Pengertian dan jenis Isomer

Dalam kimia, isomer adalah dua atau lebih senyawa yang mengandung jumlah dan jenis atom yang sama, tetapi memiliki karakteristik fisik atau kimia yang berbeda. Perbedaan karakteristik ini disebabkan perbedaan dalam susunan atom dalam molekul.

Advertisement

Dalam fisika, isomer adalah dua atau lebih inti atom yang memiliki jumlah yang sama dari proton dan neutron, namun memiliki jumlah energi yang berbeda.

Isomer struktur

Isomer struktural terjadi ketika dua atau lebih senyawa organik memiliki rumus molekul yang sama, tetapi struktur yang berbeda. Perbedaan-perbedaan ini cenderung memberikan sifat kimia dan fisik molekul yang berbeda.

Ada tiga jenis isomer struktural yang Anda perlu diketahui di sekolah: Isomer rantai, isomer posisi dan isomer fungsional. Ada tipe keempat, yang dikenal sebagai Tautomerisme (di mana ada dua isomer dikenal sebagai isomer keto dan enol) tetapi Anda tidak akan menemukan ini di sekolah.

Stereo-Isomer

Stereo-Isomer terjadi ketika atom-atom dalam molekul dapat memiliki pengaturan yang berbeda dalam ruang. Ada dua jenis stereo-Isomer: Isomer geometri dan Isomer optik. Isomer geometri dapat memiliki sifat fisik yang sangat berbeda, seperti titik leleh yang berbeda, namun mereka cenderung memiliki sifat kimia yang sama.

Isomer optik memiliki sifat kimia dan fisik yang sama, kecuali bahwa satu struktur memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan dan yang lain berputar ke kiri.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.