Struktur Ion Kompleks

Ion kompleks adalah ion yang terbentuk dari suatu kation tunggal (biasanya ion logam transisi) yang terikat langsung pada beberapa anion atau molekul netral.

Advertisement

Selanjutnya ion logam itu disebut ion pusat, sedangkan anion atau molekul netral yang terikat kepadanya disebut ligan. Jadi, suatu ion kompleks terdiri atas satu ion pusat dan Lian-ligannya.

Ligan

Menurut teori ikatan valensi, ikatan antara ion pusat dengan ligannya adalah ikatan kovalen koordinat dengan ligan sebagai penyumbang pasangan elektron, sedangkan ion pusat menyiapkan orbital kosong. Jadi, ligan haruslah mempunyai pasangan elektron bebas.

Ligan yang menyumbangkan satu pasang elektron (mempunyai satu atom donor) disebut ligan unidentat, yang menyumbangkan dua pasang elektron (mempunyai dua atom donor) disebut bidentat, dan yang menyumbang lebih dari dua pasang elektron disebut polidentat. Ligan bi atau polidentat mempunyai bentuk yang cukup panjang sehingga dapat melengkung untuk mengarahkan dua atau lebih atom donornya pada satu ion pusat. Beberapa contoh ligan diberikan pada Tabel.

Beberapa contoh ligan
Tabel. Beberapa contoh ligan

Bilangan Koordinasi

Jumlah ligan sederhana atau jumlah atom donor yang terikat pada satu ion pusat disebut bilangan koordinasi ion pusat itu. Bilangan koordinasi Fe dalam ion kompleks Fe(CN)64- adalah 6, sedangkan bilangan koordinasi Cu dalam ion kompleks Cu(NH3)42+ adalah 4.

Biasanya, bilangan koordinasi suatu ion pusat sama dengan dua kali bilangan oksidasinya. Bilangan koordinasi yang umum adalah 2, 4, dan 6. Perhatikanlah beberapa contoh berikut.

Advertisement

Bilangan koordinasi 2 : Ag(NH3)2+.

Bilangan koordinasi 4 : Cu(NH3)42+, Zn(NH3)42+, dan PtCl42-

Bilangan koordinasi 6 : Fe(CN)63-, Co(NH3)4Cl2+, dan PtCl62-

Muatan Ion Kompleks

Muatan ion kompleks sama dengan jumlah muatan ion pusat dengan ligan-ligannya

Perhatikanlah beberapa contoh berikut.

Contoh 1

Ion kompleks yang terdiri dari ion pusat Cr3+, dua ligan Cl, dan empat ligan H2O mempunyai muatan = (+3) + 2(-1) + 4(0) = +1. Rumus ion kompleks itu adalah [Cr(H2O)4Cl2]+.

Contoh 2

Berapakah bilangan oksidasi ion pusat dalam ion kompleks [Cr(H2O)2Cl4]? Jika dimisalkan bilangan oksidasi Cr dalam ion itu = x, maka

x + 2(0) + 4(-1) = -1

x – 4 = -1

x = +3

Leave a Reply

Your email address will not be published.