Upaya Penanggulangan Konflik Sosial

Secara umum, upaya mengatasi konflik sosial dilakukan melalui akomodasi. Akomodasi memiliki dua makna, yaitu yang merujuk pada keadaan dan proses. Akomodasi terbagi atas beberapa bentuk yaitu diantaranya:

Advertisement

Koersi, merupakan bentuk akomodasi yang prosesnya melalui paksaan fisik atau psikologis.

Kompromi, merupakan suatu bentuk akomodasi di mana pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutan agar tercapai suatu penyelesaian.

Mediasi, di sini media hampir mirip dengan arbitrasi. Hanya saja pihak ketiga bersifat netral, hanya sebagai penasehat, yang tak berwenang mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah.

Arbitrasi, merupakan cara untuk mencapai sebuah kompromi melalui pihak ketiga sebab pihak-pihak yang bertikai tidak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Pihak ketiga ini dipilih oleh kedua belah pihak atau oleh badan yang berwenang.

Konsiliasi, merupakan suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak yang bertikai untuk mencapai suatu kesepakatan.

Advertisement

Toleransi (toleration), yaitu suatu bentuk akomodasi yang terjadinya tanpa persetujuan formal. Berupa sikap sabar membiarkan perbedaan, sehingga pertikaian dapat selesai dengan sendirinya.

Stalemate, terjadinya ketika pihak-pihak yang bertikai memiliki kekuatan seimbang sehingga akhirnya pertikaian tersebut berhenti pada titik tertentu atau terjadi kemacetan.

Ajudikasi (ajudication), yaitu suatu cara menyelesaikan masalah melalui pengadilan.

Segresi (segretion), yaitu masing-masing pihak memisahkan diri dan saling menghindar dalam rangka mengurangi ketegangan.

Eliminasi (elimination), yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat dalam konflik karena mengalah.

Subjugation atau Domination, yaitu pihak yang mempunyai kekuatan besar (dominan) meminta pihak lain untuk menaatinya.

Keputusan mayoritas (majority rule), yaitu keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak dalam voting.

Minority Consent, yaitu golongan minoritas yang tidak merasa dikalahkan tetapi dapat melakukan begiatan bersama.

Konversi, yaitu penyelesaian konflik di mana salah satu pihak bersedia mengalah dan mau menerima pendirian pihak lain.

Gencatan Senjata (cease fire), yaitu penangguhan permusuhan dalam jangka waktu tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.