4. Prinsip Empirisme mendorong si penyelidik untuk menganggap bahwa kesan dari indranya dapat dipercaya dan bahwa ia dapat mengkonsep kebenaran dengan menunjukkan fakta-fakta yang telah dialaminya.
5. Prinsip Kehematan atau parsimony mengatakan bahwa oleh karena banyak hal yang sama seseorang memilih keterangan yang paling sederhana dan menganggapnya sebagai yang paling benar.
6. Prinsip Isolasi adalah menghendaki agar fenomena yang diselidiki harus dipisahkan dari yang lainnya.
7. Prinsip Kontrol mengatakan bahwa kontrol adalah sangat perlu, khususnya untuk melakukan eksperimen.
8. Prinsip Pengukuran yang Pasti atau exact measurement, prinsip ini menghendaki agar berbagai hasil penyelidikan dapat dijelaskan secara kuantitatif atau matematik.

Postulat Geometri

Dengan mistar dan jangka : 1. Dapat dibuat sebuah garis lurus dari suatu titik ke titik lain.
2. Dapat dihasilkan garis lurus terhingga dengan sebarang panjang
3. Dapat dilukis lingkaran dengan menggunakan sebarang titik ialah sebagai pusat serta jari-jari sebarang panjang

Postulat Ekivalensi Massa

1. Hukum lembam Newton tersebut menggunakan massa lembam, m G = ma
2. Hukum gravitasi Newton tersebut menggunakan massa gravitasi, m dan M
3. Postulat: massa lembam m sama dengan (=) massa gravitasi m (hal ini dapat diterangkan oleh Einstein)