Berikut ini 2. Contoh Teks Drama Persahabatan – dijelaskan lengkap

Amplop untuk Dela

Dela, Reza, Rifan dan Lia sedang serius sekali menyaksikan Satia yang lagi bertanding. Mereka memangnya tak satu SMA tapi akrab dikarenakan dulu satu SMP. Sehingganya terlihat jelas sangat kompak serta mereka saling mendukung antara sahabatnya seperti hari ini. Tapi tak tau kenapa sepertinya ada yang sangat aneh dengan Dela yang hari ini, dia hanya saja diam serta tentu saja Lia pun menyadari itu. Lia: Lu kenapa Del? Dari tadi hanya diam aja tidak ada semangatnya. Reza: iya juga yak, biasanya kalau Satia lagi tanding Dela yang sangat heboh untuk teriak. Rifwan: Lu sakit Del? Dela: Tidak, gua ini baik-baik saja, sudahlah gua ke kamar mandi dulu lah. Dela pun melangkah pergi. Rifan: iya aneh, kalau enggak aneh ya enggak mungkin Dela pergi ke kamar mandi sendirian, dia juga kan penakut pastinya minta dianterin Lia. Riza yang sedang asik sekali mengorek isi tas dari Dela yang memang tak dibawa Dela, sesudah menemukan hpnya Riza pun mendekat ke dua sahabatnya yang sedang mengalami kebingungan. Rifan: jiwa maling dia sudah hebat banget. Riza: ini namanya sebuah jiwa persahabatan. Dela: yang di mana hobinya itu membobol hp orang mulu. Riza: salah kalian lah, buat Pasword terlalu gampang sekali diingat. Mereka yang membaca isi chat dihpnya Dela serta benar saja sudah ternyata Dela yang sedang terdapat masalah dikarenakan keluarganya sedang kesusahan jadinya Dela telah menunggak uang komite sekolah. Rifan yang memberi tau Satia yang baru saja selesai tanding serta kebingungan setelah melihat sahabatnya itu bertingkah aneh. Sesudah selesai bercerita pada akhirnya mereka pun menemukan solusinya. Pertandingannya pun selesai dan Satia pun sebagai pemenang, dia juga menerima sebuah hadiah yang sebesar 5 juta. Agar membuat masalah dari Dela terselesaikan dan Delanya curiga akhirnya pun Satia memberikan ke empat temannya itu amplop. Satia: gue kan sudah menang, entah mengapa jiwa kaya raya gua ini menjerit mau mengobral amplop untuk kalian. Reza: jiwa miskin gua berteriak histeris. Satia: tapi hanya satu amplop yang berisi uang, sisanya itu kosong. Mereka yang memang sudah bekerjasama serta menandai amplop yang isinya kosong sehingganya hanya ada sisa amplop yang berisi uang untuk Dela. Dela: serius ini uang nya buat gua? Kalian tidak ada yang iri. Lia: jelas lu yang hoki. Seketika Dela pun menangis serta langsung dipeluk Lia. Sedangkan yang lainnya pun menyemangati Dela.