Penjelasan struktur dan fungsi kloroplas secara ringkas

Kloroplas adalah organel dalam sel tanaman yang menangkap energi cahaya untuk membuat gula. Mereka adalah organel yang menarik karena memiliki DNA mereka sendiri dan membuat bahan penyusun sendiri. Sekitar 10 persen dari protein yang dikodekan kloroplas oleh DNA sendiri.

Advertisement

Sisanya berasal dari sel. Kloroplas memiliki tiga membran, bagian terdalam adalah di mana energi cahaya ditangkap oleh pigmen yang disebut klorofil. Klorofil adalah alasan tanaman hijau tampak hijau.

Kloroplas tidak hanya melakukan fotosintesis, tetapi dapat berubah menjadi organel yang berbeda-berwarna disebut chromoplast, yang merupakan alasan buah berubah warna ketika mereka matang.

Apa fungsi yang dilakukan Kloroplas

Tujuan utama dari kloroplas adalah untuk menangkap energi cahaya dengan mengubah gas karbon dioksida (CO2) menjadi gula (C6H12O6). Dalam melakukan proses ini, kloroplas juga menghasilkan gas oksigen (O2), yang menopang kehidupan binatang.

Kloroplas mengandung molekul yang disebut pigmen. Beberapa pigmen ini disebut klorofil. Pigmen klorofil adalah bagian yang menangkap energi cahaya dan menggunakannya untuk membuat molekul yang berhubungan dengan energi (ATP dan NADPH). Proses ini disebut reaksi terang. Molekul yang berhubungan dengan energi ini kemudian menyalakan sebuah proses yang disebut reaksi gelap, yaitu ketika molekul karbon dioksida yang digunakan untuk membuat molekul gula.

Struktur kloroplas

Kloroplas adalah organel yang terbuat dari tiga membran. Membran luar seperti kulit, langsung di bawahnya merupakan membran dalam. Ketiga, tumpukan seperti disk dengan ruang yang rata dalam kloroplas.

Advertisement

Membran ketiga ini disebut membran tilakoid dan ruang di dalam kantung ini disebut ruang tilakoid. Salah satu tumpukan membran tilakoid disebut granum, dan jamak adalah “grana.” Ruang antara grana disebut stroma. Tabung membran disebut lamella menghubungkan grana dalam stroma. Lamella adalah seperti kerangka kloroplas, yang memegang grana di tempat dan terpisah dari satu sama lain.

Struktur kloroplas
Struktur kloroplas

Sebuah Genome dari mereka sendiri

Kloroplas mengandung genom mereka sendiri, yang terpisah dari DNA dari sel tanaman. Kloroplas mengandung beberapa salinan dari potongan melingkar dari DNA yang disebut plasmid. Plasmid ini membawa sekitar 120 gen. Kloroplas membuat 10 persen dari protein yang dibutuhkan untuk melakukan tugasnya. Sisanya berasal dari DNA dalam inti sel. Kloroplas membuat ribosom sendiri, mesin-mesin yang menerjemahkan mRNA (messenger RNA) menjadi protein. Karena ribosom terbuat dari rRNA dan protein, genom kloroplas juga membuat rRNA (ribosomal RNA). Genom kloroplas juga mengandung gen yang membuat enzim ribulosa bifosfat karboksilase, enzim yang menggabungkan gas karbon dioksida dengan molekul organik yang pada akhirnya akan menimbulkan molekul gula.

Lebih dari yang terlihat mata

Kloroplas adalah organel serbaguna karena mereka dapat menjadi tipe lain dari organel. Kloroplas adalah bagian dari kelompok yang disebut organel plastida, kantong dalam sel tanaman. Semua plastida berasal dari apa yang disebut protoplastida, kantong kecil di dalam sel. Protoplastida memiliki dua membran, seperti membran luar dan dalam kloroplas. Namun, saat sebuah protoplastid berkembang menjadi kloroplas, muncul membran ketiga – yaitu tilakoid – tunas yang keluar dari membran dalam. Kloroplas tidak hanya melakukan fotosintesis. Mereka dapat menurunkan membran tilakoid mereka dan menjadi chromoplast, diisi dengan pigmen yang berwarna-warni. Peningkatan chromoplast adalah penyebab buah berubah warna saat matang.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.