Pengertian Konflik Sosial menurut para ahli

Konflik sosial mengacu pada berbagai jenis interaksi sosial negatif yang mungkin terjadi dalam hubungan sosial (misalnya, argumen, kritik, permusuhan, tuntutan yang tidak diinginkan), dan mungkin termasuk kekerasan fisik.

Advertisement

Teori konflik menunjukkan bahwa perilaku manusia dalam konteks sosial merupakan hasil dari konflik antara kelompok-kelompok yang bersaing. Teori konflik berasal dari karya Karl Marx di pertengahan tahun 1800-an.

Marx memahami masyarakat manusia dalam hal konflik antara kelas sosial, terutama konflik dalam masyarakat kapitalis antara mereka yang memiliki alat-alat produksi ekonomi (pemilik pabrik atau pertanian, misalnya) dan mereka yang bukan (pekerja).

Pemikir berikutnya telah menjelaskan versi yang berbeda dari teori konflik; tema umum adalah bahwa kelompok-kelompok sosial yang berbeda memiliki kekuasaan yang tidak setara, meskipun semua kelompok berjuang untuk sumber daya yang sama dan terbatas.

Teori konflik telah digunakan untuk menjelaskan perilaku manusia yang beragam, seperti praktik pendidikan yang baik mempertahankan atau menantang status quo, adat budaya mengenai perilaku orang tua, dan pidana.

Konflik berasal dari kata kerja latin, cinfigere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya. Berikut ini merupakan definisi konflik menurut pendapat dari beberapa ahli yaitu sebagai berikut:

Advertisement

Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977)

Konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai akibat daripada bangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi, dan pertentangan diantara dua pihak atau lebih secara terus-menerus.

Soerjono Soekanto

Konflik (pertikaian) atau pertentangan adalah suatu proses sosial dimana orang-perorangan atau kelompok manusia berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman atau kekerasan.

Robert M.Z. Lawang

Konflik adalah perjuangan untuk memperoleh nilai, status, kekuasaan, dimana tujuan dari mereka yang berkonflik tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan saingannya.

Ariyono Suyono

Konflik adalah proses keadaan dimana dua pihak berusaha menggagalkan tercapainya tujuan masing-masing disebabkan adanya perbedaan pendapat, nilai-nilai ataupun tuntutan dari masing-masing pihak.

James W. Vander Zanden

Konflik diartikan sebagai suatu pertentangan mengenai nilai atau tuntutan hak atas kekayaan, kekuasaan, status atau wilayah tempat pihak yang saling berhadapan bertujuan untuk menetralkan, merugikan ataupun menyisihkan lawan mereka.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.