Sebutkan contoh kelainan gangguan pada tulang

Tulang sebagai organ tubuh sering mengalami gangguan ataupun kelainan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh serangga kuman, kekurangan zat, hormon, vitamin, atau karena sebab-sebab lain.

Advertisement

Gangguan dan kelainan dapat menyerang tulang sehingga menyebabkan terganggunya aktivitas dan pergerakan normal tubuh. Beberapa gangguan dan kelainan yang dapat terjadi pada tulang adalah:

Infeksi oleh virus atau bakteri dapat menyebabkan seperti peradangan sendi, berupa artritis sika (keringnya sendi akibat kekurangan cairan) atau artritis eksudatif (rongga sendi terisi oleh getah radang) akibat infeksi Neisseria gonorrhoea dan Treponema pallidum, infeksi oleh virus polio dapat menyebabkan kelumpuhan karena terhambatnya pertumbuhan tulang dan abnormalitas pada tulang.

Kecelakan dapat menyebabkan retak tulang (fisura), patah tulang (fraktura), atau robeknya selaput sendi (memar).

Sikap tubuh yang salah dapat menyebabkan tulang belakang terlalu bungkuk (kifosis), tulang belakang terlalu melengkung ke arah depan (lordosis), atau tulang belakang terlalu bengkok ke samping (skoliosis).

Defisiensi vitamin D dapat menyebabkan rakitis (pembengkokkan pada kaki atau gangguan pada proses pembentukan tulang sehingga tulang menjadi kurang keras).

Advertisement

Kegagalan metabolisme asam urat dapat menyebabkan gangguan sendi yang disebut penyakit gout.

Infeksi Sendi

Infeksi sendi pada persendian dapat menimbulkan dua kemungkinan, yaitu:

  • Timbulnya getah radang yang mengisi rongga sendi. Hal ini menyebabkan rasa sakit pada setiap gerakan. Peristiwa ini disebut artritis eksudatif.
  • Infeksi oleh kuman gonorheo dan kuman sifilis dapat menyebabkan berkurangnya minyak sendi, sehingga seakan-akan minyak sendi kering. Pada waktu tulang sendi digerakkan, sendi seperti berderik dan menimbulkan rasa nyeri, disebut artritis sika.

Memar

Memar terjadi karena sobeknya selaput sendi. Bila sobeknya selaput sendi ini diikuti oleh lepasnya ujung tulang dari sendi maka disebut urai sendi.

Layuh semu

Layuh semu adalah keadaan di mana tulang tidak bertenaga. Hal ini mislanya disebabkan oleh infeksi sifilis pada anak sejak dalam kandungan. Infeksi ini menyebabkan rusaknya cakra epifisis, sehingga tulang menjadi layuh.

Fraktura/fisura

Fraktura atau fisura adalah retak patahnya tulang pipa. Dibedakan menjadi dua, yaitu patah tulang terbuka dan patah tulang tertutup. Patah tulang tertutup adalah apabila tulang yang patah tetap terlindungi oleh otot dan kulit. Sedang patah tulang terbuka adalah apabila tulang yang patah, mencuat ke permukaan kulit. Pada berkas tulang yang patah biasanya setelah menyambung akan timbul benjolan. Sambungan tulang yang patah ini disebut kalus.

Nekrosa

Nekrosa adalah matinya sel tulang. Biasanya hal ini disebabkan oleh kerusakan periostium (selaput pembungkus tulang), yang bertugas menumbuhkan tulang.

Gangguan pada ruas-ruas tulang belakang (tulang punggung)

Jika ruas-ruas tulang belakang dilihat dari samping tampak terlalu bengkok ke depan disebut lordosis, dan bila terlalu bengkok ke belakang disebut kifosis. Tetapi bila ruas-ruas tulang belakang bengkok ke ssamping disebut skoliosis.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.