Soal dan pembahasan senyawa organik

Simak dulu pengantar Soal dan pembahasan senyawa organik dalam artikel singkat berikut ini. Kimia organik adalah ilmu yang mempelajari senyawa yang mengandung unsur karbon. Ini adalah topik yang luas mulai yang tumpang tindih dengan ilmu-ilmu lain seperti biokimia, kedokteran, dan ilmu material.

Advertisement

Ahli kimia organik mempelajari sifat, struktur, dan reaksi kimia senyawa organik. Karbon adalah unsur sentral untuk semua organisme hidup. Ini adalah dasar untuk semua kehidupan di bumi. Dengan mempelajari karbon dan senyawa organik, ilmuwan dapat mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan, tubuh manusia, dan bagaimana cara kerjanya.

Kebanyakan molekul organik yang terdiri dari cincin panjang atau rantai atom karbon dengan atom unsur lain yang melekat. Unsur umum selain karbon (C) yang ditemukan dalam senyawa organik termasuk hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), fosfor (P), dan sulfur (S).

1. Protein yang berguna sebagai biokatalis dalam sistem hidup adalah ….

  1. enzim
  2. albumin
  3. hemoglobin
  4. protamin
  5. lipoprotein

Jawaban: A

Enzim merupakan protein fungsional yang berperan sebagai biokatalis dalam sistem hidup.

Advertisement

2. Perhatikan data uji protein dibawah ini.

No Senyawa Pereaksi
Biuret Timbal Xanto­proteat
1 A + +
2 B +
3 C + +
4 D +

Pasangan senyawa yang mengandung ikatan peptide adalah ….

  1. A dan B
  2. B dan C
  3. C dan D
  4. A dan C
  5. B dan D

Jawaban: D

Bahan yang mengandung ikatan peptide jika dites dengan peraksi biuret akan menghasilkan warna ungu menunjukkan hasil positif.

3. Dibawah ini yang bukan sifat asam amino adalah ….

  1. bersifat amfoter
  2. bisa membentuk zwitter ion
  3. bisa dihidrolisis menjadi dua macam monosakarida
  4. bersifat optis aktif kecuali glisin
  5. dapat berpolimerisasi membentuk protein melalui ikatan peptida

Jawaban: C

Sifat-sifat asam amino:

  • Bersifat amfoter.
  • Bisa membentuk zwitter ion.
  • Bersifat optis aktif kecuali glisin.
  • Dapat berpolimerisasi membentuk protein melalui ikatan peptida.

4. Untuk membuktikan adanya gugus fenol dalam protein dilakukan uji ….

  1. uji biuret
  2. uji fehling
  3. uji milon
  4. uji xantoprotein
  5. uji iodine

Jawaban: C

Uji milon bertujuan untuk membuktikan adanya gugus fenol dalam protein, dilakukan dengan menggunakan pereaksi HgNO3 + Hg(NO3)2 dan akan menghasilkan endapan putih yang berubah merah jika dipanaskan.

5. Reaksi saponifikasi adalah reaksi lemak atau minyak dengan ….

  1. NaOH
  2. ester
  3. air
  4. alkohol
  5. eter

Jawaban: A

Reaksi saponifikasi adalah reaksi antara lemak atau minyak dengan basa kuat yang menghasilkan garam dari asam lemaknya dan gliserol. Garam dari asam lemak inilah yang disebut sabun.

6. Pada proses pembuatan margarin, minyak dipadatkan menjadi lemak dengan cara ….

  1. pendinginan
  2. pemanasan
  3. netralisasi
  4. oksidasi
  5. hidrogenasi

Jawaban: E

Margarin adalah ester tak jenuh yang memiliki ikatan rangkap. Margarin dapat dibuat dengan mengadisi ikatan pada minyak dengan hidrogen (hidrogenasi).

7. Karbohidrat adalah sumber energi bagi makhluk hidup. Di dalam tubuh karbohidrat diubah menjadi ….

  1. disakarida
  2. protein
  3. glukosa
  4. galaktosa
  5. fruktosa

Jawaban: C

Karbohidrat (polisakarida seperti amilum dan glikogen) didalam tubuh akan dihidrolisis menjadi glukosa.

8. Dalam urin seorang penderita diabetes dapat diidentifikasi adanya ….

  1. glukosa
  2. fruktosa
  3. galaktosa
  4. glukosa
  5. naltosa

Jawaban: D

Pada seseorang yang mengidap penyakit diabetes ditemukan tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah.

9. Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui banyaknya ikatan rangkap yang terdapat dalam minyak yaitu ….

  1. bilangan penyabunan
  2. bilangan iodin
  3. bilangan oksidasi
  4. bilangan asam
  5. bilangan ester

Jawaban: B

  • Bilangan asam adalah jumlah miligram KOH yang diperlukan untuk menetralkan asam lemak bebas dalam 1 gram minyak atau lemak.
  • Bilangan penyabunan adalah jumlah miligram KOH untuk menyabunkan 1 gram minyak atau lemak.
  • Bilangan iodin adalah jumlah garam I2 yang diperlukan untuk menjenuhkan ikatan dalam 100 gram minyak atau lemak.
  • Bilangan ester adalah jumlah miligram KOH untuk mengesterkan 1 gram minyak atau lemak.

10. Perhatikan struktur kimia glukosa dibawah ini

hc17

Mengandung gugus fungsional ….

  1. aldehida dan asam karboksilat
  2. alkohol dan asam karboksilat
  3. alkohol dan keton
  4. aldehida dan ester
  5. alkohol dan aldehida

Jawaban: E

Glukosa mengandung gugus alkohol (–OH) pada atom nomor 2, 3, 4, 5, 6 dan gugus aldehida (–CHO).

11. Senyawa yang merupakan amina tersier adalah ….

  1. C2H5NHCH3
  2. (CH3)2NCH3
  3. C6H5NH2
  4. C3H7NH2
  5. (CH3)2NH

Jawaban: B

Amina tersier: N mengikat satu alkil.

Amina sekunder: N mengikat dua alkil.

Amina tersier: N mengikat tiga alkil.

12. Didalam tubuh manusia, energi disimpan da­lam bentuk ….

  1. glikogen
  2. glukosa
  3. ATP
  4. ADP
  5. AMP

Jawaban: C

Dalam tubuh manusia, energi yang dihasilkan dari proses katabolisme glukosa akan disimpan dengan mengubah ADP menjadi ATP.

13. Asam-asam lemak bereaksi dengan basa mem­bentuk ….

  1. garam ionik
  2. gliserol
  3. gliserin
  4. air
  5. minyak

Jawaban: A

Asam-asam lemak bereaksi dengan basa membentuk garam ionik, sesuai dengan reaksi berikut.

RCO2H + NaHCO3 → RCO2(–)Na(+) + CO2 + H2O

RCO2H + (CH3)3N → RCO2(–)(CH3)3NH(+)

RCO2H + AgOH→RCO2(–)Ag(+) + H2O

14. Polimer glukosa ikatan beta adalah ….

  1. fruktosa
  2. amilum
  3. galaktosa
  4. selulosa
  5. glikogen

Jawaban: D

  • amilum: polimer glukosa ikatan alfa
  • selulosa: polimer glukosa ikatan beta
  • glikogen: polimer glukosa bercabang

15. Amilum ditambah dengan iodin akan meng­hasilkan warna ….

  1. kuning
  2. oranye
  3. merah
  4. biru
  5. hitam

Jawaban: D

Amilum + iodin → warna biru.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.