Sebutkan perbedaan elektrolit kuat dan elektrolit lemah dan contohnya

Elektrolit merupakan bahan kimia terkecil yang penting bagi sel-sel dalam tubuh untuk berfungsi dan memungkinkan tubuh untuk bekerja. Elektrolit seperti natrium, kalium, dan lain-lain sangat penting dalam memungkinkan sel untuk menghasilkan energi, menjaga stabilitas dinding mereka, dan berfungsi secara umum.

Advertisement

Mereka menghasilkan listrik, kontraksi otot, memindahkan air dan cairan dalam tubuh, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan lainnya.

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik, karena di dalam larutan mengalami ionisasi. Larutan yang bersifat seperti ini adalah asam, basa, dan garam seperti NaCl, HCl, NaOH, dll.

Berdasarkan kekuatan terionisasinya larutan elektrolit terbagi 2 yaitu elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Berikut perbedaan dari elektrolit kuat dan elektrolit lemah:

No Elektrolit Kuat Elektrolit Lemah
1 Dalam air terionisasi sempurna (reaksi berkesudahan). Dalam air terionisasi sebagian (reaksi setimbang), maka mem­punyai Ka atau Kb.
2 Daya hantar listrik kuat. Daya hantar listrik lemah.
3 Dalam alat uji elektrolit ditandai:

Lampu menyala terang.

Advertisement

Gelembung gas banyak.

Dalam alat uji elektrolit ditandai:

– Lampu redup/mati.

– Gelembung gas sedikit.

4 Derajat ionisasi (α = 1). Derajat ionisasi ( 0 < α < 1).
5 Contoh:

– Asamida (HCl, HBr, HI).

– Asam oksi (H2SO4, HNO3, HClO4, HClO3).

– Basa (NaOH, KOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2)

– Garam yang terlarut dalam air (sebagian besar terlarut dalam air): NaCl, K2SO4.

Contoh:

– Sebagian asam, selain yang kuat: CH3COOH, HCN

– Sebagian basa, selain yang kuat: NH4OH, Al(OH)3, Cu(OH)2, dll.

– Sebagian kecil garam, seperti garam rangkap: K2SO4, Al2(SO4)3 .24 H2O (tawas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.