Ali bin Abu Thalib Pemimpin Yang Luar Biasa dan sangat sederhana

Saat Ali bin Abu Thalib menjadi khalifah, pemerintahannya hanya berlangsung selama 4 tahun 9 bulan. Ali terpilih menjadi khalifah setelah Usman bin Affan meninggal.

Ali merupakan sosok yang sederhana, walaupun sebagai khalifah namun dia mencari nafkah dengan bekerja kasar. Kesederhanaannya dapat terlihat dari perabot rumah tangganya yang tidak pernah bertambah, sedang istrinya melaksanakan semua tugas rumah tangga dengan tangannya sendiri.

Ali sangat sederhana, shalih, rendah hati dan penuh kebajikan. Ali memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang besar, senang membantu orang miskin, dan suka memaafkan musuh meskipun telah mengancam jiwa raganya. Ali memiliki sikap ksatria, kekuatan watak, kemanusiaan, dan keikhlasan hati.

Contoh kesederhanaan yang diwariskan Rasulullah kepada 4 pengganti beliau tidak ada taranya dalam sejarah. Para khalifah itu melaksanakan kehidupan seperti pertapa dan tidak pernah ingin memanfaatkan kekayaan yang bergelimang di hadapannya. Istana dan jubah kerajaan ada pada mereka, tetapi keempat khalifah itu jasmaniah maupun ruhaniah sangat bangga dengan gubuk tempat tinggalnya dan pakaian lusuh yang mereka pakai.

Ali hidup jauh lebih sederhana daripada rakyatnya, dia pergi ke masjid tanpa pengawalan. Sedangkan untuk kesejahteraan rakyatnya, Ali memperhatikan kesejahteraan negara dan rakyatnya, sehingga persoalan kecil yang timbul di daerah perbatasan yang jauh, segera menjadi perhatiannya. Hati dan jiwa Ali diabdikan untuk mencintai Allah, dan seluruh tenaganya dibaktikan untuk melayani rakyat.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *