Peranan Alga bagi Kehidupan Manusia

Tidak diragukan lagi bahwa alga banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia di berbagai bidang, antara lain di bidang pertanian, industri, dan perikanan.

Advertisement

Di bidang pertanian

  • Anabaena cysadae yang bersimbiosis dengan pakis haji, dan Anabaena azolae yang bersimbiosis dengan paku air, dapat mengikat N2 bebas dari udara, sehingga dapat menyuburkan tanah.
  • Nostac commune yang hidup bebas juga dapat mengikat N2 bebas dari udara, berkembang biak dengan heterosista dan dengan hormogonium. Heterosista adalah sel yang bentuknya berbeda dengan sel tetangganya serta berinding tebal. (Lihat Gambar 3.13).
Gambar 3.13. Nostoc
Gambar 3.13. Nostoc

Di bidang industri

  • Phaeophyceae dapat menghasilkan: Asam alginat dan algina, yaitu bahan kimia yang digunakan sebagai bahan untuk industri palstik dan kosmetik.
  • Tanah diatom yang digunakan untuk isolator dinamit, dibentuk oleh Navicula sp yang mati. Sel-sel Navicula akan mengendap membentuk tanah diatom yang banyak digunakan untuk badan isolasi, bahan penggosok, bahan penyekat, dan pembuatan saringan. (Lihat Gambar 3.14).
Gambar 3.14. (a)
Gambar 3.14. (a)
Gambar 3.14. (b)
Gambar 3.14. (b)

Gambar 3.14. (a) Kumpulan diatom laut yang diamati dengan mikroskop cahaya. Peneliti dengan mikrograf elektron, (b) Thalassioria nordenskioldii, sebuah diatom bulat.

Disamping itu alga juga amat penting di bidang industri ma-kanan. Misalnya:

  • Alga merah: penghasil agar-agar. Di Indonesia banyak jenis alga merah yang telah dibudidayakan untuk memperoleh agar-agar, antara lain Eucheuma spinosum.
  • Chlorella: alga ini diharapkan akan menjadi sumber karbohidrat dan protein sebagai pengganti tumbuhan tinggi. Alga Chlorella sangat efektif dalam melakukan fotosintesis. Di samping itu, Chlorella memberi harapan yang baik untuk menjadi sumber makanan baru, karena:
  1. Dalam lingkungan yang baik pembiakkannya cepat.
  2. Bila ke dalam air kulturnya dimasukan zat organik sederhana, cukup CO2 dan cahaya, maka alga ini akan berfotosintesis dan selanjutnya menghasilkan karbohidrat, protein, dan lemak.
  3. Karbohidrat, protein, dan lemak yang dihasilkan alga ini dapat diatur sesuai dengan keinginan kita.

Chlorella merupakan ganggang yang habitatnya di laut, di air tawar, maupun di tempat basah. Chlorella mempunyai kloroplas seperti mangkok.

Di bidang perikanan

Fitoplankton merupakan makanan ikan sehingga meningkatnya plankton akan meningkatkan hasil perikanan.

Dalam ekosistem

Beberapa jenis ganggang merupakan tumbuhan perintis, sehingga ganggang merupakan tumbuhan yang akan mampu membuka kemungkinan ekosistem baru bagi kehidupan lain yang sebelumnya tidak mungkin. Ganggang yang menjadi vegetasi perintis umumnya dari golongan Cyanophyceae, sebab jenis-jenis tertentu dari golongan Cyanophyceae bersel satu ini dapat hidup pada batuan, yang organisme lain tidak mungkin dapat hidup. Dengan adanya Cyanophyceae bersel satu, batuan lambat laun menjadi hancur dan berubah menjadi hara yang dapat dimanfaatkan organisme lain.

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.