Perbedaan hukum Coulomb dan hukum Gauss

Hukum Gauss dan hukum Coulomb adalah dua hukum yang sangat penting yang digunakan dalam teori medan elektromagnetik. Ini adalah dua hukum yang paling mendasar, yang mengarah pada perkembangan dari medan elektromagnetik. Hukum-hukum ini, bersama dengan hukum Ampere, menyebabkan persamaan Maxwell.

Advertisement

Persamaan Maxwell adalah satu set dari empat persamaan yang dapat menggambarkan fenomena apapun dalam teori elektromagnetik. Pemahaman menyeluruh dalam dua hukum ini diperlukan, untuk sepenuhnya memahami teori-teori elektromagnetisme.

Pada artikel ini, kita akan membahas apa itu hukum Gauss dan hukum Coulomb, aplikasi mereka, definisi, kesamaan antara kedua, dan akhirnya perbedaan antara hukum Gauss dan hukum Coulomb.

Hukum Gauss

Hukum Gauss adalah hukum yang sangat penting yang menggambarkan sifat-sifat medan listrik, medan magnet dan medan gravitasi. Hukum Gauss untuk medan listrik menyatakan bahwa fluks listrik melalui permukaan tertutup sebanding dengan muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan.

Hal ini dapat dinyatakan sebagai ∅ = Q / ε0 mana ∅ adalah fluks listrik yang melalui permukaan tertutup S melingkupi setiap volume V, Q adalah muatan tertutup oleh permukaan, dan ε0 adalah konstanta dielektrik.

Untuk memahami konsep ini, yang pertama harus memahami konsep fluks listrik. Fluks listrik di atas permukaan adalah pengukuran jumlah garis medan listrik yang melewati permukaan. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah garis medan listrik di permukaan. Hukum Gauss untuk medan magnet adalah hukum yang sangat penting.

Advertisement

Hukum Gauss untuk medan magnet menyatakan bahwa total fluks magnetik di permukaan tertutup adalah nol. Hal ini karena monopol magnetik tidak ada. Kutub magnet hanya ada sebagai dipol. Dalam setiap permukaan tertutup yang diberikan, polaritas magnetik total adalah nol. Oleh karena itu, fluks magnetik di permukaan tertutup adalah nol.

Hukum Coulomb

Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan interaksi antara partikel bermuatan listrik. Ini menyatakan bahwa gaya antara dua partikel bermuatan listrik sebanding dengan muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua partikel. Hal ini dapat dinyatakan dengan menggunakan persamaan F = Q1Q2 / 4πr2ε0 mana Q1 dan Q2 adalah muatan partikel, r adalah jarak antara kedua muatan, dan ε0 adalah konstanta dielektrik ruang hampa.

Jika persamaan ini didefinisikan untuk media lain dan bukan ruang hampa, ε0 harus diganti dengan ε, di mana ε adalah konstanta dielektrik medium. Jika muatan ini memiliki tanda yang sama, F akan menjadi nilai positif. Ini berarti dua muatan akan saling tolak menolak satu sama lain. Jika dua muatan ini berlawanan tanda-tanda, F menjadi nilai negatif; dengan demikian, menggambarkan daya tarik antara dua muatan.

hukum Coulomb

Apa perbedaan antara hukum Coulomb dan hukum Gauss?

  • hukum Coulomb menggambarkan interaksi antara dua muatan sementara hukum Gauss menjelaskan fluks yang melewati permukaan tertutup.
  • hukum Coulomb hanya berlaku untuk medan listrik sementara hukum Gauss berlaku untuk medan listrik, medan magnet dan medan gravitasi.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.